Wednesday, September 5, 2007

RAHASIA BESAR PERANG BADAR


oleh: Arif Athul Mahmudah


Ada suatu rahasia besar dalam peristiwa ini, yaitu sesuatu yang di pilih oleh Allah swt, untuk perang besar pertama kaum Muslimin. Perang ini terjadi pada bulan Ramadhan. Persiapan dan pengondisian perang ini telah berlangsung setahun sebelumnya, tapi perang baru terjadi pada bulan Ramadhan, pada saat Allah SWT pertama kali mewajibkan ibadah puasa kepada kaum Muslimin. Jadi puncak pertarungan antara kebenaran dan keadilan itu terjadi pada saat kaum Muslimin sedang berpuasa.

Dalam perang ini sesungguhnya terjadi dua kemenangan besar. Kemenangan pertama adalah kemenangan di alam jiwa. Perang ini terjadi saat jiwa saat mereka – kaum Muslimin- berada di puncak keimanan, jiwa mereka sedang melanglang buana di langit keimanan dan tawakal, hasrat dan rindu hanya terpaut ke syurga. Kepercayaan yang tidak terbatas kepada Allah SWT, tekad baja yang tidak terkalahkan dalam menegakkan kebenaran, keberanian yang tak pernah disentuh oleh rasa takut,

Puasa, mengantarkan pada kemenangan di alam jiwa, Kaum Muslimin selalu mencatat rekor kemenangan – kemenangan besar di bulan Ramadhan. Muzaffar Quthus menaklukan pasukan Tartar dalam perang `Ain Jalut pada bulan Ramadahan, Salahuddin Al Ayyubi mengusir pasukan salib dari tanah Palestina dalm perang Hithin juga pada bulan Ramadhan.

Kemenagan kedua di alam nyata itu adalah buah dari kemenangan di alam jiwa ( di kutif dari buku “dari gerakan ke Negara, oleh H.M Anis Matta hal. 33-35)

Saudaraku !!!

Namun sungguh sangat disayangkan kondisi umat Islam saat ini, Risalah Islam yang Agung tidak lagi diemban oleh manusia-manusia yang agung, akal-akal raksasa itu tidak lagi hadir ditengah masyarakat, para negarwan besar itu sedang merangkak susah payah dalam pergolakan kemiskinan. Keagungan risalah ini seperti sedang mengalami gerhana, sementara manusia di bumi merangkak dalam kegelapan, “alangkah agungnya agama ini kalau saja ada manusia-manusia besar yang mengembannya”

Itulah masalah kita. Akal-akal muslimin saat ini, bukan hanya tidak berdaya memahami zamannya tetapi bahkan ia tidak sanggup memahami dirinya sendiri, tidak sanggup

memahami sumber ajarannya sendiri, tidak sanggup memahami warisan peradabannya sendiri.

Akhi……………….

Sudah saatnya kita kembali, kembali kepada ajaran islam secara kaffah sesuai petunjuk Al Qur`an dan Sunnah .Janganlah lagi menjadikan agama ini hanya sebagai identitas kita tetapi tidak pernah mau mengamalkan ajarannya. Mari kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai awal kebangkitan kita, kebangkitan umat Islam dalam segala aspek kehidupan.

Sudah saatnya kaum Muslimin, khususnya para pemimpin dan pemikirnya, termasuk anda !!! harus memfokuskan pada agenda-agenda besarnya, membangun aliansi besar umat Islam, membangun fondasi social poitik bagi kehidupan yang kokoh, mematangkan aksi-aksi kita di lapangan, meningkatkan kemampuan mobilisasi massa, dan lain lain.

Sudah saatnya kita membiasakan diri untuk mengerjakan agenda-agenda besar itu dan juga harus segera meninggalkan agenda-agenda kecil seperti menjawab ocehan kalangang Islam Liberal, membela diri dari tuduhan sebagai teroris, dan agenda-agenda lain yang kontra produktif.



No comments: