<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554</id><updated>2011-09-14T08:23:12.093-07:00</updated><category term='INFO'/><title type='text'>[KAMMI KOMISARIAT UNHAS]</title><subtitle type='html'>satukan gerak menuju muslim negarawan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-7584442833191397483</id><published>2011-02-24T06:33:00.000-08:00</published><updated>2011-02-24T07:02:27.717-08:00</updated><title type='text'>CATATAN SANG “DEMONSTRAN”</title><content type='html'>CATATAN SANG “DEMONSTRAN”&lt;br /&gt;(Rihlah KAMMI Unhas, 20 Februari 2011 @ Sungai Taddeang, Maros)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Uswatun Hasanah Musa*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini matahari bersinar seperti biasa. Menggeliat perlahan, agak malu-malu. Ini pertanda bagus bagi sebagian orang. Mungkin sudah lama orang-orang itu menanti pakaian kering. Atau ingin bersepeda pagi-pagi tanpa gangguan hujan. Atau seperti beberapa orang disini, menyambut matahari untuk menemani mereka menuju suatu tempat yang lumayan jauh dari sini. Mereka adalah kami, pengurus KAMMI Komisariat Unhas periode ini. Harap-harap cemas, kami menanti agenda ini: Wisata Alam yang dirangkaikan Pra-DM 1 KAMMI Unhas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit melewati pukul 06.30 pagi, saya tiba di tempat perkumpulan (maksudnya, masjid Al Aqsho tercinta). Sepertinya, saya pengurus yang pertama tiba dari segenap kaum hawa di KAMMI Unhas. Tapi tak berapa lama, pengurus lain bermunculan. Entah, rasanya saya semakin bersemangat. Selain karena semakin banyak yang berdatangan, tanda-tanda akan terwujudnya kegiatan ini semakin jelas, sejelas sinar matahari yang semakin meninggi. Untuk itu, kami menyempatkan mengambil gambar sebelum berangkat ke lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nuVbCt9nSVc/TWZpRMoY-OI/AAAAAAAAAEg/Z9Gw31MYBYk/s1600/edit%2Bdok.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-nuVbCt9nSVc/TWZpRMoY-OI/AAAAAAAAAEg/Z9Gw31MYBYk/s400/edit%2Bdok.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah registrasi, ternyata jumlah peserta rihlah Alhamdulillah tidak sedikit, 31 akhwat dan 21 ikhwan. Beberapa jam menunggu peserta lain, akhirnya kami memutuskan untuk berangkat menuju Sungai Taddeang di Maros. Waktu keberangkatan, bisa dikatakan sangat melampaui target, yaitu menjelang pukul sembilan pagi, dimana matahari telah lumayan menyengat. Tiga angkot (bahasa kerennya, pete’-pete’) kami tumpangi. Dua untuk akhwat, satu untuk ikhwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat percaya satu hal, bahwa setiap kita ingin mengadakan sesuatu, Allah tidak akan membiarkan rencana kita berjalan mulus begitu saja. Pasti akan ada masalah (Kak Rijalul Imam, Ketua KAMMI Pusat mengubah istilah masalah menjadi tantangan) yang akan menghadang. Saat kami melewati Masjid Besar Maros, kami dihadang oleh Pak Polisi “yang sangat baik hati dan tidak sombong”. Beberapa menit kami lalui dalam keadaan hati yang lumayan mendebarkan karena supir kami sedikit berbincang-bincang dengan Pak Polisi berseragam biru kelabu itu. Sayang sekali, saya lupa mengabadikan moment ini. Tapi, untung saja peristiwa ini selesai tanpa embel-embel “dana tak terduga”. Jadi, perjalanan kami dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah berkata pada beberapa orang bahwa akhwat KAMMI itu lebih kuat dari ikhwan. Sebenarnya ini mengandung makna seperti ini: akhwat KAMMI itu tidak bisa diremehkan, mereka tak lemah, mereka kuat, tak seperti perempuan-perempuan cengeng di luar sana. Hal ini saya buktikan selama perlajanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebagian dari pembaca tidak menduga bahwa di dalam angkot yang kami tumpangi terdiri dari 18 penumpang. Overload dari yang seharusnya. Maka terjadilah adegan yang lumayan memprihatinkan. Kurang lebih, posisi penumpang dalam angkot kami seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Satu orang di bangku supir yaitu supir itu sendiri (ya iyalah, masa’ kondektur)&lt;br /&gt;* Dua orang ikhwan di samping pak supir.&lt;br /&gt;* Tujuh orang dengan posisi yang lumayan menyedihkan, berdesak-desakan di belakang supir. Salah satunya adalah seorang bocah yang harus dipangku oleh seorang akhwat. Bocah ini adalah anak pak supir. Si bocah akhirnya harus tertidur di tengah perjalanan. Salah satu penumpang di deretan ini sangat memprihatinkan dengan posisi melayang.&lt;br /&gt;* Empat orang pada deretan bangku lain terlihat setengah mati mempertahankan posisi duduknya. Sesekali mengusap keringat yang mengalir deras.&lt;br /&gt;* Seorang akhwat mempertahankan posisi ruku’ di belakang antara deretan bangku penumpang. Kasihan sekali saya melihatnya. Untung saja pak supir tidak pernah melakukan rem dadakan. Jika terjadi, saya tidak bisa membayangkan bagaimana nasibnya akhwat yang satu ini.&lt;br /&gt;* Seorang akhwat lain melantai bersama istri pak supir. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana panasnya duduk melantai karena disitu adalah sarang mesin angkot berada.&lt;br /&gt;* Nah, terakhir. Ini posisi yang paling mengkhawatirkan: duduk di pintu angkot dengan tangan memegang salah satu sisi angkot. Inilah adegan yang paling mendukung hipotesa saya di atas: akhwat KAMMI memang kuat, tak bisa diremehkan. Selama perjalanan, saya hampir tak bisa menjauhkan pandangan dari akhwat ini, takut terjadi apa-apa padanya. Mungkin sedikit trauma karena salah satu Abang saya menemui Tuhannya dengan cara seperti itu. Tapi Alhamdulillah. Melihat wajahnya yang selalu tersenyum dan santai, saya menjadi tenang. Dan akhwat ini baik-baik saja sesampai di tempat tujuan.&lt;br /&gt;* Oya, ditambah tumpukan ransel di tengah-tengah deretan bangku. Menambah nuansa sesak di angkot ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah gambaran suasana angkot kami. Mungkin hampir sama dengan kedua angkot lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Y5hs_Kq5qb8/TWZthjFazdI/AAAAAAAAAEo/PBFtMByWbX4/s1600/edit%2Bdok1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="396" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-Y5hs_Kq5qb8/TWZthjFazdI/AAAAAAAAAEo/PBFtMByWbX4/s400/edit%2Bdok1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke. Kurang lebih 1 jam perjalanan, sampailah kami di lokasi. Hm, rasanya agak lelah. Tapi mengingat perjalanan yang sesungguhnya belum dimulai, kami harus menyingkirkan jauh-jauh perasaan ini. Tempat persinggahan adalah (lagi-lagi) masjid. Tapi, sayang sekali, saya lupa namanya. Dan selanjutnya, sebelum kami menyusuri sungai, dilakukan pemanasan agar tidak terjadi kram otot dan sebagainya dalam perjalanan nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pU_Wj9QqkLc/TWZusqJcrOI/AAAAAAAAAE4/n_W9V93oeNY/s1600/edit%2Bdok2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="376" src="http://3.bp.blogspot.com/-pU_Wj9QqkLc/TWZusqJcrOI/AAAAAAAAAE4/n_W9V93oeNY/s400/edit%2Bdok2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ini dia. Perjalanan dimulai. Saya agak tegang. Cukup beralasan lah, karena saya ditugaskan sebagai “pe-dokumenter”, pengambil gambar selama teman-teman menyusuri sungai. Dan sebagai pelajar amatiran dalam hal “fotografi”, saya tertantang untuk mengambil gambar yang hasilnya memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melaksanakan tugas ini, saya ditemani oleh seorang akhwat. Syukurlah. Karena itu berarti selama perjalanan pengambilan gambar, saya tidak akan sendiri. Dan asal tahu saja, akhwat ini adalah partner yang baik. Salah satu kebaikannya adalah: dia sama sekalii tidak mau di-foto, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-srAf1wKYZGY/TWZvlBFg-TI/AAAAAAAAAFA/PwmW8q02pfI/s1600/edit%2Bdok3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="399" src="http://1.bp.blogspot.com/-srAf1wKYZGY/TWZvlBFg-TI/AAAAAAAAAFA/PwmW8q02pfI/s400/edit%2Bdok3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-idJ1taNKhVs/TWZxNszTMOI/AAAAAAAAAFY/rTIHILzR9wM/s1600/edit%2Bdok5.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="375" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-idJ1taNKhVs/TWZxNszTMOI/AAAAAAAAAFY/rTIHILzR9wM/s400/edit%2Bdok5.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--TvrqQar5uk/TWZxogIY0EI/AAAAAAAAAFg/nu_rTU0v61o/s1600/edit%2Bdok6.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="358" src="http://3.bp.blogspot.com/--TvrqQar5uk/TWZxogIY0EI/AAAAAAAAAFg/nu_rTU0v61o/s400/edit%2Bdok6.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm. Jangan kira pekerjaan mengambil gambar dalam kegiatan ini berjalan dengan mudah. Saya dan partner yang baik hati itu, hampir setengah mati mencari pijakan terbaik. Karena sisi sungai dipenuhi oelh semak dan batu-batu. Tapi, melihat kesulitan yang teman-teman hadapi, kami berdua melewati tantangan kami dengan penuh semangat. Meski sesekali harus merepotkan beberapa peserta ikhwan agar mencarikan jalan terbaik untuk kami (terima kasih untuk akh. Ilham dan akh. Ipul).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya sesekali tersenyum dalam perjalanan adalah tingkah para peserta akhwat. Meski sangat jelas terlihat bahwa mereka kelelahan dan melalui perjuangan yang begitu keras, jika melihat saya di depan mereka, ekspresi mereka kontan berubah. Lalu, terdengarlah paduan suara dari “Bunga-Bunga Haraki” itu, “Kak Atuuuuuuuuunnnn….!! Kak Atuuuuuuuuunnnn….!! Foto disini doooonnngggg”. Alamak, benar-benar deh akhwat-akhwat ini. Lucu sekali melihat mereka. Dan, “Cheese…”, mereka pun berlomba-lomba memasang senyum terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-yPj0q8VgqX8/TWZwOGfMC_I/AAAAAAAAAFI/BE26_Byq9yg/s1600/edit%2Bdok4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-yPj0q8VgqX8/TWZwOGfMC_I/AAAAAAAAAFI/BE26_Byq9yg/s400/edit%2Bdok4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan semakin mengasyikkan ketika saya melihat sisi-sisi romantisme karya Sang Maha, Allah Swt, terhadap alam ini. Pertanyaan yang tidak sepatutnya ada, muncul begitu saja dalam benak saya, “Bagaimana Dia bisa menciptakan tempat seindah ini? Bagaimana Dia melakukannya? Lalu, bagaimana dengan tempat-tempat di belahan bumi yang lain, yang bagi orang-orang adalah surga?”. Saya rasa, inilah tiitk dimana saya harus bersyukur atas hidup. Sungguh. Akan sangat keterlaluan jika saat kami melihat indahnya sungai ini dan kami tidak pernah sekalipun memuji betapa MahaAgung Allah Swt. Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? (QS 55:55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FUUN2TbW2zs/TWZyCMWjtwI/AAAAAAAAAFo/YRYQPnj6ebk/s1600/edit%2Bdok7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-FUUN2TbW2zs/TWZyCMWjtwI/AAAAAAAAAFo/YRYQPnj6ebk/s400/edit%2Bdok7.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya. Setelah melakukan perjalanan sejauh lebih dari tiga kilometer (ditambah rintangan-rintangan), kami sampai di tempat tujuan. Tidak terbayangkan perasaan saat itu, senang sekali. Setidaknya bisa beristirahat, dan….makan (hehe). Oya, plus shalat yang dijamak, dzuhur-ashar. Huwah, lelah. Tapi menyenangkan. Apalagi ditambah beberapa kisah lucu sebelumnya (agak dirahasiakan karena ini menyangkut penulis, hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UKAgmk-80bM/TWZybNKuK9I/AAAAAAAAAFw/f9VmhbRbb84/s1600/edit%2Bdok8.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="395" width="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-UKAgmk-80bM/TWZybNKuK9I/AAAAAAAAAFw/f9VmhbRbb84/s400/edit%2Bdok8.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taujih berakhir. Dilanjutkan dengan ta’aruf bersama pengurus KAMMI Unhas. Memang tidak semuanya, karena yang memperkenalkan diri hanya pengurus inti, termasuk saya, hehe. Hal yang harus ditekankan pada peserta adalah agar mereka mengikuti rangkaian acara ini yaitu Daurah Marhalah 1 (DM1) KAMMI Unhas. Karena kegiatan ini adalah awal dari gerbang menuju KAMMI Unhas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Y3HyRTn0FAg/TWZy5FsO1lI/AAAAAAAAAF4/D556UTOlsx4/s1600/edit%2Bdok9.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="358" src="http://3.bp.blogspot.com/-Y3HyRTn0FAg/TWZy5FsO1lI/AAAAAAAAAF4/D556UTOlsx4/s400/edit%2Bdok9.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, begitulah. Perjalanan kami selesai. Saatnya kembali ke tempat dimana kami menitipkan ransel-ransel kami. Nah, disini kami harus menunggu kedatangan angkot kesayangan kami ( J ). Tapi, tak ada salahnya jika menunggunya dengan menghabiskan uang: makan jagung, roti, permen, gogos dan minum bergelas-gelas air. Sepertinya, kami adalah sebuah berkah untuk kios-kios yang menjadi sasaran “anarkisme” kami, hoho. Saking serunya berekspresi bersama makanan, saya lupa mengabadikan moment special ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkot datang. Dan kami pulang. Ternyata waktu menunjukkan hampir pukul lima sore. Seringkali, waktu berjalan tanpa kita sadari. Ia seenaknya saja melewati keseharian kita tanpa peduli, tanpa pernah mau menunggu. Kadang, waktu memang makhluk yang sangat angkuh, tak bertuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perjalanan pulang, entah, saya tak henti-henti tersenyum sendiri. Kenangan ini terlalu indah untuk saya, setelah saya melewati masa sulit di ruang serba putih beberapa bulan lalu. Sungguh, sangat indah. Kelak, saya akan menceritakan pada penerus bangsa bahwa: SIAPAPUN YANG TAK TURUT SERTA DALAM KEGIATAN INI, SANGATLAH RUGI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The End.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ada akhwat tenggelam dalam perjalanan, tapi saya tidak melihatnya&lt;br /&gt;* Seorang akhwat sangat ketakutan ketika melewati jembatan sehingga diberi semangat dari berbagai penjuru angin&lt;br /&gt;* Seorang ikhwan harus jongkok melewati jembatan. Dua kamera di tangan adalah pembenarannya.&lt;br /&gt;* Dan ya, ikon moment hari itu adalah: JEMBATAN! Hehhe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Koordinator Humas KAMMI Unhas 2010-2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-7584442833191397483?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/7584442833191397483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=7584442833191397483' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7584442833191397483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7584442833191397483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2011/02/catatan-sang-demonstran.html' title='CATATAN SANG “DEMONSTRAN”'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nuVbCt9nSVc/TWZpRMoY-OI/AAAAAAAAAEg/Z9Gw31MYBYk/s72-c/edit%2Bdok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-7415482965741158237</id><published>2011-01-14T08:06:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T10:23:20.641-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Politisi Kampung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;oleh Ranto Ari Pratama&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Ketua KAMMI Komisariat Unhas masa jihad 2010-2011&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="240" src="http://l24.sphotos.l3.fbcdn.net/hphotos-l3-snc4/hs190.snc4/37832_1368134530941_1459034516_30880830_7878116_n.jpg" style="display: block; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center;" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;MUNGKIN, inilah sebuah ucapan yang tepat bagi para politisi bangsa ini. "Politisi kampung." Mereka dengan rendah hatinya mencoba untuk menarik simpati masyarakat dengan segala cara saat menjelang pemilu. Cara apa pun itu digunakan. Pembagian sembako GRATIS, kaos dan baju GRATIS, alat rumah tangga GRATIS, bahkan dalam serangan fajarnya tak sedikit dari mereka yang membagi-bagikan uang secara "GRATIS". Tak salah memang. Toh, masyarakat memang butuh sembako, kaos dan baju, alat rumah tangga dan uang untuk jajan anak-anaknya. Namun kepedulian mereka terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat ini hanyalah kepedulian semu belaka hanya untuk kepentingan suara mereka dalam pemilu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;MUNGKIN, kita dapat mengambil ibroh (pelajaran) dari sosok Obama. Walau tak sedikit, banyak kesalahan yang ia perbuat dalam rangkaian kebijakan hukum, sosial, dan poitik negaranya yang berimplikasi pada negara lain. Bagaimana tidak, seorang berkulit hitam ini memang pantas menjadi presiden "non kuit putih" pertama di negara adi daya tersebut. Kepedulian ia pada masyarakat jelas nampak sejak ia duduk di bangku perkuliahan saat itu. Beberapa agenda sosial kemasyarakatan ia pelopori dan mendapat respons yang baik di tengah-tengah masyarakat. Bukan hanya itu, saat menjadi senator, ia lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat dan mencoba menyelesaikan masalah-masalah masyarakat yang telah ia dengar. Sehingga sebuah harapan kecil pun itu berubah menjadi sebuah harapan besar serta menjadi jargon beliau saat pemilu umum presiden Amerika Serikat lalu yakni "HOPE".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;MUNGKIN, Obama tak pantas menjadi teladan karena Rasulullah jelas-jelas adalah suri tauladan kita yang sempurna. Namun apa yang dilakukan Obama adalah sebuah "Politik Cerdas". Kampanye bukanlah dilakukan satu tahun atau pun 3 bulan sebelum pemilu namun kampanye selambat-lambatnya dilakukan minimal lima (5) tahun sebelum pemilu dalam berbagai aktivitas kepedulian sosial di masyarakat. Sehingga kepedulian yang muncul adalah sebuah bentuk kepedulian yang tulus bukan sebuah kepedulian yang semu. Sebab dalam Islam, politik adalah "mengerti, peduli, dan berbagi" bukan "tahta, kekuasaan, dan memperalat".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 16px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Anda ingin berpolitik??? Lakukan mulai saat ini.. Dalam bentuk yang kecil dari kecilnya sebuah komunitas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-7415482965741158237?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/7415482965741158237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=7415482965741158237' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7415482965741158237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7415482965741158237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2011/01/politisi-kampung-oleh-ranto-ari-pratama.html' title=''/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-1406839991132869639</id><published>2010-06-10T04:58:00.000-07:00</published><updated>2011-01-14T10:26:44.250-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="color: red; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KAMMI Komisariat Unhas, Pada Suatu Masa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;oleh: cahayalangitketujuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Universitas Hasanuddin atau yang lebih dikenali dengan nama  ‘Kampus Merah’. Julukan ini menunjukkan bahwa Unhas memang diharapkan menjadi tempatnya orang-orang pemberani, seperti beraninya Sultan Hasanuddin yang namanya diadopsi menjadi nama kampus ini. Juga mendamba lahirnya generasi harapan bangsa yang rela mengorbankan ‘merah darah’nya untuk kejayaan negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1998 merupakan tahun yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, ditandai dengan runtuhnya rezim yang selama ini menguasai negeri dan lahirnya reformasi. Juga menjadi tahun yang penting bagi aktivis-aktivis mahasiswa karena telah lahir Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Melalui Deklarasi Malang, KAMMI resmi terbentuk. Lahir dengan sebuah tekad untuk terus bergerak, menuntaskan  agenda-agenda reformasi saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berbicara mengenai sejarah terbentuknya KAMMI di Sulawesi Selatan, masih terdapat kesimpangsiuran karena sejarah mencatat dua nama yaitu Syarifuddin Jurdi dan Yusran sebagai pencetus berdirinya KAMMI Daerah Sulsel saat itu. Dan seiring berjalannya kepengurusan di KAMMI Daerah, maka dibentuklah KAMMI komisariat di tingkat fakultas atau wilayah. Seperti KAMMI pada wilayah FIS (Fakultas Ilmu Sosial) yang merupakan gabungan dari fakultas ekonomi, hukum, sastra, dan sospol. Saat itu, Sulastiana Syamsul yang menjabat sebagai ketua di komisariat FIS. Ada juga Taufik Amrullah (mantan Ketua KAMMI Pusat periode 2006-2008), sebagai ketua  KAMMI Komisariat Teknik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pada tahun 2002, karena KAMMI di tingkat fakultas dan gabungan wilayah tersebut dirasa kurang efektif, maka tercetuslah sebuah ide untuk membentuk KAMMI komisariat di tingkat universitas. Dan muncullah nama Muhammad Huldi Amal (Komunikasi ’99) sebagai Ketua Umum KAMMI Komisariat Unhas yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal kepengurusan, kinerja komisariat tidak terlalu maksimal. Bisa dimaklumi, karena saat itu kondisi dakwah masih belum mapan, jumlah kader belum memadai, sementara amanah yang diemban cukup banyak. Sehingga ada beberapa kader  yang mengeluh dan memutuskan mengundurkan diri dari amanah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir kepengurusan, diadakan Musyawarah Komisariat (Muskom) -yang pertama sejak berdirinya KAMMI Unhas- untuk mendengar pertanggungjawaban kepengurusan yang lalu. Namun sayangnya, Akh Huldi tidak hadir sehingga LPJ dibacakan oleh sekretarisnya. Di akhir musyawarah, dipilihlah ketua komisariat baru, dan muncullah nama Yanuardi Syukur (Antropologi ‘99) sebagai pengganti Huldi Amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa itu, kepengurusan mulai berjalan baik. Diskusi dan kajian sering diadakan, membuat website KAMMI dan buletin ‘Hanif’, serta mengadakan seminar nasional ‘Kepemimpinan Kaum Muda’ yang juga dihadiri Ketua Umum KAMMI Pusat saat itu, Muhammad Hermawan ibnu Nurdin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Akh Yanuardi kemudian dilanjutkan oleh Nugrasius (Geologi ‘00). Masa kepengurusan Akh Oga (sapaan akrab beliau) bisa dibilang cukup menantang. Pasalnya kepengurusan ini tidak begitu didukung oleh pengurus yang ada. Bahkan untuk setiap rapat, beliau lebih sering menunggu dan menghubungi semua pengurus. Perjuangan yang cukup berat, karena saat itu tidak Semua kader memiliki handphone. Tapi, beliau termasuk yang paling seringmemberikan taujih usai rapat pengurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir kepengurusan, Akh Oga digantikan oleh Zulfikar Ibnu Mas’ud (Elektro ’01). Namun sangat disayangkan, beliau mengundurkan diri. Sehingga Musyawarah Komisariat kembali digelar dan mengangkat nama Irfan Aryanto (FKG ’01) sebagai Ketua KAMMI Komisariat Unhas berikutnya. Mendengar hasil ini, beliau menangis. Persis seperti yang Akh Zulfikar sebulan sebelumnya. Wajar, karena amanah ini memang berat untuk dipikul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tersebutlah orang-orang muda penuh semangat yang mengisi KAMMI Unhas saat itu. Azhar  Muslim, Aryanto Abidin, Mustamin, Yeyen Amma, Yessi Juniati, Yuliati Rajab, Muliana Muhiddin, Aswar, Nitri Juni Rahmawati, Nurmita, Muliadi, Sutiana Supi, dan lainnya. Sejumlah pengkondisian KAMMI Unhas dilakukan. Saat itu, KAMMI Unhas dipenuhi dengan ide-ide brillian. Beberapa kali turun aksi, kajian isu yang matang, mengadakan bakti sosial, dan bahkan KAMMI Unhas tercatat berani mendahului KAMMI Daerah dalam melaksanakan Training Kehumasan. Masih dalam masa kepemimpinannya, Akh Irfan bersama beberapa ikhwah bergabung dalam BEM UH dan membentuk Partai Lingkar Cendikia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya, Azhar Muslim (FKM ’03) yang mengawal KAMMI Unhas untuk lebih progress. Setelah itu, Retno Saputra (FKM’04) menggantikan posisi Akh Azhar. Dibawah pimpinan Akh Nono, sapaan akrab dari Retno Saputra, KAMMI Unhas mulai dikenal di seantero kampus. Keaktifan beliau dalam berbagai diskusi yang diadakan oleh gerakan mahasiswa lain, membuat KAMMI Unhas tidak  lagi dipandang sebelah mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, tingkat Kepemimpinan  ini dilanjutkan oleh Akh Rahmat Hidayat (FISIP ’05). Selama kepengurusannya telah terjadi peningkatan pada kualitas dan kuantitas kader. Departemen Kaderisasi tanpa kenal lelah melakukan agenda-agenda rekrutmen. Departemen Kebijakan Publik cukup aktif melakukan diskusi dan pengamatan panjang pada sebuah wacana. Departemen Humas pun mampu mem’bumi’kan KAMMI di Kampus Merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya pada Muskom Februari 2009 lalu, Akh Yusuf Saleh (Teknik Sipil ’05) dipercaya untuk mengawal agenda KAMMI di Kampus Unhas. Dengan masa jabatan yang cukup lama (hampir 1,5 tahun), Akh Yusuf tetap bertahan dari berbagai krisis yang dihadapi KAMMI Unhas saat ini. Ketika intelektual, militansi dan Kepemimpinan kader KAMMI dipertanyakan olehmasyarakat kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah perjalanan KAMMI Komisariat Unhas, sejak awal kelahirannya hingga kini. Setiap zaman telah mengukir jejaknya masing-masing. Mengajarkan kepada kita tentang arti sebuah perjuangan dan pengorbanan. Menjelang Musyawarah Komisariat yang tinggal beberapa hari lagi,  sudah sepatutnya kita berbenah diri. Membuka halaman sejarah gerakan  kita  ini, belajar dari kesalahan masa lalu dan bersiap untuk tantangan masa depan.  Teruslah bergerak kawan, karena diam berarti mati !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Ditulis pertama kali pada 19 Desember 2008, dengan ‘banyak’ perubahan. Terima kasih kepada Semua pihak yang mau share tentang ‘sejarah’ ini (Kak Yankur, Kak Liez, Kak Ojie, dll). Sebenarnya, tulisan ini dibuat untuk bulletin triAS edisi 3/2008, tapi gagal terbit. Hehhe… nggak papa lah. Toh, sekarang malah bisa nampang di blog ^_^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-1406839991132869639?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/1406839991132869639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1406839991132869639' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1406839991132869639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1406839991132869639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/06/kammi-komisariat-unhas-pada-suatu-masa.html' title=''/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-3283310977986724924</id><published>2010-06-07T06:58:00.001-07:00</published><updated>2010-06-07T07:02:16.860-07:00</updated><title type='text'>WAJIB BOYCOTT!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/TAz7cuO2AoI/AAAAAAAAAD4/KMacHJSLV9w/s1600/image20.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/TAz7cuO2AoI/AAAAAAAAAD4/KMacHJSLV9w/s400/image20.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480031317468250754"BA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BARANGSIAPA MEMBIARKAN KEMUNGKARAN TERJADI, MAKA IA ADALAH BAGIAN DARI KEMUNGKARAN ITU...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-3283310977986724924?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/3283310977986724924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=3283310977986724924' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3283310977986724924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3283310977986724924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/06/wajib-boycott.html' title='WAJIB BOYCOTT!!'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-255555051441088475</id><published>2010-04-14T04:53:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T05:00:54.997-07:00</updated><title type='text'>Sajak untuk KAMMI</title><content type='html'>Kau bilang aksimu kuat&lt;br /&gt;Tapi dengan jumlah kader yang melimpah dan katanya militan itu,&lt;br /&gt;bahkan kau tak lagi mampu mengerahkan mereka di setiap aksi jalananmu.&lt;br /&gt;Kau tak lagi mampu membuat mereka bergerak,&lt;br /&gt;untuk menuntaskan cita-cita besarmu yang bernama ’perubahan’.&lt;br /&gt;Lalu, kau sebut itu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KUAT&lt;/span&gt; kawan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau bilang ibadahmu taat&lt;br /&gt;Saking taatnya, kader-kadermu justru lebih sering berada dalam mihrabnya,&lt;br /&gt;daripada mengubah kedzaliman di luar sana dengan tangannya.&lt;br /&gt;Mereka malah sibuk dengan keshalihan pribadinya,&lt;br /&gt;dan melupakan masyarakat yang akidahnya sedang runtuh.&lt;br /&gt;Apa itu yang kau katakan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TAAT&lt;/span&gt;??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau bilang prestasimu hebat&lt;br /&gt;Ya, sangat hebat hingga hanya bersedia menjadi pemain belakang&lt;br /&gt;Memilih menjadi ’follower’, bukannya ’leader’&lt;br /&gt;Itu yang kau bilang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HEBAT&lt;/span&gt;??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kupikir kau cukup intelek&lt;br /&gt;Potensi punya, prestasi pun ada&lt;br /&gt;Lalu hilang kemana jargon-jargon itu kawan??&lt;br /&gt;Hanya sebatas kata kah??&lt;br /&gt;Apa yang kau banggakan kawan??&lt;br /&gt;Euforia masa lalu karena berhasil menumbangkan rezim??&lt;br /&gt;Itu kah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang itu,&lt;br /&gt;Maka hidup saja untuk masa lalumu !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;dari ruang dosen hingga al-hamas&lt;br /&gt;-cahayalangitketujuh-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-255555051441088475?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/255555051441088475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=255555051441088475' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/255555051441088475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/255555051441088475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/04/sajak-untuk-kammi.html' title='Sajak untuk KAMMI'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-7550365199880285789</id><published>2010-04-13T02:50:00.001-07:00</published><updated>2011-01-14T10:27:44.099-08:00</updated><title type='text'>Kalau Ingin Perubahan, Tegakkanlah Malam dan Bangunlah Lebih Awal</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S8RHTMm67BI/AAAAAAAAADw/GoHpxeBUpdE/s1600/24318_102339673136963_100000827916533_50112_6547761_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459567043407440914" src="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S8RHTMm67BI/AAAAAAAAADw/GoHpxeBUpdE/s400/24318_102339673136963_100000827916533_50112_6547761_n.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 282px; margin: 0 10px 10px 0; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seharusnyalah, tidak ada yang begitu mengenaskan bagi kita -aktivis dakwah- kecuali kalau kita dalam tidak sempat menegakkan malam (qiyamullail) dan mengisi awal pagi dengan kegiatan yang membawa perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMMI adalah pembawa obor perubahan. Malam itu, tengah tahun 2001, KAMMI mengadakan muhasabah dan qiyamullail. Beratus orang -ikhwan dan akhwat- hadir, diam, menangis dan khusyu'. Ya, ruh kami berkata bahwa reformasi Indonesia harus kami selamatkan. Indonesia berantakan dan fatwa telah jelas tersampaikan. Strategi pun terancang, semuanya terkomunikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang besoknya itu, sang presiden akan datang dan mengunjungi kampus kami. Kami tahu dia akan berbicara omong kosong, sementara ia enggan bertanggung jawab. Maka kami melawan, kami enggan ia datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu kami bergerak, berbondong dan berduyun, menutup lima jalan masuk ke kampus. Kami tak tahu dari mana ia masuk. Sebagian barisan kami tebal dua tiga lapis, sebagian barisan kami cuma satu baris memanjang, tapi kami tetap bersemangat, ikhwan maupun akhwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muka kami coreng moreng dengan pasta gigi, pertahanan murah meriah untuk gas air mata, lagu-lagu bersemangat terus kami lantunkan, polisi dan panser berdatangan, mereka sedikit kesiangan, terkejut kami di ring satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden kan datang sementara kami masih bertahan. Maka air dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;water canon&lt;/span&gt; pun tersembur menghantam. Polisi menerjang dan membongkar ikhwan dan akhwat, kami tetap bertahan. Barisan ikhwan terbongkar, akhwat bertahan. Polisi-polisi itu mengangkati mereka seperti mengangkat ayam tuk masuk penggorengan. Kami terus saja bertahan dan terus bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden batal datang, ia sadar penolakan. Kami menang, kampus tetap milik kami, ajang pencerdasan, bukan omong kosong politik. Sang presiden pun tumbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menang, karena malamnya kami tegakkan dan paginya kami bergerak sejak awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMMI tetap harus menjadi pembawa obor perubahan. Malam itu, tengah tahun 2002, KAMMI mengadakan rapat aksi. Berpuluh orang -ikhwan dan akhwat- hadir, berbicara, dan berdiskusi strategi. Ya, mulut kami berkata bahwa reformasi Indonesia harus kami selamatkan. Indonesia berantakan, tapi memang tiada fatwa yang jelas tersampaikan. Strategi global pun tak jelas terancang, semuanya tidak pasti terkomunikasikan, dan oh ya, kami tidak sempat adakan acara bangun malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang besoknya itu, sang presiden mau datang dan mengunjungi kampus kami, kali ini perempuan, tapi kami tahu dia pun akan berbicara omong kosong, sementara ia enggan bertanggung jawab. Maka kami pun tetap melawan. Kami enggan ia datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu kami bergerak, tapi tak cukup berbondong dan apalagi berduyun menutup dua jalan masuk ke kampus. Kami tahu pasti dari mana ia masuk. Barisan kami tidak tebal, tapi cuma satu dua baris memanjang. Akan tetapi, kami tetap bersemangat, ikhwan maupun akhwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tak cukup bersiap, muka kami tiada coreng moreng dengan pasta gigi, lagu-lagu bersemangat kami lantunkan, tetapi sesungguhnya polisi dan panser telah lebih dulu berdatangan. Mereka sedikit pagi datang bahkan sejak malam, kami yang kesiangan. Mereka telah bersiap di ring satu juga ring dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden kan datang sementara kami masih ingin bertahan. Tidak ada air yang tersenbur menghambur menghantam, karena kami kesiangan. Polisi tidak menerjang dan tidak pula membongkar, karena kami tidak datang sejak awal, ikhwan dan akhwat. Kami tetap bertahan. Presiden terus berbicara dan beromong kosong di kampus kami. Sementara itu, kami terus saja bertahan hingga sang presiden pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden tetap datang, kami kalah. Kampus ia jajah semena-mena, dan menang tidak lagi milik kami. Kami gagal, ia pun bertahan, bahkan ingin terus tetap menjadi presiden pada pemilu depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami gagal, karena malamnya kami tidak tegakkan dan paginya kami bangun kesiangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[taken from : Mengapa Aku Mencintai KAMMI]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-7550365199880285789?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/7550365199880285789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=7550365199880285789' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7550365199880285789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7550365199880285789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/04/kalau-ingin-perubahan-tegakkanlah-malam.html' title='Kalau Ingin Perubahan, Tegakkanlah Malam dan Bangunlah Lebih Awal'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S8RHTMm67BI/AAAAAAAAADw/GoHpxeBUpdE/s72-c/24318_102339673136963_100000827916533_50112_6547761_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-196698291210615205</id><published>2010-04-02T00:37:00.001-07:00</published><updated>2010-04-02T00:39:21.759-07:00</updated><title type='text'>Milad Ke-12 Bersama KAMMI Menuju Indonesia Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S7We7ckND_I/AAAAAAAAADY/2_xWxsj_qUM/s1600/309-featured.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S7We7ckND_I/AAAAAAAAADY/2_xWxsj_qUM/s320/309-featured.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455441267746738162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;-JAKARTA- Perubahan, itulah sebuah semangat yang digaungkan oleh segenap kader dan pengurus KAMMI dalam puncak acara Milad ke-12 KAMMI yang berlangsung sabtu malam 27 Maret 2010 di Wisma Graha Pemuda Menpora, Senayan. Acara yang bertemakan Muslim Negarawan : Menuju Indonesia Baru, Bersih, Mandiri dan Madani ini menghadirkan 2 tokoh bangsa untuk menyampaikan orasi mereka, yaitu Akbar Zulfakar, anggota DPR RI sekaligus alumni KAMMI dan Marwah Daud Ibrahim anggota Dewan Presidium ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam orasinya, Akbar Zulfakar yang juga adalah alumni KAMMI menyatakan,KAMMI lahir sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi bangsa yang pada saat itu sedang didera oleh krisis ekonomi. KAMMI didirikan untuk melakukan perubahan.Beliau juga menyampaikan rasa bangga bahwa KAMMI sejak didirikan pada 29 Maret 1998, telah memiliki perwakilan di 33 Provinsi di Indonesia. Beliau berharap KAMMI dapat berkembang dan Berjaya di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu DR. Marwah Daud Ibrahim menyampaikan pentingnya menjaga kedaulatan negara melalui pengembangan iptek dan menyertainya dengan keimanan dan ketakwaan. Pada kesempatan itu pula Dr. Marwah mengajak seluruh anggota KAMMI dan organisasi kepemudaan yang hadir pada saat itu untuk berpikir dalam kerangka kenegarawanan. Negarawan adalah orang yang berpikir untuk generasi mendatang, lanjut ibu dari 3 anak ini. Beliau mengingatkan kepada aktivis mahasiswa dan para pemuda untuk tidak patah arang dan berpikir untuk kemajuan bangsa, karena beliau memiliki keyakinan bahwa Indonesia bisa Berjaya berdaulat. Para pemuda harus turun ke lapangan, menciptakan peluang, melakukan inovasi dan memberikan solusi yang ril pada persoalan-persoalan masyarakat. Tambah Doktor lulusan Amerika Serikat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KAMMI Pusat, Rijalul Imam, S. Hum, M. Si menyampaikan orasinya tentang pentingnya persatuan bangsa. Dan beliau mengajak para mahasiswa untuk menyatukan potensi.Indonesia mampu menjadi negara yang kuat dan berdaulat,karena potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam sangat besar. Bahkan Indonesia bisa menjadi pusat peradaban baru di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai gerakan mahasiswa, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa bukan lagi sebagai agent of change,tetapi harus menjadi director of change. Sudah saatnya mahasiswa memimpin perubahan. Beliau menyampaikan gagasan tentang tren gerakan mahasiswa yang perlu dibangun saat ini, yaitu berbasis riset, berbasis kompetensi dan berbasis kewirausahaan. Di samping orasi para tokoh, peringatan Milad KAMMI juga di isi oleh pentas seni oleh grup tari Saman dari STIMIK Bidakara Jakarta dan kelompok pengamen dari Bekasi. Selain di Jakarta, Milad KAMMI ke 12 juga dirayakan di berbagai perwakilan KAMMI di daerah dengan berbagai macam kegiatan,seperti Bakti Sosial, Seminar dll. Selamat milad buat KAMMI, semoga makin berkontribusi. Amin. (Tim Humas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: www.kammi.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-196698291210615205?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/196698291210615205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=196698291210615205' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/196698291210615205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/196698291210615205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/04/jakarta-perubahan-itulah-sebuah.html' title='Milad Ke-12 Bersama KAMMI Menuju Indonesia Baru'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S7We7ckND_I/AAAAAAAAADY/2_xWxsj_qUM/s72-c/309-featured.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-9109149470716439134</id><published>2010-04-02T00:15:00.001-07:00</published><updated>2010-04-02T00:15:58.352-07:00</updated><title type='text'>inilah KAMMI</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-b5.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=648518346391815605&amp;amp;site=widget-b5.slide.com" style="width:350px;height:262px" name="flashticker" align="middle"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div style="width:350px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=648518346391815605&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-b5.slide.com/p1/648518346391815605/bb_t016_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=648518346391815605&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-b5.slide.com/p2/648518346391815605/bb_t016_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=648518346391815605&amp;map=F" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-b5.slide.com/p4/648518346391815605/bb_t016_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-9109149470716439134?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/9109149470716439134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=9109149470716439134' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/9109149470716439134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/9109149470716439134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/04/inilah-kammi.html' title='inilah KAMMI'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-2857963816653946516</id><published>2010-03-04T23:46:00.001-08:00</published><updated>2010-03-04T23:46:21.151-08:00</updated><title type='text'>Lomba Cipta Mars KAMMI Hingga 10 Maret 2010</title><content type='html'>A. Syarat Peserta:&lt;br /&gt;1. Peserta minimal Anggota Biasa I (AB I).&lt;br /&gt;2. Peserta mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Syarat Karya:&lt;br /&gt;1. Karya orisinil (Dibuktikan dengan surat pernyataan di atas materai Rp 6000,-.&lt;br /&gt;2. Karya bertemakan: ke-KAMMI-an, ke-islam-an, &amp; ke-indonesia-an.&lt;br /&gt;3. Karya tidak menonjolkan unsur salah satu budaya (universal).&lt;br /&gt;4. Karya belum pernah dipublikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Bentuk Apresiasi:&lt;br /&gt;1. Uang pembinaan Rp. 3.000.000,-&lt;br /&gt;2. Karya yang menjadi pemenang akan dinyanyikan oleh tim nasyid nasional.&lt;br /&gt;3. Karya yang menjadi pemenang akan dijadikan RBT (Ring Back Tone) &amp; diberi royalti.&lt;br /&gt;4. Launching di Milad KAMMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Insentif Kegiatan:&lt;br /&gt;1. Rp. 30.000,- per orang.&lt;br /&gt;2. Pembayaran dilakukan via rekening:&lt;br /&gt;- Mandiri—&gt; 124-0005162731 a.n. Oktavinawati.&lt;br /&gt;3. Dilampirkan bersama berkas karya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Teknis Pengiriman:&lt;br /&gt;1. Karya dikirim dalam bentuk master recording / file MP3 dalam CD lirik dan irama.&lt;br /&gt;2. Karya dan berkas lainnya dikirim 01-28 Februari 2010, ke sekretariat KAMMI Pusat d.a.&lt;br /&gt;Jalan Gugus Depan, Nomor 2, Rt. 03 Rw. 02, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman,&lt;br /&gt;Jakarta Timur, 13140.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Seleksi: 1-15 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info :&lt;br /&gt;08111980709 / 085692302351 / 081808527166 / 021-94404029&lt;br /&gt;kesekjendnan@gmail.com, pp.kammi@gmail.com,&lt;br /&gt;http://www.kammi.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-2857963816653946516?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/2857963816653946516/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=2857963816653946516' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2857963816653946516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2857963816653946516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/03/lomba-cipta-mars-kammi-hingga-10-maret.html' title='Lomba Cipta Mars KAMMI Hingga 10 Maret 2010'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-7617956003771395332</id><published>2010-03-04T23:37:00.000-08:00</published><updated>2010-03-04T23:38:47.570-08:00</updated><title type='text'>PERNYATAAN SIKAP KAMMI PUSAT : Polisi Brutal dan Anarkis, Nodai Demokrasi !</title><content type='html'>Mengecam keras kebrutalan pihak kepolisian dalam menangani Demonstran!&lt;br /&gt;Kapolri harus bertanggungjawab terhadap kekerasan pihak kepolisian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ini Pimpinan KAMMI Pusat ingin menyampaikan ungkapan kekecewaan terhadap&lt;br /&gt;aparat kepolisian yang sangat brutal dan tidak bertanggung jawab terhadap massa&lt;br /&gt;aksi KAMMI. Berikut kami sampaikan kronologinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa KAMMI ada di depan gerbang DPR RI, Jalan Gatot Subroto Jakarta, sejak&lt;br /&gt;pukul 10.00 WIB, melakukan aksi dengan damai. Orasi dan yel-yel, disela dengan&lt;br /&gt;shalat dan istirahat. Pukul 16.45, massa KAMMI tetap tenang, duduk berjongkok&lt;br /&gt;ada di tengah massa dari elemen lain. Posisi massa masih di depan gerbang, di&lt;br /&gt;belakang kawat berduri. Tiba-tiba dari arah depan pintu gerbang sisi kiri,&lt;br /&gt;barisan polisi merangsek maju menyerang massa. Ada lemparan batu dari arah&lt;br /&gt;polisi, diserta tembakan peluru karet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa aksi selain KAMMI berhamburan lari ke arah barat pintu gerbang. Massa&lt;br /&gt;KAMMI dikomando untuk tetap ada di tempat—karena KAMMI merasa tidak melakukan&lt;br /&gt;provokasi. "KAMMI tetap di tempat dan tidak akan melawan." Tapi, karena tetap di&lt;br /&gt;tempat, massa KAMMI yang santun, mendapat provokasi. Polisi makin brutal dan&lt;br /&gt;anarkis, mereka memukuli demonstran KAMMI. Bukan hanya memukuli, polisi juga&lt;br /&gt;menembakkan peluru karet untuk menghalau massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat tindakan brutal polisi itu, empat massa dari KAMMI mendapat luka berdarah&lt;br /&gt;yang parah. Mereka adalah Hilman dari KAMMI Sumedang, Mukhtar dari KAMMI UNJ,&lt;br /&gt;Ari dari sumedang dan Mulki dari KAMMI UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Mereka&lt;br /&gt;berdarah di bagian hidung dan kepala. Termasuk satu orang terkena peluru karet,&lt;br /&gt;yaitu Agung Andri, Ketua Pengurus KAMMI Pusat bidang Media dan Kajian Strategis.&lt;br /&gt;Akibat peluru karet, mata kanannya tidak bisa melihat dan kacamata pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa kammi berangsur mundur ke arah masjid TVRI. Saat ini massa berkumpul di&lt;br /&gt;sana menunaikan sholat. Beberapa yang terluka diantar ke rumah sakit. Saat ini&lt;br /&gt;korban anarkisme oknum kepolisian tersebut sedang dirawat di RS Aini Kuningan,&lt;br /&gt;Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, kami dari Pengurus Pusat KAMMI menyatakan sikap:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Mengecam keras tindakan brutal dengan menggunakan kekerasan yang ditunjukkan&lt;br /&gt;oleh aparat kepolisian dalam mengawal demonstran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Menuntut seluruh aparat kepolisian untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam&lt;br /&gt;mengayomi dan melindungi hak-hak rakyat di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Mendesak Kapolri dan jajaran pejabat kepolisian lainnya untuk bertanggung&lt;br /&gt;jawab terhadap tindakan-tindakan kekerasan yang ditunjukkan oleh aparatnya&lt;br /&gt;kepada Mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Kepada seluruh elemen gerakan mahasiswa untuk bersatu, demi menegakkan&lt;br /&gt;kebenaran dan keadilan untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 03 Maret 2010&lt;br /&gt;ttd,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rijalul Imam, S.Hum, M.Si.&lt;br /&gt;Ketua Umum KAMMI Pusat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Sekretariat KAMMI PUSAT:&lt;br /&gt;Jl. Gugus Depan No. 2 Rt. 03 Rw. 02 Palmerian Kec. Matraman, Jakarta Timur Kode&lt;br /&gt;Pos: 13140&lt;br /&gt;website: www.kammi.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact Person: Edo Segara (081392078303), Amin Sudarsono (081328193554)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-7617956003771395332?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/7617956003771395332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=7617956003771395332' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7617956003771395332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7617956003771395332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/03/pernyataan-sikap-kammi-pusat-polisi.html' title='PERNYATAAN SIKAP KAMMI PUSAT : Polisi Brutal dan Anarkis, Nodai Demokrasi !'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-7503505406414829224</id><published>2010-02-27T01:01:00.001-08:00</published><updated>2010-02-27T01:06:36.967-08:00</updated><title type='text'>BAJU PERSATUAN TER-UPDATE!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S4jgPcy84hI/AAAAAAAAADI/eTZIVM_9Vmw/s1600-h/Baju+Kammi2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 283px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S4jgPcy84hI/AAAAAAAAADI/eTZIVM_9Vmw/s400/Baju+Kammi2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442846705709802002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;INI DIA YANG DITUNGGU-TUNGGU!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagi seluruh umat yang merasa kader KAMMI, WAJIB beli!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-7503505406414829224?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/7503505406414829224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=7503505406414829224' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7503505406414829224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7503505406414829224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2010/02/baju-persatuan-ter-update.html' title='BAJU PERSATUAN TER-UPDATE!!'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/S4jgPcy84hI/AAAAAAAAADI/eTZIVM_9Vmw/s72-c/Baju+Kammi2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-2714061590911107469</id><published>2009-12-27T05:09:00.000-08:00</published><updated>2009-12-27T05:11:23.827-08:00</updated><title type='text'>UNTUK KITA KETAHUI..</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KHMER MERAH (KAMBOJA)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 9 November 1953, Perancis melepaskan Kamboja untuk menjadi sebuah negara merdeka. Dan Raja Norodom Sihanouk kembali ke Kamboja.&lt;br /&gt;Pada tahun 1955, untuk melepaskan dirinya dari segala bentuk pelarangan yang di buat untuk raja oleh perundang-undangan Kamboja, Norodom Sihanouk melepaskan tahta kerajaan yang di turunkan dari ayahnya, Norodom Suramarit, dan memasuki dunia politik. Selama pemilihan berturut-turut, pada tahun 1955,1958, 1962 dan 1966, partai dari Norodom Sihanouk selalu memenangkan setiap bangku di parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Maret 1969, Pesawat Amerika mulai membom Kamboja untuk menghalangi jejak dan penyusupan dari tentara Vietkong. Pengeboman tersebut berakhir sampai tahun 1973.&lt;br /&gt;Pada tahun 1970, ketika Norodom Sihanouk sedang berada di Moskow dalam sebuah kunjungan kenegaraan, Marsekal Lon Nol melakukan sebuah kudeta di Phnom Penh. Lon Nol menghapus bentuk kerajaan dan menyatakan Kamboja sebagai sebuah negara republik. Norodom Sihanouk memilih untuk tetap tinggal di Peking, ia memimpin pemerintahan dalam pelarian dan Bangsa Khmer Merah merupakan bagian dari pemerintahan tersebut. Selama beberapa tahun, Khmer Merah makin lama makin menaklukkan dan menguasai wilayah Kamboja, sampai pada akhirnya hanya Phnom Penh yang tersisa di bawah kekuasaan pemerintahan Lon Nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 17 April 1975, Khmer merah masuk ke dalam kota Phnom Penh. Dalam beberapa hari, mereka menghukum mati sejumlah besar bangsa kamboja yang tadinya bergabung dengan rezim Lon Nol. Lebih dari 2 juta penduduk Phnom Phen terpaksa keluar dari kota dan pindah kedaerah-daerah penampungan. Phnom Phen menjadi kota mati. Seluruh perekonomian di seluruh negeri berubah di bawah garis keras komunis, Uang sudah hilang dari peredaran. Akibat dari semua itu adalah terjadinya kelaparan dan wabah penyakit di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 44 bulan, lebih dari jutaan orang kamboja menjadi korban dan teror dari kelompok khmer merah. Para pengungsi yang berhasil lari ke Thailand menceritakan kekejaman dari hal yang paling buruk yaitu Menghukum mati anak-anak, karena hanya mereka tidak lahir dari keluarga petani dan juga orang vietnam atau orang asli Cina turut di teror dan di bunuh. Siapapun yang di sangka merupakan orang yang berpendidikan, atau menjadi angota dari keluarga pedagang pasti di bunuh dengan cara di pukul sampai mati, bukan dengan di tembak untuk menghemat amunisi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 25 Desember 1978, setelah beberapa pelanggaran terjadi di perbatasan antara kamboja dan vietnam, tentara Vietnam menyerang kamboja. Pada tanggal 7 Januari 1979, pasukan Vietnam menduduki Phnom Penh. Pemerintahan Vietnam yang bersahabat ditempatkan disana, Heng Samrin, Seorang tentara gerilya Khmer merah merupakan orang yang pertama kali melarikan diri ke vietnam, memproklamirkan diri sebagai Presiden. Pemerintahan baru Kamboja tersebut tidak di akui dan di kenal oleh negara-negara Barat.&lt;br /&gt;Pada tahun 1982, Tiga kelompok partai yang masih bertahan di Kamboja yaitu Khmer Merah, dan Front kemerdekaan nasional, netral, kedamaian dan kerja sama Kamboja (FUNCINPEC) dari pangeran Sihanouk, serta Front nasional kebebasan orang-orang Khmer yang dipimpin oleh perdana menteri yang terdahulu yaitu Son Sann, membentuk koalisi yang bertujuan untuk memaksa keluar tentara Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1989, pasukan tentara Vietnam mundur dari Kamboja. Pada tanggal 23 Oktober 1991, pemerintahan sebelumnya ditempatkan di Phnom Penh oleh Pemerintahan Vietnam, bersama-sama dengan koalisi dari partai yang masih bertahan, di antara partai itu terdapat Khmer Merah yang menandatangani perjanjian damai di Paris, Perancis. Tiga minggu kemudian, tepatnya pada tanggal 14 November 1991, Pangeran Sihanouk kembali ke Phnom Penh. Penduduk kota menyambutnya dengan sangat antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1992, Penguasa Sementara di Kamboja di bawah PBB (UNTAC) ,mengambil alih pemerintahan dari negara ini. Khmer Merah tidak mematuhi pada perjanjian Paris yang menetapkan gencatan senjata.&lt;br /&gt;Pada 23 Mei 1993, dalam pemilihan untuk membentuk perundang-undangan, yang di awasi oleh PBB, FUNCINPEC memenangkan 45 % suara, Partai masyarakat Kamboja dari pemerintahan yang berada di tangan Vietnam mendapatkan 38 % suara. FUNCINPEC dan CPP setuju untuk membentuk pemerintaan koalisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sumber: Cambodia Page&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-2714061590911107469?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/2714061590911107469/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=2714061590911107469' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2714061590911107469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2714061590911107469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/12/untuk-kita-ketahui.html' title='UNTUK KITA KETAHUI..'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-1468042551479773919</id><published>2009-12-27T04:53:00.000-08:00</published><updated>2009-12-27T04:54:38.429-08:00</updated><title type='text'>NEW REFLECTION</title><content type='html'>PARADOKS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memiliki gedung-gedung yang lebih tinggi, tetapi semakin rendah ketahanan kita akan amarah. Kita membangun banyak jalan-jalan yang besar, tapi wawasan kita semakin sempit. Kita banyak menghabiskan uang, tapi semakin sedikit apa yang kita punya. Banyak membeli, tetapi semakin sedikit yang bisa kita nikmati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah-rumah kita bertambah besar, akan tetapi keluarga kita semakin kecil. Rumah yang semakin nyaman, tapi semakin sedikit waktu yang kita miliki untuk menikmatinya. Rumah-rumah yang semakin elok, tetapi keluarga yang berantakan. Inilah masa pendapatan yang berganda tetapi perceraian bertambah. &lt;br /&gt;Kita semakin banyak gelar, tetapi semakin sempit akal. Semakin banyak pengetahuan, tapi semakin sempit penilaian pada yang baik dan yang salah. Semakin banyak ahli, akan tetapi semakin banyak pula masalah, semakin banyak ditemukan obat, tetapi semakin berkurang kesehatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita terlalu banyak merokok, ceroboh, terlalu jarang tertawa, mengemudi terlalu cepat, semakin kerap marah, susah tidur, bangun dalam keadaan yang terlalu penat, terlalu sedikit membaca, terlalu banyak menonton televisi, dan sangat jarang berdoa. &lt;br /&gt;Kita telah melipatgandakan keinginan, akan tetapi mengurangi nilai-nilai dari diri kita. Terlalu banyak berbicara dan kurang mendengar. Terlalu sedikit mencinta dan terlalu sering membenci. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita telah belajar bagaimana mencari nafkah, tapi tidak mencari hidup. Kita telah mampu menambahkan tahun-tahun dalam kehidupan kita, tetapi gagal membawa kehidupan dalam tahun-tahun kehidupan kita. &lt;br /&gt;Kita telah melakukakn hal-hal yang lebih besar, tetapi gagal melakukan hal-hal yang lebih baik. Kita telah membersihkan udara, tetapi jiwa kita penuh polusi. Kita telah menaklukkan atom, akan tetapi tidak mampu menaklukkan prasangka buruk. &lt;br /&gt;Kita banyak menulis, tetapi sedikit belajar. Kita banyak berencana, tetapi sedikit menggapai. Kita belajar untuk mengejar, tetapi tidak belajar menunggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah zaman makanan cepat saji dan pencernaan yang lambat. Manusia-manusia lebih besar fisiknya, tapi kerdil karakternya. Inilah kalanya perjalanan yang semakin singkat, pakaian sekali pakai, moralitas yang terbuang, kelebihan berat badan, dan pil-pil yang dapat melakukan segalanya; membuat gembira, menenangkan dan sekaligus membunuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah waktunya ketika banyak hal yang dipamerkan dan semakin sedikit yang disimpan. Ingatlah, sesungguhnya hidup tak diukur dengan berapa banyak hembusan nafas yang kita ambil. Tapi, hidup diukur dengan saat-saat terakhir hembusan nafas kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-1468042551479773919?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/1468042551479773919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1468042551479773919' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1468042551479773919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1468042551479773919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/12/new-reflection.html' title='NEW REFLECTION'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-6675052167914742750</id><published>2009-08-19T20:05:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T20:12:31.472-07:00</updated><title type='text'>Marhaban Yaa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Pengurus KAMMI Komisariat Universitas Hasanuddin mengucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;SELAMAT MEMASUKI BULAN RAMADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya, mencari dataran rendah, menjadi semakin kuat ketika dibendung dan menjadi nyawa kehidupan. Lidah api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum dari kawasan maksimum, angin pun berhembus. Edaran yang pasti pada keluarga galaksi, membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer, menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan. Ruh pun – dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH – menerobos kesulitan mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan gravitasi ‘bumi jasad’ memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala. Kini – di bulan ini – ia jadi begitu ringan, menjelajah ‘langit ruhani’. Carilah bulan – diluar Ramadlan – saat orang dapat mengkhatamkan tilawah satu, dua, tiga sampai empat kali dalam sebulan. Carilah momentum saat orang berdiri lama di malam hari menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat. Carilah musim kebajikan saat orang begitu santainya melepaskan ‘ular harta’ yang membelitnya. Inilah momen yang membuka seluas-luasnya kesempatan ruh mengeksiskan dirinya dan mendekap erat-erat fitrah dan karakternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhaban ya Syahra Ramadlan Marhaban Syahra’ Shiyami Marhaban ya Syahra Ramadlan Marhaban Syahra’l Qiyami&lt;br /&gt;[Rahmat Abdullah]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-6675052167914742750?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/6675052167914742750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=6675052167914742750' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6675052167914742750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6675052167914742750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/08/marhaban-yaa-ramadhan.html' title='Marhaban Yaa Ramadhan'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-7275638465440378871</id><published>2009-06-25T00:53:00.001-07:00</published><updated>2009-06-25T00:53:45.941-07:00</updated><title type='text'>BARAKALLAHU FII KUM...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SkMs_MixS5I/AAAAAAAAADA/RJL-LTcUscQ/s1600-h/WISUDAWAN+KAMMI.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 309px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SkMs_MixS5I/AAAAAAAAADA/RJL-LTcUscQ/s400/WISUDAWAN+KAMMI.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351170246456724370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-7275638465440378871?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/7275638465440378871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=7275638465440378871' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7275638465440378871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7275638465440378871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/06/barakallahu-fii-kum.html' title='BARAKALLAHU FII KUM...'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SkMs_MixS5I/AAAAAAAAADA/RJL-LTcUscQ/s72-c/WISUDAWAN+KAMMI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-5925540323068085831</id><published>2009-06-23T19:38:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T19:39:18.318-07:00</updated><title type='text'>Saat ini Kita Adalah Raja</title><content type='html'>Dahulu ada satu negeri muslim yang sangat aman, rakyatnya makmur dan sentosa. Hal ini karena negeri itu diperintah oleh seorang Raja yang adil, bijak dan tidak korup. Raja ini selalu memperhatikan dan mementingkan kesejahteraan rakyatnya. Dia senantiasa bertanya kepada Para Mentrinya mengenai keadaan rakyatnya dan selalu diterima laporan bahwa rakyatnya makmur, sehat dan aman.Suatu malam Sang Raja ingin keliling negeri melihat langsung kondisirakyatnya. Dengan ditemani beberapa orang Mentri dan Pembantunya, Sang Raja secara diam-diam pergi keliling negeri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu rumah Sang Raja mendengar rintihan seorang pemuda yang kelaparan. Si Ibu dengan suara lemah mengatakan kepada anaknya bahwa dia sudah tidak memiliki lagi persediaan makanan.Sang Raja mendengar itu langsung bertanya kepada Mentrinya bagaimana hal ini bisa terjadi? Setelah tanya jawab dengan Para Mentri dan Pembantunya, mereka sepakat untuk secara diam-diam membawa sang anak ke istana malam itu juga dan mengangkatnya menjadi Raja selama sehari besok saja. Mereka menunggu hingga si anak tertidur, setelah itu secara diam-diam beberapa Pembantu Istana membawa si anak yang masih tertidur, tanpa diketahui oleh si Ibu maupun anak.Di istana si anak di tidurkan dalam kamar tidur yang besar dan mewah. Pagi harinya ketika terbangun dari tidurnya si anak heran, dimanakah dia berada? Segera beberapa pembantu istana menjelaskan bahwa dia saat ini di istana kerajaan dan diangkat menjadi Raja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pembantu istana sibuk melayaninya.Sementara itu di tempat terpisah si ibu kebingungan dan cemas karena dia mendapati anaknya hilang dari rumahnya. Di carinya kemana-mana tapi sang anak pujaan hati tetap tak ditemukannya. Siang harinya sambil menangis dan bercucuran air mata si ibu pergi ke istana Raja untuk meminta bantuan mencari anaknya ke pelosok negeri. Di gerbang istana si ibu tertahan oleh Para Penjaga istana dan tidak diijinkan untuk bertemu dengan Raja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, seorang Penjaga itu masuk ke dalam dan memberi tahu kepada Sang Raja (Pemuda yang baru diangkat jadi raja) bahwa di luar istana ada seorang ibu tua lusuh dan kelaparan yang sedang mencari anaknya yang hilang. Sang Raja kemudian memerintahkan untuk mensedekahkan satu karung beras kepada ibu tua miskin tersebut. Malam harinya Sang Raja tidur kembali di kamarnya yang megah dan mewah.Tengah malam sesuai dengan kesepakatan sebelumnya, Sang Raja yang asli dengan Para Pembantunya secara diam-diam kembali memindahkan pemuda yang sedang tidur lelap itu kembali ke rumah ibunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok pagi si ibu sangat gembira karena telah menemukan kembali anaknya yang hilang kemarin. Sebaliknya si Pemuda heran kenapa dia ada disini kembali. Si ibu bercerita bahwa kemarin dia mencarinya kesana-kemari hingga pergi ke istana untuk minta bantuan, dan pulangnya dia diberi oleh Raja sekarung beras. Si Anak segera menyadari bahwa dia kemarin yang memberi sekarung beras itu. Kemudian bergegas dia pergi ke istana dan menghadap Raja, minta diangkat kembali menjadi raja. Sang Raja segera menolak dengan mengatakan bahwa waktu/kesempatannya menjadi raja sudah habis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Pemuda tetap memohon, bahkan kalau perlu diangkat menjadi raja setengah hari saja. Jika dia menjadi raja, dia ingin mengirim beras ke ibunya lebih banyak lagi, tidak hanya sekarung seperti kemarin. Sang Raja tetap menolak permohonan pemudam itu. Sambil menghiba-hiba Pemuda itu minta hanya sejam saja bahkan beberapa menit saja, tetapi Sang Raja tetap menolak dengan alasan waktumu menjadi raja sudah habis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan sangat menyesal dan menangis si Pemuda pulang kembali ke rumah gubuknya dan melihat hanya ada sekarung beras di rumahnya, yang sebentar lagi juga habis dimakan mereka berdua. Dia sangat menyesal mengapa waktu dia menjadi raja dia tidak mengirim beras banyak-banyak ke ibunya itu. Kini kesempatan itu telah hilang dan tak akan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kisah yang menganalogikan bagaimana nanti orang-orang kafir dan orang-orang berdosa lainnya menyesal di yaumil akhir. Mereka menghiba-hiba kepada Allah swt "...dapatkah kami dikembalikan (ke dunia) sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?" (Al A'raaf:53).Tetapi Allah tetap menolak dengan alasan waktumu telah habis. Para pendosa itu sangat menyesali hidupnya di dunia dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa dia sangat kikir dulu, seandainya dia dermawan maka tidak hanya sekarung beras yang dia kirim tetapi mungkin berton-ton beras yang dia kirim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kiriman beras itu bukan untuk orang lain tetapi untuk dirinya sendiri. Allah swt mengatakan:"Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka diantara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri"(Muhammad:38).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beras itulah pahala, oleh karena itu gunakanlah waktu kita saat hidup di dunia ini untuk mengirim pahala sebanyak-banyaknya untuk bekal hidup kita di yaumil akhir kelak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mumpung kita masih hidup di dunia yang diibaratkan kisah diatas kita saat ini masih menjadi Raja yang tinggal di istana. Anda saat ini adalah seorang Raja!! Gunakan kesempatan ini untuk mengirim pahala sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sia-siakan waktu anda untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya.Allah swt telah memperingatkan kita untuk menggunakan waktu inisebaik-baiknya dalam Surat Al Ashr: "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran".Rasulullah saw pernah ditanya siapakah orang yang paling pintar itu? Beliau menjawab bahwa orang yang paling pintar adalah orang yang banyak mengingat kematian dan dia mempersiapkan kematiannya itu sebaik-baiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kafir adalah "orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka" (Al-A'raaf : 51)&lt;br /&gt;28 Rabiutsani 1422 HArwansyah Johan Al Taqiyyan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-5925540323068085831?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/5925540323068085831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=5925540323068085831' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/5925540323068085831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/5925540323068085831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/06/saat-ini-kita-adalah-raja.html' title='Saat ini Kita Adalah Raja'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-7492446917095359042</id><published>2009-06-17T06:04:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T06:05:55.351-07:00</updated><title type='text'>Tiga Kasus Flu Babi Ditemukan di Tepi Barat Palestina</title><content type='html'>Departemen kesehatan Palestina melaporkan pada Selasa kemarin bahwa tiga kasus flu-babi terdiagnosa di wilayah pendudukan tepi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sejauh ini, total ada lima warga Palestina yang didiagnosa terkena penyakit flu babi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Asad Ramlawi dari Departemen Kesehatan Palestina mengkonfirmasikan bahwa dua warga yang terkena flu babi tersebut berasal dari Betlehem Palestina, dan satu lagi berasal dari Ramallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Ramlawi menambahkan bahwa ketiga warga yang terkena flu babi itu merupakan mahasiswa yang baru kembali dari Amerika Serikat pada hari Senin yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas kesehatan milik pemerintah diperlukan untuk melakukan tes untuk memastikan ketiga warga Palestina tersebut benar-benar tertular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Ramlawi menyatakan bahwa akan lebih banyak warga lagi yang kemungkinan besar diduga tertular penyakit tersebut, dan diserukan kepada setiap penduduk yang menderita gejala-gejala flu untuk memeriksakan diri mereka ke klinik atau rumah sakit terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Menteri Kesehatan Palestina - Dr Fathi Abu Maghli, menyatakan bahwa dua warga yang telah didiagnosis akhir pekan lalu, telah mengalami gejala kesembuhan, dan mereka akan diizinkan untuk bergerak secara bebas pada dua hari mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri kesehatan menambahkan bahwa pendeteksian dini dari gejala flu menunjukkan bahwa tim medis telah melakukan pekerjaan yang sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan bahwa tim medis melayani pemeriksaan kesehatan kepada ratusan warga setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Maghli meminta kepada warga yang baru kembali dari bepergian ke luar negeri dan merasa mengalami gejala flu, untuk segera memeriksakan diri mereka ke fasilitas medis terdekat untuk dilakukan medikal checkup.(fq/imemc)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: eramuslim.com)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-7492446917095359042?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/7492446917095359042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=7492446917095359042' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7492446917095359042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/7492446917095359042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/06/tiga-kasus-flu-babi-ditemukan-di-tepi.html' title='Tiga Kasus Flu Babi Ditemukan di Tepi Barat Palestina'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-3293680998146948772</id><published>2009-06-17T05:52:00.001-07:00</published><updated>2009-06-17T05:58:00.554-07:00</updated><title type='text'>Beginilah Cara Licik AS Kacaukan Negara Iran</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-GB&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Presiden AS Barack Obama boleh meyakinkan semua orang bahwa AS tidak ikut campur dalam kekisruhan di Iran pasca pemilu di negeri Para Mullah itu. Tapi apa yang dilakukan para pejabat AS menunjukkan campur tangan itu meski tidak secara langsung. Ada apa dengan sikap AS terhadap pemilu Iran? Akankah konspirasi penggulingan perdana menteri Iran Mohamad Mossadegh yang melibatkan agen-agen CIA AS akan terulang lagi di Iran?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Surat kabar New York Times edisi Rabu (17/6) memuat pernyataan asisten menteri luar negeri urusan publik P.J. Crowley yang memerintahkan agar pengelola situs mikro blogging Twitter untuk menunda rencana pemeliharaan situsnya agar situs itu tetap bisa digunakan untuk komunikasi para aktivis di Iran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;"Twitter memainkan peranan penting dalam situasi yang sangat krusial di Iran. Bisakah Anda (pengelola Twitter) tetap menjaga agar situs ini bisa terus digunakan?," kata Crowley dalam pernyataannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak cukup dengan seruan, pejabat departemen luar negeri AS, Jared Cohen bahkan secara khusus mengirim email pada pengelola Twitter agar menunda jadwal perawatan situsnya (biasanya, pengelola akan menutup sementara situsnya jika akan melakukan pemeliharaan situs) karena, menurut Cohen, Twitter menjadi alat komunikasi yang penting bagi para aktivis di Iran yang ingin menggelar aksi protes non-stop terhadap hasil pemilu di Iran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pihak Twitter memuat permintaan dari Deplu AS itu dalam situsnya dan menyatakan akan memenuhi permintaan tersebut. Untuk itu, Twitter menyatakan menunda jadwal pemeliharaan situsnya hingga hari Selasa petang atau hari Rabu waktu Teheran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pengelola situs Twitter mengaku tidak menyangka situsnya yang baru berusia dua tahun bisa memainkan peran dalam isu-isu global sehingga para pejabat AS pun memandang peran Twitter sangat signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-GB&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sebuah pertanyaan besar, mengapa para pejabat AS sampai repot-repot meminta Twitter agar terus online apalagi dengan alasan agar para aktivis di Iran bisa saling berkomunikasi untuk mengorganisir aksi protes.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pihak Deplu AS membantah bahwa seruan dan perintah yang dikeluarkannya pada pengelola Twitter adalah bentuk campur tangan AS atas apa yang terjadi di Iran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Crowley berdalih bahwa AS tetap konsisten dengan kebijakan negaranya. "Kami mendukung kebebasan berekspresi. Informasi harus digunakan sebagai cara untuk mempromosikan kebebasan berekspresi itu," kata Crowley mencari-cari alasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sementara para pengelola Twitter mengatakan, mereka memenuhi permintaan Deplu AS semata-mata untuk membantu rakyat Iran agar suara mereka bisa didengar dunia. "Kami melakukan ini semua karena apa yang terjadi di Iran secara langsung berhubungan dengan makin berkembangnya Twitter sebagai media komunikasi dan informasi," kata salah satu pendiri Twitter, Biz Stone.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Klaim itu diragukan sejumlah pakar IT di Iran, apalagi Twitter tidak menyediakan fasilitas bahasa Farsi. "Pengguna Twitter di kalangan masyarakat di Iran tidak banyak," kata Mehdi Yahyanejad, pengelola situs berita bahasa Farsi yang berbasis di Los Angeles.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tapi sejumlah media Barat dalam laporannya menyebutkan bahwa para pengunjuk rasa terutama pendukung Mousavi yang kalah dalam pemilu di Iran, menggunakan Twitter untuk menyebarkan pesannya agar massa terus melanjutkan aksi-aksi protesnya. Sementara otoritas berwenang di Iran mengancam akan menutup akses internet untuk membendung pengaruh Barat dan pemberitaan media massa Barat yang provokatif dan menyesatkan tentang pelaksanaan pemilu di Iran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dari 70 juta total penduduk Iran, lebih dari 23 juta orang-mayoritas berusia di bawah 20 tahun-memiliki akses internet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Melihat gejala di atas, sulit mempercayai pernyataan Obama bahwa AS tidak ikut campur dalam pemilu di Iran. Dalam operasi rahasia AS-Inggris untuk menggulingkan PM Iran Muhamad Mossadegh tahun 1953 lalu, AS dan Inggris juga merancang kudeta dengan memanfaatkan media massa untuk menghasut dan menimbulkan rusuh massa di Iran agar rakyat Iran kehilangan kepercayaan pada pemerintahannya. (ln/iol)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(sumber: eramuslim.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-3293680998146948772?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/3293680998146948772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=3293680998146948772' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3293680998146948772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3293680998146948772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/06/beginilah-cara-licik-as-kacaukan-negara.html' title='Beginilah Cara Licik AS Kacaukan Negara Iran'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-2318914176457503792</id><published>2009-05-19T01:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T01:37:55.905-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>INFO</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;SUKSESKAN! &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;HADIRI! &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;RAMAIKAN!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;DISKUSI:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;PERAN MUSLIM NEGARAWAN DALAM MENGISI KEBANGKITAN NASIONAL&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;RABU, 20 MEI 2009 @ GEDUNG IPTEKS, PUKUL 16.00 WITA - SELESAI...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#990000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;&gt;&gt; PRESENTED BY:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;KAMMI KOMSAT UNHAS&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-2318914176457503792?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/2318914176457503792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=2318914176457503792' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2318914176457503792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2318914176457503792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/05/info.html' title='INFO'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-6589939845269411913</id><published>2009-05-01T06:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T06:31:50.646-07:00</updated><title type='text'>LIPUTAN RAKER &amp; PELANTIKAN PENGURUS</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Alhamdulillah! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kata pertama yang bisa diutarakan dengan penuh kelegaan setelah agenda Rapat Kerja Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Komisariat Universitas Hasanuddin Periode 2008-2009 (Raker KAMMI Komsat Unhas Periode 2008-2009) selesai. Acara yang diselenggarakan pagi sampai sore tadi (1 Mei 2009 di Aptisi &lt;st1:place st="on"&gt;Makassar&lt;/st1:place&gt;), berlangsung khidmat. Adapun agenda Raker digandengkan dengan pelantikan empat Ketua KAMMI Komisariat: Universitas Hasanuddin, STIKES Nani Hasanuddin, STMIK Dipanegara, dan juga UIN Alauddin Makassar, yang kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus KAMMI Komsat Unhas Periode 2008-2009. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pemegang amanah baru ini dilantik langsung oleh Ketua KAMMI Daerah Makassar (setahun lalu, namanya diganti dari KAMMI Daerah Sulawesi Selatan setelah agenda Musyawarah Daerah VI KAMMI Daerah Sul-Sel), akhuna Jihad Harun Sandiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Acara pelantikan dipenuhi haru di hati mereka yang dilantik, karena amanah yang akan dipegang cukup berat, sekecil apapun itu. Karena kemajuan KAMMI di universitas/kampus masing-masing, adalah hal yang tidak mudah untuk mereka capai. Pelantikan sendiri berlangsung dari pukul 09.00-11.00 WITA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setelah pelantikan usai, acara yang dikomandoi oleh Irwan Taslim (Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unhas Angkatan 2007) ini, kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu Raker KAMMI Komsat Unhas Periode 2008-2009. Rapat Kerja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang hanya berupa Sidang Pleno kali ini terjadi cukup pelik. Terutama pada saat Sidang Pembacaan Tata Tertib Raker. Tapi, semuanya bisa diatasi dengan baik oleh para presidium sidang (Irwan Taslim; Saifullah Said, mahasiswa FISIP angkatan 2007; dan Juneidi, mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2007), meskipun sebelum di skorsing selama 2x15 menit, Raker dinyatakan tidak quorum karena hanya dihadiri oleh 18 orang pengurus dan beberapa panitia non-pengurus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebenarnya, masih banyak hal yang menjadi uneg-uneg peserta Raker, namun karena sempitnya waktu, Raker kemudian diakhiri pukul 18.15 WITA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Akhirul qalam, semoga amanah baru yang diemban oleh para pengurus baru KAMMI Komsat Unhas dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Karena amanah adalah sesuatu yang paling berat di dunia ini dan akan diminta pertanggungjawabannya di kampung akhirat kelak. Karena perubahan ada di tangan kita. Karena setiap kita adalah khalifah! Karena kemajuan KAMMI adalah sebuah keniscayaan! Dan hanya dengan upaya, doa disertai tawakkal kepada Dia Yang Esa, kita dapat mewujudkan perubahan itu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (Q.S. Muhammad: 7)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allahu Akbaaar..! Allahu Akbaaar..! Allahu Akbaaar..! &lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;(uh)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: right; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: right; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt; line-height: 150%; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 37.4pt; color: rgb(0, 51, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-6589939845269411913?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/6589939845269411913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=6589939845269411913' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6589939845269411913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6589939845269411913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/05/liputan-raker-pelantikan-pengurus.html' title='LIPUTAN RAKER &amp; PELANTIKAN PENGURUS'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-6162314318347177679</id><published>2009-04-29T20:32:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T05:30:47.122-07:00</updated><title type='text'>UNDANGAN TERBUKA!</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;SUKSESKAN!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAPAT KERJA&lt;br /&gt;KAMMI KOMISARIAT UNHAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ GPI (GEDUNG PERTEMUAN ILMIAH) UNHAS&lt;br /&gt;JUMAT, 1 MEI 2009&lt;br /&gt;08.00-SELESAI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUKTIKAN, KITA BISA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAHU GHAYATUNA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&gt;&gt;AKSI KUAT, IBADAH TAAT, PRESTASI HEBAT...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-6162314318347177679?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/6162314318347177679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=6162314318347177679' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6162314318347177679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6162314318347177679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/04/undangan-terbuka.html' title='UNDANGAN TERBUKA!'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-779647557956717779</id><published>2009-01-26T17:43:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T17:50:36.838-08:00</updated><title type='text'>M. Yusuf Saleh Ketua KAMMI Unhas 2008-2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makassar/1. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Komsat Unhas telah berganti kepemimpinan. M. Yusuf Saleh, Mahasiswa teknik sipil angkatan 2005, terpilih sebagai ketua KAMMI unhas periode 2008-2009 melalui syura (musyawarah), pada Musyawarah Komisariat yang berlangsung pada hari sabtu-ahad, 24-25 Januari di LT 2 Fakultas MIPA Unhas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria kelahiran Bau-Bau ini, merupakan kader KAMMI Unhas yang sebelumnya merupakan staff kaderisasi Kammi Unhas periode sebelumnya. Ia berhasil menyisihkan calon kuat lainnya, Rahmat Hidayat ( Ketua KAMMI Unhas demisioner), Andi Ampa (fak ekonomi 2006) dan Saifullah said ( Sospol 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf mengatakan ia akan membawa KAMMI unhas kedepan ke arah yang lebih baik, yang lebih mampu mengangkat isu-isu Ke-Unhas-an. selain itu, ia ingin membawa KAMMI unhas sebagai sebuah organ gerakan dakwah di Unhas agar lebih mampu di terima oleh seluruh kalangan, bukan hanya kader, apalagi hanya dikalangan Muslim, tetapi semua elemen mahasiswa yang ada di Unhas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-779647557956717779?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/779647557956717779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=779647557956717779' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/779647557956717779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/779647557956717779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/01/m-yusuf-saleh-ketua-kammi-unhas-2008.html' title='M. Yusuf Saleh Ketua KAMMI Unhas 2008-2009'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-1150845039973172828</id><published>2009-01-20T19:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T19:38:35.849-08:00</updated><title type='text'>KAMMI Unhas Adakan Diskusi Lintas Gerakan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Unhas akan mengadakan diskusi lintas Gerakan dengan tema "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wajah kepemimpinan Indonesia 2009, solusi kebangkitan Bangsa?.&lt;/span&gt; pada hari Kamis, 22 Januari 2009 di LT 8 Unhas Mulai Pukul 08.00-selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi ini merupakan rangkaian dari Muskom VI KAMMI unhas. Diskusi dilakukan sebagai salah bentuk kepedulian KAMMI unhas terhadapa kondisi kepemipinan bangsa Indonesia saat ini. Diskusi ini akan menghadirkan beberapa pembicara yaitu KAMMI Unhas, LMND Unhas, LK Uswah Unhas dan HMI Komsat FKG UH. Harapannya dengan diskusi ini maka ada sebuah format ideal kepemimpinan bangsa Indonesia ideal yang kelak akan bertarung pada pemilu 2009. sebagai sebuah bentuk pencarian format kepemimpian ideal, tawaran dari organ-organ gerakan yang dimaksud diatas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-1150845039973172828?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/1150845039973172828/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1150845039973172828' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1150845039973172828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1150845039973172828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/01/kammi-unhas-adakan-diskusi-lintas.html' title='KAMMI Unhas Adakan Diskusi Lintas Gerakan'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-4879845092695958196</id><published>2009-01-20T19:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T19:32:39.623-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Sukseskan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Muskom KAMMI UNHAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Sabtu-Ahad, 24-25 Januari 2009&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-4879845092695958196?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/4879845092695958196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=4879845092695958196' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/4879845092695958196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/4879845092695958196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/01/sukseskan-muskom-kammi-unhas-sabtu-ahad.html' title=''/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-905360023483192520</id><published>2009-01-20T19:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T19:31:23.493-08:00</updated><title type='text'>MUSKOM VI KAMMI UNHAS</title><content type='html'>Calon Ketua KAMMI Unhas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rahmat Hidayat Muhajir (Sospol 2005)&lt;br /&gt;2. Arif Atul Mahmudah Dullah (FKM 2005)&lt;br /&gt;3. Muhamad Yusuf (Teknik Sipil 2005)&lt;br /&gt;4. Andi Ampa (Ekonomi 2006)&lt;br /&gt;5. Makassau (Tekper 2006)&lt;br /&gt;6. Irwan Taslim (Sospol 2007)&lt;br /&gt;7. Selvi Diana (FKM 2006)&lt;br /&gt;7. Fitria Megayanti ( Teknik 2005)&lt;br /&gt;8. Siti Syuhra (Farmasi 2005)&lt;br /&gt;9. Siti Mahfia (Farmasi 2005)&lt;br /&gt;10 Rofika (IKP 2005)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-905360023483192520?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/905360023483192520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=905360023483192520' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/905360023483192520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/905360023483192520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/01/muskom-vi-kammi-unhas.html' title='MUSKOM VI KAMMI UNHAS'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-623685425401710213</id><published>2009-01-20T19:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T19:25:55.973-08:00</updated><title type='text'>KAMMI UNHAS Menuju Pemimpin Baru 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah setahun, Kammi Unhas berjalan dengan nahkoda Akh Rahmat Hidayat, kini saatnya KAMMI unhas akan memasuki sebuah periode baru. kepemimpinan baru dan tentu saja ruh baru. yang semoga lebih bersemangat agar gaung KAMMI di mata dunia mahasiswa secara khusus di Unhas bisa lebih terasa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kammi dalam perjalanannya setahun, telah menuai banyak nilai dan pelajaran. yang terus menerus menjadi pelajaran bagi setiap orang yang terlibat dalam organisasi dakwah ini, bahwa semua nilai pengorbanan, baik itu harga, tenaga maupun pikiran yang telah coba kita berikan dalam kurun waktu setahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang bisa menjadi bahan evaluasi kita kedepannya. Banyak juga suka dan duka perjuangan. tapi, ini yang telah mereka berikan. Anda? apa yang akan anda berikan? untuk dakwah ini, untuk agama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 24-25 Januari 2009 akan menjadi momen penting dalam wajah kepemimpinan KAMMI unhas kedepan. Banyak wacana tentang siapa yang kelak akan menjadi nahkoda KAMMI unhas dalam periode ke depan. Yang pasti siapapun dia, dia adalah orang yang bisa menjadi panutan. menjadi pemimpin yang bijak. Mampu membawa gaung KAMMI menjadi lebih besar. sebagai sebuah gerakan dalam umurnya yang ke-10. Allahu Akbar!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-623685425401710213?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/623685425401710213/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=623685425401710213' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/623685425401710213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/623685425401710213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2009/01/kammi-unhas-menuju-pemimpin-baru-2009.html' title='KAMMI UNHAS Menuju Pemimpin Baru 2009'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-928163442666628780</id><published>2008-12-08T19:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T21:23:45.407-08:00</updated><title type='text'>KAMMI UNHAS Adakan Qurban di Masjid Al Aqsa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/ST9R-1Q9sxI/AAAAAAAAAB8/gDTPZU1cthU/s1600-h/PICT0056.jpg+%2881%29.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/ST9R-1Q9sxI/AAAAAAAAAB8/gDTPZU1cthU/s320/PICT0056.jpg+%2881%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278027428193481490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/ST9R9rLZ8gI/AAAAAAAAABs/ClNaqJSwvRU/s1600-h/PICT0056.jpg+%28129%29.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/ST9R9rLZ8gI/AAAAAAAAABs/ClNaqJSwvRU/s320/PICT0056.jpg+%28129%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278027408305943042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/ST9R-Zj9z9I/AAAAAAAAAB0/VQ2jUmau-l0/s1600-h/PICT0056.jpg+%28119%29.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/ST9R-Zj9z9I/AAAAAAAAAB0/VQ2jUmau-l0/s320/PICT0056.jpg+%28119%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278027420756987858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;st1:place style="font-weight: bold;" st="on"&gt;Makassar&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 8/12.&lt;/span&gt; Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ( KAMMI ) Unhas melaksanakan penyembelihan hewan Qurban. Hewan Qurban yang di qurbankan terdiri dari 1 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Hal ini merupakan bentuk aksi yang dilakukan oleh KAMMI sebagaibentuk kepedulian social terhadap masyarakat.&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Qurban ini dilakukan dalam bentuk kerjasama sama dengan Potal Infak dan Lembaga Dakwah Mahasiswa ( LDM ) Al Aqsa Ramsis Unhas. Daging Qurban dibagikan kepada warga sekitar sekitar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang sebagian besarnya adalah para pemulung, Mahasiswa dan warga lain&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;yang bertempat tinggal disekitaran kera-kera&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan jalan sahabat tamalanrea. Acara yang dilaksanakan di Masjid Al Aqsa Ramsis Unhas ini juga dirangakikan dengan kegiatan makan bersama dan pertandingan sepakbola dengan anak-anak kurang mampu, yang umumunya tinggal di daerah wessabe, dan BTP yang merupakan anak didik dari Portal Infak. tidak kurang dari 30 anak kurang mampu, terlibat dalam acara ini.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-928163442666628780?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/928163442666628780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=928163442666628780' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/928163442666628780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/928163442666628780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/12/kammi-unhas-adakan-qurban-di-masjid-al.html' title='KAMMI UNHAS Adakan Qurban di Masjid Al Aqsa'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/ST9R-1Q9sxI/AAAAAAAAAB8/gDTPZU1cthU/s72-c/PICT0056.jpg+%2881%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-1139736780304802145</id><published>2008-11-25T00:20:00.000-08:00</published><updated>2008-11-25T00:23:16.387-08:00</updated><title type='text'>Resesi Ekonomi Global,  Awal Kehancuran Amerika Serikat ?  ”</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSER-12%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C05%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Arif Atul Mahmudah Dullah” Mahasiswa FKM Unhas Angkatan 2005&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;* Di Inspirasi dari Diskusi Pengurus KAMMI Unhas terkait tema yang sama&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”&lt;i style=""&gt;Janganlah orang-orang kafir itu berpikir bahwa mereka dapat mendahului Allah...”&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat ternyata berdampak besar terhadap kondisi perekonomian global. Hal ini tentu saja menjadi hal yang sangat realistis sebab Amerika Serikat adalah sentral perekonomian dunia. Menurut Kompas penyebab dari krisis yang dialami oleh Amerika Serikat ini adalah adanya penumpukan hutang nasional yang mencapai 8.89 triliun US Dollar, pengurangan pajak korporasi, pembengkakan biaya perang Irak Afganistan dan yang paling krusial adalah Subprime Mortgage : kerugian surat berharga property yang berimbas pada bangrutnya Lehman Brothers, Merryl linch, Goldman Sachs, Northern Rock, UBS dan Mitsubishi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Masih hangat dalam ingatan kita bahkan dampak krisis tahun 1997 yang kita alami, secara khusus di Indonesia masih kita rasakan. Di mana negara-negara dikawasan Asia dihadapkan pada sebuah krisis parah yang kemudian menghancurkan kondisi perekonomiannya pada era tersebut. Kecuali beberapa negara semisal Malaysia yang meskipun mengalami dampak yang sama akibat krisis tersebut namun mereka dapat segera bangkit secara ” mandiri”. Krisis global yang kita alami saat ini sesungguhnya kurang lebih sama dengan yang terjadi pada tahun 1997. Betapa tidak dampak krisis yang melanda Amerika ternyata berdampak juga terdapat seluruh kawasan tak terkecuali di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada begitu banyak dampak yang di alami oleh negara-negara yang memiliki ketergantungan besar terhadap Amerika. Di Indonesia misalnya kita sudah banyak menyaksikan di media dampak krisis yang sekarang melanda dunia antara lain Nilai tukar rupiah yang melemah bahkan melebih Rp. 12.000 per USD Amerika, PHK yang terjadi secara besar-besaran, Banyaknya perusahan-perusahan dalam negeri yang mengalami kebangkrutan/gulung tikar. Dan pasar Saham yang mengalami penurun transaksi. Bahkan pada beberapa bulan lalu kita juga menyaksikan bahwa Bursa Efek Jakarta pernha ditutup beberapa hari sebagai respon terhadap krisis tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Krisis Ekonomi Amerika Serikat, Awal kehancuran Amerika Serikat?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Berbicara tentang apakah krisis ini adalah awal kehancuran Amerika, tentu saja belum tepat untuk mengambil kesimpulan seperti ini sebab banyak hal yang perlu kita perhatikan. Salah satunya kita melihat kembali sejarah, akar Kapitalisme itu sendiri dan sejarah bagaimana awal lahirnya Amerika sebagai super power.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kalau kita berbicara tentang materialisme maka kita akan menemukan akan menemukan fakta sejarah bahwa pernah ada dua &lt;i style=""&gt;isme &lt;/i&gt;besar sebagai sayap materialisme yang pernah hadir dalam panggung sejarah dunia yaitu sosialisme dan kapitalisme. Uni Soviet&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan Sosialismenya dan Amerika serikat dengan kapitalismenya. Dalam proses perjalananya dua sayap materialisme ini senantiasa bersaing untuk eksistensinya. Pasca keruntuhan Uni Soviet tentu saja satu-satunya kekuatan besar yang menguasai dunia adalah Kapitalisme dalam hal ini adalah Amerika Serikat. Kemudian Amerika menjadi negara super power yang memiliki pengaruh besar pada kondisi politik global, tak terkecuali dalam bidang ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun, belakangan kita juga melihat bahwa kekuatan ekonomi Amerika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dihadapkan pada sebuah kondisi dimana pada tahun 2008 ini mungkin menjadi masa kritis bagi Amerika karena mengalami krisis yang cukup parah, sehingga sebagian kalangan berpikir bahwa krisis ini adalah awal kehancuran dari kapitalisme Amerika Serikat. Pandangan ini mungkin saja bisa benar dan bisa juga salah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kalau kita menelaah lebih jauh maka kita akan menemukan satu fakta bahwa krisis ini tidak terjadi secara alami tetapi dibuat secara sengaja. Dengan posisinya sebagai negara superpower termasuk dibidang ekonomi, sangat realistis jika dalam situasi krisis seperti saat ini Amerika Serikat-lah yang paling mampu bertahan. Krisis yang terjadi tidak secara alami sesungguhnya akan dapat menyebabkan banyak perusahaan strategis dengan sasaran utamanya wilayah Eropa (uni eropa) mengalami kebangkrutan atau gulung tikar dan yang paling bisa membelinya kembali adalah Amerika Serikat. Maka tentu saja krisis ini adalah langkah awal untuk semakin menguatkan cengkramannya terhadap dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mungkin kita akan bertanya-tanya, bagaimana bisa sebuah krisis menjadi awal lahirnya Amerika Serikat sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu-satunya kekuatan dunia?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jawabannya sederhana yaitu krisis ini adalah langkah awal penjajahan ekonomi Amerika Serikat dengan menancapkan kekuatan ekonomi di negara-negara lain yang kelak akan menjadi negara satelit Amerika. Kita kembali melihat sejarah Perang Dunia II. Pasca kemenangan Amerika Serikat pada perang dunia II,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;negara-negara seperti Jepang, Taiwan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;”dihidupkan kembali” oleh Amerika Serikat dalam bentuk bantuan ekonomi-&lt;i style=""&gt;mungkin termasuk yang dialami Indonesia sekaran-&lt;/i&gt;. Sehingga secara tidak langsung Amerika Serikat memiliki kekuatan dan pengaruh besar terhadap negara tersebut karena adanya budi yang telah mereka tanamkan termasuk utang-utang dalam bentuk pinjaman dari negara-negara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dengan cara seperti ini, maka kawasan lainnya (Eropa kemungkinan menjadi sasaran krisis yang dibuat tidak alami ini)-setelah Kawasan Asia berhasil ”dikuasai” pasca krisis Ekonomi tahun 1997- akan mengalami dampak resesi ekonomi global ini. Dan dengan logika tadi, ekonomi Eropa akan kembali ”dihidupkan” dan menjadi negara satelit bagi Amerika Serikat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Krisis Global adalah Awal Semakin Menguatnya Kapitalisme Amerika Serikat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Maka Krisis ekonomi global yang di alami oleh dunia saat ini sesungguhnya adalah sebuah upaya yang sengaja dilakukan untuk semakin menguatkan power Amerika Serikat terhadap dunia. Dan ini adalah awal untuk tampilnya Amerika sebagai negara Kapitalis besar, sebagai satu-satunya negara superpower di Dunia. Dimana setelah kebangkrutan ekonomi oleh negara-negara secara khusus di Eropa, Amerikalah yang akan kemudian tampil ”sebagai pahlawan” untuk menyelamatkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Seorang analis mengatakan bahwa berdasarkan perspektif bagaimana Allah memberlakukan takdir-takdirnya bahwa awal kehancuran Amerika Serikat sesungguhnya diawali bukan pada krisis ini, tetapi pada saat Amerika Serikat telah menjadi satu-satunya kekuatan dunia dan akumulasi kezaliman adalah awal kehancurannya. Karena setelah Amerika menjadi satu-satunya superpower dunia maka perlahan-perlahan Amerika Serikat akan terasing sendiri oleh negara-negara lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: justify; font-family: times new roman;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;"  lang="SV"&gt;Semua kondisi yang kita alami saat ini sesungguhnya adalah sebuah awal bagaimana Allah SWT&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mulai memberlakukan takdir-takdir-Nya untuk tampilnya kembali kekuatan Islam. Dan kita juga terkadang harus selalu berpikir bahwa semua kondisi, baik itu krisis ekonomi atau apapun namanya adalah tidak lepas dari apa yang disebut sebagai pertarungan peradaban. Maka kita jangan lagi membiasakan diri untuk berpikir kecil dan menjadi orang-orang kecil, tetapi kita harus siap merespon semua kondisi yang ada di sekitar kita termasuk kondisi Global. &lt;i style=""&gt;Wallahu `alam bisawab&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-1139736780304802145?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/1139736780304802145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1139736780304802145' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1139736780304802145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1139736780304802145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/11/resesi-ekonomi-global-awal-kehancuran.html' title='Resesi Ekonomi Global,  Awal Kehancuran Amerika Serikat ?  ”'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-5171702958261307921</id><published>2008-11-10T21:11:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T21:12:23.320-08:00</updated><title type='text'>Filosofi Gerakan KAMMI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Visi KAMMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;KAMMI adalah wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan pemimpin masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat islami di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi KAMMI&lt;br /&gt;a. Membina keislaman, keimanan dan ketaqwaan mahasiswa muslim Indonesia&lt;br /&gt;b. Menggali, mengembangkan dan memantapkan potensi dakwah, intelektual, sosial dan politik mahasiswa&lt;br /&gt;c. Mencerahkan dan meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang robbani, madani, adil dan sejahtera&lt;br /&gt;d. Memelopori dan memelihara komunikasi, solidaritas dan kerjasama mahasiswa Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan kerakyatan dan kebangsaan&lt;br /&gt;e. Mengembangkan kerjasama antar elemen masyarakat dengan semangat membawa kebaikan, menebar manfaat, dan mencegah kemungkaran (amar ma'ruf nahi munkar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kredo Gerakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. KAMMI adalah orang-orang yang berfikir dan berkehendak merdeka. Tidak ada satu orangpun yang bisa memaksa KAMMI bertindak. KAMMI hanya bertindak atas dasar pemahaman,bukan taklid, serta atas dasar keikhlasan, bukan mencari pujian dan kedudukan.&lt;br /&gt;b. KAMMI adalah orang-orang pemberani, hanyalah Allah yang kami takuti. Tidak ada satu makhlukpun yang bisa menggentarkan hati KAMMI atau membuat KAMMI tertunduk apalagi taklud kepadanya. Tiada yang KAMMI takuti, kecuali takut pada-Nya.&lt;br /&gt;c. KAMMI adalah petarung sejati. Atas nama al-haq KAMMI bertempur, sampai tidak ada lagi fitnah dimuka bumi ini. KAMMI bukanlah orang yang melarikan diri dari medan pertempuran atau orang-orang yang enggan pergi berjihad. KAMMI akan memenangkan setiap pertarungan dengan menegakkan prinsip-prinsip islam.&lt;br /&gt;d. KAMMI adalah penghitung resiko yang cermat, tetapi KAMMI bukanlah orang-orang yang takut mengambil resiko. Syahid adalah kemuliaan dan cita-cita tertinggi KAMMI. KAMMI adalah para perindu syurga. KAMMI akan menyebarkan aromanya didalam kehidupan keseharian KAMMI kepada suasana lingkungan KAMMI. Hari-hari KAMMI senantiasa dihiasi dengan tilawah, zikir, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, diskusi-diskusi yang bermanfaat dan jauh dari kesia-siaan, serta kerja-kerja yang konkrit bagi perbaikan masyarakat. KAMMI adalah putra-putri kandung dakwah, akan beredar bersama dakwah ini kemanapun perginya, menjadi pembangunnya yang paling tekun, menjadi penyebarnya yang paling agresif, serta penegaknya yang paling kokoh.&lt;br /&gt;e. KAMMI adalah orang-orang yang senatiasa menyiapkan diri untuk masa depan Islam. KAMMI bukanlah orang-orang yang suka berleha-leha, minimalis dan loyo. KAMMI senantiasa bertebaran didalam kehidupan, melakukan eksperimen yang terencana, dan KAMMI adalah orang-orang yang progresif yang bebas dari kejumudan, karena KAMMI memandang bahwa kehidupan ini adalah tempat untuk belajar, agar kami dan para penerus kami menjadi perebut kemenangan yang hanya akan kami persembahkan untuk Islam.&lt;br /&gt;f. KAMMI adalah ilmuan yang tajam analisisnya, pemuda yang kritis terhadap kebathilan, politisi yang piawai dalam memperjuangkan kepentingan umat. Seorang pejuang disiang hari dan rahib dimalam hari, pemimpin yang bermoral, teguh pada prinsip dan mampu mentransformasikan masyarakat, guru yang mampu memberikan kepahaman dan teladan, sahabat yang tulus dan penuh kasih sayang, relawan yang mampu memecahkan masalah sosial, warga yang ramah kepada masyarakatnya dan responsif terhadap masalah mereka, manajer yang efektif dan efisien, panglima yang gagah berani dan pintar bersiasat, prajurit yang setia, diplomat yang tampil berdialog, piawai yang berwacana, luas pergaulannya, percaya diri yang tinggi dan semangat yang berkobar tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip Gerakan KAMMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Kemenangan Islam adalah jiwa perjuangan KAMMI&lt;br /&gt;b. Kebathilan adalah musuh abadi KAMMI&lt;br /&gt;c. Solusi islam adalah tawaran perjuangan KAMMI&lt;br /&gt;d. Perbaikan adalah tradisi perjuangan KAMMI&lt;br /&gt;e. Kepemimpinan umat adalah strategi perjuangan KAMMI&lt;br /&gt;f. Persaudaraan adalah watak muamalah KAMMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karakter Organisasi KAMMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;KAMMI adalah organisasi kader (harakatut tajnid) dan organisasi pergerakan (harakatul amal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paradigma Gerakan KAMMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. KAMMI adalah gerakan dakwah tauhid&lt;br /&gt;a. Gerakan dakwah tauhid adalah gerakan pembebasan manusia dari berbagai bentuk penghambaan materi, nalar, sesama manusia dan lainnya, serta mengembalikan pada tempat yang sesungguhnya&lt;br /&gt;b. Gerakan dakwah tauhid merupakan gerakan menyerukan deklarasi tata peradaban kemanusiaan yang berdasarkan pada nilai-nilai universal wahyu ketuhanan (ilahiyyah) yang mewujudkan islam sebagai rahmat semesta (rahmatan lil'aalamiin)&lt;br /&gt;c. Gerakan dakwah tauhid adalah gerakan perjuangan berkelanjutan untuk menegakkan nilai kebaikan universal dan meruntuhkan tirani kemungkaran (amar ma'ruf nahi mungkar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. KAMMI adalah gerakan intelektual profetik&lt;br /&gt; a. Gerakan intelektual profetik adalah gerakan yang meletakkan keimanan sebagai ruh atas penjelajahan nalar akal&lt;br /&gt;b. Gerakan intelektual profetik merupakan gerakan yang mengembalikan secara tulus dialektika wacana pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang universal&lt;br /&gt;c. Gerakan intelektual profetik adalah gerakan yang mempertemukan nalar akal dan nalar wahyu pada usaha perjuangan perlawanan, pembebasan, pencerahan dan pemberdayaan manusia secara organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. KAMMI adalah gerakan sosial independen&lt;br /&gt;Gerakan sosial independen adalah gerakan kritis yang menyerang sistem peradaban materialistik dan menyerukan peradaban manusia berbasis tauhid. Gerakan sosial independen merupakan gerakan kultural yang berdasarkan kesadaran dan kesukarelaan yang berakar pada nurani kerakyatan. Gerakan sosial independen merupakan gerakan pembebasan yang tidak memiliki ketergantungan pada hegemoni kekuasaan politik-ekonomi yang membatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. KAMMI adalah gerakan politik ekstraparlementer&lt;br /&gt;Gerakan politik ekstraparlementer adalah gerakan perjuangan melawan tirani dan menegakkan demokrasi egaliter. Gerakan politik ekstraparlementer adalah gerakan sosial kultural dan struktural yang berorientasi pada penguatan rakyat secara sistematis dengan melakukan pemberdayaan institusi-institusi sosial/rakyat dalam mengontrol proses demokrasi formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Unsur-Unsur Perjuangan KAMMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agar dakwah dapat tumbuh berkelanjutan secara seimbang , tetap berada pada orientasi yang benar, mampu mengelola amanah dan masalah, dan terus memiliki kekuatan untuk mewujudkan tujuan-tujuannya, maka KAMMI menyusun dirinya diatas unsur-unsur sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Bina Alqo'idah al-ijtima'iyah (membangun basis sosial), yaitu membangun lapisan masyarakat yang simpati dan mendukung perjuangan KAMMI, yang meliputi masyarakat umum, mahasiswa, organisasi dan lembaga swadaya masyarakat, pers, tokoh, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;2. Bina Al-qo'idah alharakiyah (membangun basis operasional), yaitu membangun lapisan kader KAMMI yang bergerak ditengah-tengah masyarakat untuk merealisasikan dan dan mengeksekusi tugas-tugas dakwah yang telah digariskan KAMMI.&lt;br /&gt;3. Bina Al-qo'idah alfikriyah (membangun basis konsep), yaitu membangun kader pemimpin yang mampu menjadi tauladan masyarakat, memiliki kualifikasi keilmuan yang tinggi sesuai bidangnya, yang menjadi guru bagi gerakan, mengislamisasikan ilmu pengetahuan pada bidangnya, dan memelopori penerapan solusi islam terhadap berbagai segi kehidupan manusia.&lt;br /&gt;4. Bina Al-qo'idah as siyasyah (membangun basis kebijakan), yaitu membangun kader ideolog, pemimpin gerakan yang menentukan arah gerak dakwah KAMMI, berdasarkan situasi dan kondisi yang berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat unsur tersebut merupakan piramida yang seimbang, harmonis dan kokoh, yang menjamin keberlangsungan gerakan KAMMI&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-5171702958261307921?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/5171702958261307921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=5171702958261307921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/5171702958261307921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/5171702958261307921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/11/filosofi-gerakan-kammi.html' title='Filosofi Gerakan KAMMI'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-2552808884737317030</id><published>2008-11-10T21:10:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T21:11:25.385-08:00</updated><title type='text'>KAMMI Hendaki Capres Alternatif pada Pemilu 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makassar, Minggu, 2 November. Seperti yang dikemukakan oleh Harianto Hendrata (Koordinator Kebijakan Publik KAMMI) pada wartawan ketika melakukan Press Released di Warkop Daeng Anas bahwa Muktamar KAMMI VI tema besarnya adalah“ Muslim Negarawan, Solusi Bangkit Indonesia” tema yang di usung tersebut sebagai bentuk kepedulian KAMMI terhadap krisis kepemimpinan di negeri ini yang bisa diterima oleh seluruh kalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di tanya sikap KAMMI terkait dengan Pemilu Presiden 2009, secara khusus beliau mengharapkan hadirnya kepemimpinan alternatif di luar pemimpin yang ada sekarang ini. “Partai – partai besar sepertinya menghendaki sedikit pasangan untuk maju pada Pilpres 2009, terlihat dari hasil UU Pilpres kemarin, namun KAMMI dalam prespektif gerakan mahasiswa tetap optimis bisa tampilnya capres alternatif selama mereka bisa bersosialisasi dengan masyarakat, sehingga ada dorongan dari masyarakat, bukan maju sebagai calon independent tapi dengan melobi partai- partai besar/partai yang memenuhi target UU Pilpres, untuk Capres alternatif ” ungkap Harianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di tanya siapa kira-kira yang bisa menjadi calon presiden Alternatif beliau menyebutkan beberapa nama antara lain, Dr. Mutia Hatta (PKPI), Prof. Jimmly Assidiqi (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), dan Anis Matta (PKS). Beliau menambahkan bahwa kebijakan politik KAMMI tidak mendukung satu partai atau calon manapun, “KAMMI hanya ingin mendorong Capres Alternatif, Mendorong peningkatan Kualitas Demokrasi dan Out put demokrasi serta memberikan pedidikan politik kepada masyarakat.” Beliau juga mengatakan bahwa yang hadir pada Muktamar KAMMI adalah yang benar-benar serius untuk maju pada Pilpres 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan tidak diundangnya Megawati, Harianto mengatakan sebenarnya itu karena kesulitan komunikasi, selain itu memang beliau adalah salah satu yang pernah maju pada Pilpres. Dan KAMMI secara khusus memang mengusung lahirnya Calon Presiden Alternatif. *(Arif)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-2552808884737317030?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/2552808884737317030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=2552808884737317030' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2552808884737317030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2552808884737317030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/11/kammi-hendaki-capres-alternatif-pada.html' title='KAMMI Hendaki Capres Alternatif pada Pemilu 2009'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-3398630299034024645</id><published>2008-11-10T21:04:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T21:06:58.513-08:00</updated><title type='text'>Muslim Negarawan: Spirit kebangkitan Bangsa, Harapan Di Balik Kepenatan Ruang Muktamar (Refleksi Perjalanan Muktamar KAMMI VI)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Arif Atul M Dullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;( Mahasiswa FKM Unhas Angkatan 2005 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Muktamar VI KAMMI resmi di tutup pada tanggal 9 November 2008. Banyak moment, banyak kisah, banyak kejadian yang menjadi rangkaian yang menghiasi perjalan Muktamar yang berlangsung di LAN Antang ini. Mulai dari cerita kesuksesan sampai kepada kisah pilu yang di alami oleh beberapa kader KAMMI, secara khusus kita menyebut Taufik Amrullah (ketua KAMMI) dan Rahman Thoha (Sekjen KAMMI) yang terpaksa tidak dapat mendampingi ayahandanya saat meninggal. Ada banyak sudut yang bisa menjadi perhatian kita. Namun, dari semuanya, ada satu hal yang paling menjadi sorotan mata peserta muktamar. Tentang siapa yang kelak menduduki kursi 01 KAMMI? dan setelah melalui prosesnya terpilihlah Rahman Thoha Budaiarto sebagai ketua KAMMI Pusat 2008-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada harapan besar yang ingin kita titipkan dari sekian banyak moment dan peristiwa yang menghiasi muktamar, dibalik kepenatan ruang pertanggungjawaban dan pilihan siapa yang paling tepat untuk mengatur arah KAMMI kedepannya adalah bahwa KAMMI harus lebih baik, harus dapat tampil sebagai inisiator setiap agenda perbaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya kritis terhadap semua agenda yang telah dilakukan oleh pengurus KAMMI sebelumnya adalah sebuah catatan perbaikan kedepan, karena kata Rasulullah SAW “…Sesungguhnya orang-orang yang beruntung itu adalah orang yang hari ini lebih baik dari kemarin”. KAMMI juga harus demikian.&lt;br /&gt;Jargon “ Muslim Negarawan” haruslah tidak sekedar ide dalam tataran teori. Tapi, ia harus terlihat dalam cermin realitas, karena kata Rasulllah“ Iman itu bukanlah angan-angan.” Ia harus berwujud dalam tataran praktis. Juga karena bangsa ini, tidak butuh orang yang hanya bisa mengatakan bahwa ini solusi masalah kita sekarang. Tapi KAMMI sudah harus mengatakan bahwa apa lagi yang hendak kami selesaikan dengan konsep Muslim Negarawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim Negarawan, hari ini, dalam realitas bangsa yang sangat terpuruk memang menjadi hal yang niscaya. Sudah saatnya, Kader Muslim Negarawan tampil untuk menghadirkan solusi -sekali lagi bukan dalam tataran teori non-aplikatif -. Inilah tantangannya. Tapi, Kader Muslim Negarawan harus merebut momentum itu. Momentum perbaikan untuk hadir sebagai solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim Negarawan, Alternatif Kepemimpinan Solusi Bangkit Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam momentum 100 tahun kebangkitan nasional, bangsa ini sedang dihadapkan pada realitas untuk tidak sekedar memperingati kebangkitan nasional lagi. Bangsa ini telah mengalami krisis yang begitu parah, yang telah lama tenggelam dalam keterpurukan yang hampir tak berujung. Maka, jika kita mendiagnosis akar masalahnya maka kita akan menemukan satu kesimpulan bahwa masalahnya adalah pada kepemimpinan. Kita bisa mengambil analogi berikut, bahwa Negara ini bisa kita analogikan sebagai sebuah kapal, dimana Nahkodalah yang mengatur kendali jalannya kapal. Demikian pula Negara ini, baik tidaknya perjalanan sebuah Negara menuju kemandirian dan kemajuannya, sebagaian besarnya ditentukan oleh pemimpinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Muslim Negarawan adalah solusi yang ingin KAMMI, anak-anak muda negeri ini coba tawarkan sebagai solusi kepemimpina kebangkitan bangsa. Coba amati secara objektif. Maka kita akan menemukan sebuah realitas bahwa kepemimpinan negeri ini telah mengombang-ambing negeri ini pada arah yang tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim Negarawan yang merupakan perpaduan dua kata ini, adalah interpretasi dari sosok ” Pemimpin Masa Depan yang tangguh” sebagai mana yang termaktub dalam Visi KAMMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rijalul Imam S. Hum. bahwa kader muslim negarawan harus memiliki lima elemen kunci yaitu : Pertama, memiliki basis ideologi Islam yang mengakar yaitu islam menjadi titik tolak pergerkan adalah ideologi yang mewarnai pergerakan dan kebijakannya serta hanya menggunakan Islam sebagai landasan dan kaidah perjuangannya. Kedua, memiliki basis pengetahuan dan pemikiran yang mapan yaitu ia berpikir dan bertindak berdasarkan pengetahuan ilmiah dan pemikiran yang mapan, tidak bergerak secara emosional tetapi bergerak dengan penuh argumen yang lengkap dan solid. Ketiga, Idealis dan konsiten artinya seorang Muslim Negarawan harus berpikir, berniat dan bertindak berangkat dari nilai-nilai ideal dan kepentingan sesaat dan tidak mudah menjual diri pada kepentingan pragmatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Berkontribusi pada pemecahan problematika umat dan bangsa. Artinya bahwa Muslim Negarawan tidak menjadi beban dan masalah bagi umat dan bangsa, justru sebaliknya ekspresi kader Kader KAMMI dalam pikiran, niat, dan tindakan diarahkan untuk memecahkan perbaikan umat dan bangsa.Kelima, Mampu menjadi perekat komponen bangsa pada upaya perbaikan artinya kader KAMMI bukanlah musuh bagi pihak tertentu, gerakan atau institusi lainnya, tetapi KAMMI dapat memainkan peranannya dalam merekatkan komponen bangsa untuk kemudain bersama-sama dalam upaya perabikan dan pembangunan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggu Kiprah KAMMI sebagai gerakan ekstra parlementer dalam pengawalan Pemilu 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Muktamar VI KAMMI tanggal 3 – 9 November, KAMMI mengusung tema ” Muslim Negarawan: Spirit Kebangkitan Bangsa. KAMMI sebagai gerakan ekstra parlementer tentu saja, memandang bahwa pemilu 2009 sudah saatnya menjadi momentum bagi bangsa ini untuk mencari sosok muslim negarawan. Inilah yang sosok pemimpin yang coba KAMMI tawarkan kepada masyarakat. Selanjutnya KAMMI, tetap akan mengawal segala proses pemilu 2009 untuk berupaya memberikan pendidikan politik bagi masyarakat serta mengusahakan agar kualitas dan output dari proses pesta demokrasi bangsa ini bisa menjadi lebih baik. Dan ini kita titipkan pada pengurus KAMMI periode mendatang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-3398630299034024645?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/3398630299034024645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=3398630299034024645' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3398630299034024645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3398630299034024645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/11/muslim-negarawan-spirit-kebangkitan.html' title='Muslim Negarawan: Spirit kebangkitan Bangsa, Harapan Di Balik Kepenatan Ruang Muktamar (Refleksi Perjalanan Muktamar KAMMI VI)'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-6494652062747266917</id><published>2008-10-23T22:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T22:54:55.075-07:00</updated><title type='text'>Kontroversi Seputar RUU Pornografi</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cfkm%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C07%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;(oleh : Arif Atul M Dullah)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Beberapa pekan terakhir atau bahkan sejak beberapa bulan yang lalu kita sudah sering menyaksikan di media-media baik media lokal atau pun media nasional berita tentang akan segara disyahkannya RUU pronografi oleh DPR. Lantas muncul bermacam reaksi terhadap pantas atau tidaknya RUU tersebut baik oleh &lt;st1:state st="on"&gt;ind&lt;/st1:state&gt;ividu maupun kelompok. Beberapa aksi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;massa&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; pun terjadi, baik itu dari kalangan yang menolak RUU tersebut namun tidak sedikit juga yang mendukung RUU tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang kemudian meneriakan penolakannya dengan alasan bahwa Negara ini bukan Negara Islam, Negara ini sangat multi agama, multi etnis, budaya nya pun berbeda. Sehingga UU tersebut tidak pantas di syahkan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; juga yang mengatakan bahwa UU tersebut akan dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa, menghilangkan kebudayaan seperti di Papua dengan budaya koteka-nya misalnya. Dan masih banyak alasan lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;KAMMI sebagai sebuah organ kesatuan Aksi memandang bahwa RUU tersebut adalah sebuah keniscayaan untuk segera di syahkan. Hal ini ditandai dengan Aksi-Aksi yang mereka lakukan untuk mendesak DPR segera mengesahkan RUU tersebut. Baik itu dengan membawa bendera KAMMI sendiri atau juga melakukan aksi gabungan dengan beberapa organ lain seperti yang baru-baru di laksanakan dengan nama “Aliansi Masyarakat Sul-Sel Peduli Moral Bangsa” dengan menggandeng kurang lebih 31 elemen &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gera&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;kan baik Organisasi kemahasiswaan, LSM, dll.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; beberapa catatan KAMMI yang bisa menjadi gambaran sikap KAMMI terhadap RUU tersebut. &lt;i style=""&gt;Pertama, &lt;/i&gt;UU tersebut adalah sebuah kebutuhan. Bukan pada masalah bahwa bangsa ini adalah multi agama, multi etnis dengan budaya yang berbeda sehingga tidak dapat diterapkan di Negara ini. Masalahnya bukan pada bahwa Negara ini mayoritas penduduknya adalah Muslim sehingga UU tersebut harus segera ada. Tetapi, memang Undang-Undang tersebut memang harus ada untuk membendung arus Pornografi dan Pornoaksi sehingga dapat menyelamatkan moralitas masyrakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; terutama para pemuda yang notabenenya adalah generasi penerus kepemimpinan bangsa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Kedua,&lt;/i&gt;t&lt;i style=""&gt;t&lt;/i&gt;indakan kekerasan seksual yang banyak kita saksikan baik itu di media atau pun mungkin terjadi disekitar kita, ada anak yang menghamili ibunya, ada seorang kakak menghamili adik kandungnya sendiri dan sebagainya, salah satu penyebab utamanya adalah akibat mereka sering menyaksikan film-film porno, dsb. Sehingga Undang – Undang ini perlu ada untuk membatasi semua media dan sarana pornografi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Ketiga, &lt;/i&gt;bahwa UU tersebut dapat menghilangkan beberapa budaya di negeri ini sebut sajalah koteka di Papua, atau bahkan dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa adalah hal yang sangat tidak beralasan. Karena dalam UU tersebut tidak ada satu pasal pun yang kemudian dapat menghilangkan kebudayaan tertentu. Karena selama budaya tersebut berada pada wilayahnya, misalnya budaya koteka di Papua dilaksanakan disana, tentu saja itu bukanlah hal yang bersifat pornografi. Kecuali hal tersebut, di gunakan di luar wilayah Papua maka hal tersebut telah bersifat tindakan pornografi &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Keempat, &lt;/i&gt;hampir seluruh fraksi (kecuali 2 fraksi, PDIP dan PDS) yang ada di DPR sebelumnya setuju untuk segera disyahkannya UU tersebut. Namun, belakangan sisa dua fraksi yang mendukung disyahkannya RUU tersebut (PPP dan PKS). &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; banyak muatan potitis terkait dengan PEMILU 2009, salah satunya mungkin ketakutan fraksi – fraksi tersebut kehilangan suara pemilih pada Pemilu 2009. Mereka lupa bahwa mereka adalah wakil-wakil rakyat yang punya tanggung jawab untuk menyelamatkan Generasi Muda bangsa, hari ini, besok dan untuk jangka waktu yang akan datang. Seharusnya, bukan kepentingan sesaat Politik Partai mereka. Tapi, mereka harus berpikir lebih jauh, tentang masa depan bangsa ini. Ketika, seharusnya anak muda, generasi muda bangsa ini menyibukkan diri dengan agenda-agenda dan prestasi yang membanggakan. Namun, ternyata mereka terpaksa melakukan tindakan kekerasan seksual, menghabiskan waktu hanya dengan menonton film-film porno di kamar mereka, dsb. &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-6494652062747266917?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/6494652062747266917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=6494652062747266917' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6494652062747266917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/6494652062747266917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/10/kontroversi-seputar-ruu-pornografi.html' title='Kontroversi Seputar RUU Pornografi'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-3010656449550272519</id><published>2008-08-29T21:00:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T21:03:07.316-07:00</updated><title type='text'>Marhaban yaa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;0leh ; Arif A. M. Dullah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Bagi setiap orang utamanya bagi setiap manusia muslim bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang tidak asing lagi. Sebab bulan ini setiap tahunnya dilalui, setiap tahunnya ribuan bahkan jutaan umat islam melaksanakan ibadah puasa, sebab dalam bulan ini ladang amal terbuka lebar, ladang meraih pahala sebanyak-banyaknya begitu luas. Karena bulan ini, didalamnya terdapat satu malam yang disetarakan oleh Allah dengan seribu bulan. Makanya dalam tiap ibadah di bulan mendapatkan pahala dan keutamaan yang berlipat ganda disisi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, dibalik itu semua ada sebuah fenomena unik yang kemudian menjadi tren yang sudah sangat luas dikalangan masyarakat. Kalau kita mengamati lebih jauh, maka ketika kita berjalan-jalan ke mal-mal atau tempat - tempat umum yang secara umum bisa kita sebut sarana-sarana lain yang mengelola produk barang dan jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan sebelum masuknya bulan ramadhan, maka di mal - mal dan tempat-tempat perbelanjaan lainnya sudah sangat sibuk untuk mempersiapkan diri dalam rangka menyambut bulan tersebut. semua ruangan, setiap sudut di mal dihiasi dengan segala macam bentuk asesoris yang mampu menciptakan bahwa suasana Ramadhan benar-benar dirasakan di tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini memang tidak salah, bahkan bisa dikatakan baik. Tapi yang menjadi pertanyaan kita selanjutnya adalah apakah muslim yang ada telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk memasuki bulan tersebut, Jangan sampai mal-mal tersebut lebih siap untuk memasuki bulan ramadahan dibandingkan dengan kita sebagai muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan kita evaluasi diri kita...... Marhaban yaa Ramadhan......Selamat melaksanakan ibadah puasa kepada seluruh KAMMIER`S dan civitas Unhas......Raihlah keutamaan-keutamaan dibulan ini&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-3010656449550272519?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/3010656449550272519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=3010656449550272519' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3010656449550272519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3010656449550272519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/08/marhaban-yaa-ramadhan.html' title='Marhaban yaa Ramadhan'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-8683745310770378326</id><published>2008-05-21T22:56:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T23:08:53.356-07:00</updated><title type='text'>Aksi Kenaikan BBM VS BLT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;"Mahasiswa aksi lagi, jalan macet, kita gak bisa kerja dengan lancar, yah...kalau BBM naik harga -harga juga ikut naik" ucap salah seorang supir pete2 kampus. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kenaikan BBM memang sering menyisakan banyak cerita. Ungkapan sang sopir diatas mungkin dapat mewakili perasaan supir pete2 lainnya, ibu-ibu, dan semua orang yang terkena imbas kenaikan BBM di negeri ini, juga menjadi gambaran tentang pemahaman masyarakat dibangsa ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa yang katanya &lt;em&gt;agent control&lt;/em&gt; selalu menjadi komponen yang paling awal bereaksi terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah termasuk harga BBM ini. Mereka dengan semangat memperjuangkan nasib rakyat harus "turun kejalan" melakukan aksi kenaikan BBM, mungkin dengan meninggalkan kuliah, berpanas-panas dibawah matahari, haus, dahaga dan mungkin juga terkena pentungan aparat keamanan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Namun ada hal yang sebenarnya menjadi permasalahan yang jauh lebih besar yaitu ditengah aksi mahasiswa turun ke jalan masyarakat berlomba-lomba mengurus kartu BLT (&lt;em&gt;bantuan langsung tunai&lt;/em&gt;) dari pemerintah. Inilah masalahnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mahasiswa yang turun ke jalan untuk memperjuangkan nasib rakyat ternyata seolah hanya memperjuangkan nasib mereka sendiri. Di tengah besarnya gelombang aksi menentang kenaikan BBM, gelombang masyarakat untuk mendapatkan kartu BLT mungkin jauh lebih besar dari itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hal inilah yang seharusnya kita tuntaskan di bangsa ini. Bangsa ini ternyata masih banyak dihuni oleh orang-orang yang hanya memikirkan bagaimana ia bisa hidup dulu hari ini. Tidak lebih dari itu. mereka begitu mudah "dibayar" dengan harga ratusan ribu untuk sebuah kebijakan yang sebenarnya sangat menyengsarakan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat di negeri ini, masih harus disadarkan terlebih dahulu, tentang arti harga diri, arti kemanusiaan, arti makan, arti segalanya. Mereke belum memahami hakekat itu, bahwa hidup ini bukan hanya makan, bahwa hidup bukan hanya sehari, karean hidup ini lebih dari nilai-nilai itu. Proses penyadaran masyarakat memang harus selalu digalakkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman-teman yang sering turun aksi, salam untuk semuanya. Perjuangan itu sudah harus melihat kepada hal lain. tentang proses penyadaran masyarakat akan hakekat kemanusiaan. bahwa mereka memiliki jati diri sebagai bangsa yang kaya. Bangsa yang melimpah sumber dayanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Penulis : Arif Atul M Dullah_Humaz&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-8683745310770378326?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/8683745310770378326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=8683745310770378326' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/8683745310770378326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/8683745310770378326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2008/05/aksi-kenaikan-bbm-vs-blt.html' title='Aksi Kenaikan BBM VS BLT'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-3254229778050528046</id><published>2007-12-06T10:34:00.000-08:00</published><updated>2007-12-06T10:38:37.946-08:00</updated><title type='text'>KEPEMIMPIAN EFEKTIF DITENGAH MASYARAKAT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;BAB I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;P E N D A H U L U A N&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;A, LATAR BELAKANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Saat ini, Salah satu krisis besar yang dialami masyarakat Indonesia, Khususnya Masyarakat Sul-Sel, dan terkhusus lagi bagi masyarakat muslim Sulawesi Selatan adalah krisis kepemimpinan. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Para pemimpin saat ini, gagal menciptakan apa yang menjadi hal yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sosialisme – Kapitalisme, yang sangat di bangga-banggakan saat ini, telah banyak menimbulkan permasalahan yang sudah semakin kompleks bukan hanya pada skala lokal bahkan pada skala yang mengglobal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Para Pemimpin tersebut –para pemimpin muslim pun- gagal menciptakan &lt;i style=""&gt;pertama, keadilan (`al `adl) &lt;/i&gt;dan &lt;i style=""&gt;kedua, &lt;/i&gt;kondisi-kondisi bagi terwujudnya kebajikan dan keseimbangan atau pengetahuan dalam masyarakat mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Tidak ada ilmuwan politik atau sosial&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan gengsi tinggi –yang dibesarkan dalam tradisi sekuler atau liberal Barat- yang menganggap Al Qur`an sebagai penjelasan tentang perilku politik. Para Ilmuwan sosial Muslim sendiri pun masih terpesona dengan teori – teori kepempinan Barat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hal ini terjadi karena, kepemimpinan yang ada merupakan kepemimpinan politik yang dalam hal perilaku, ide dan prakteknya jauh dari nilai-nilai ideal kepemimpinan Islam- seperti yang dijelaskan di dalam Al Qur`an dan seperti yang di contohkan oleh Muhammad SAW. Jika Kepemimpinan saat ini dijalankan mendekati ideal sebagaimana yang pernah Rasulullah SAW contohkan maka friksi-friksi yang ada dalam masyarakat akan semakin berkurang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;"  lang="SV" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;B. RUMUSAN MASALAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Masalah yang bisa penulis kemukakan disini adalah bahwa pemimpin saat ini memposisikan dirinya hanya sebagai raja bukan menjadikan / memposisikan dirinya sebagai Khalifah yang memberikan rasa adil bagi masyarakat dan sebagai pelayan masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Sedangkan masyarakat menjadi orang – orang yang tidak memiliki posisi apapun dan tidak mampu memberikan kontribusi dalam pelaksanaan tujuan yang ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;C. BATASAN MASALAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pemimpin dan Masyarakat seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Sul-Sel demi terwujudnya masyarakat Madani Sul-Sel&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;BAB II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;P E M B A H A S A N&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kepimpinan, sebagaimana yang selalu terbukti berulang-ulang dalam sejarah, memberikan porsi tersbesar bagi masalah yang dihadapi setiap bangasa atau sebaliknya, kemajuann yang merkea ciptakan dalam seluruh potongan sejarah mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Ideologi, agama, nilai-nilai pengetahuan dan system hanyalah kumpulan benda-benda mati sampai ia mendapatkan tiupan ruh kehidupan dari para pemimpin. Kita dapat merumuskan ratusan bahkan ribuan solusi teknisi untuk krisis kita saat ini, tetapi tidak satu pun dari solusi tersebut akan mampu mengubah kondisi kita secara efektif kecuali bila dijalankan oleh pemimpin yang andal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Kepemimpinan yang kuat dan baik tidaklah menjadi jhaminan utnuk dapat teratasinya kesulitan – kesulitan yang ada, tapi kepimpinan yang kuat dan baik memastikan bahwa solusi strategis dan teknis yang kita rumuskan dpapat bekerja secarat benar dan efektif. Itulah kunci penyelesain maslaahnya. Tapi itulah kunci masalah kita : itulah krisis dibalik semua krisis yang kita alami : krisis kepemimpinan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Dalam hal ini, kepemimpinan yang efektif yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang membutuhkan pemimpin yang dapat mengarahkan kehidupan mereka yang lebih berarti minimal pemimpin tersebut memiliki empat Kriteria yaitu : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Pertama, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;fungsi direksi dan inpirasi. Para pemimpin tersebut harus dapat merumuskan arah dan tujuan secara jelas, sederhana dan benar. Dimana pada saat yang sama ia harus mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat yang sedang bingung dan gamang. Arah yang dimaksudkan disini adalah kemampuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat dan inspirasi yang kami maksud adalah agar masyarakat bisa ikut serta dalam pencapaian tujuan bersama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Kedua, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;fungsi pembangun kekompakan &lt;i style=""&gt;(solidarity maker). &lt;/i&gt;Bangsa yang mengalami krisis mudah mengalami perpecahan karena hilangnya rasa saling percaya –rasa saling percaya antara pemimpin dan masyarakat, juga rasa percaya antara masyarakat dan masyarakat-. Sering kali potensi yang ada dalam masyarakat begitu besar, namun terkadang itu hanyalah lidi-lidi yang tidak memiliki makna karena tidak bisa disatukan oleh pemimpin mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Ketiga, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;kamampuan teknis. Persoalan–persoalan yang ada dalam masyarakat saat ini terlalu rumit untuk dapat diselesaikan dengan retorika semata. Harus ada kompetensi teknis –dalam bentuk ilmu pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan- yang memadai untuk dapat menjalankan roda pemerintahan dengan efektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Keempat, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;integrasi akhlak dan kepribadian. Inilah inti penting dari semua yang telah kami sebutkan diatas. Tiga fungsi di atas hanya akan efektif jika seorang pemimpin transisi memiliki integritas kepribadian. Dari sinilah datangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin. Dalam kondisi saat ini, tidak ada sesuatu yang lebih mahal dipertaruhkan seorang pemimpin selain kredibilitas dirinya di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mata publik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Keempat fungsi itulah yang sesungguhnya hilang dari pemimpinan saat ini. Bangsa kita mengalami krisis yang berkepanjangan ini jelas tanpa arah yang jelas karena pemimpin kita tidak pernah menetapkan arah pejalanan bangsa. Masalah-masalah ekonomi dan sosial tidak dapat terselesaikan karena dikelola oleh pemimpin–pemimpin yang tidak berpengetahuan dan tidak memiliki kecakapan kepemimpinan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Yang lebih parah lagi, kondisi masyarakat saat ini berjalan tanpa adanya kepercayaan terhadap akhlak pemimpinannya. Pemimpin tersebut bukan hanya tidak berpengetahuan dan tidak kompeten tetapi juga pemimpin tersebut tidak dapat dipercaya secara moral.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Namun, hal ini pun masih belum dapat memberikan hasil yang maksimal jika tidak di dukung oleh kualitas masyarakat yang baik pula. Oleh sebab itu, masyarakat –khususnya manusia Muslim- harus direkonstruksi ulang dalam tiga tahapan rekonstruksi yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; harus ditata kembali afiliasinya kepada Islam sebab keislaman kaum muslim saat ini lebih banyak dibentuk oleh warisan sosial bukan oleh pemahaman dan kesadaran mendalam tentang islam. Keislaman dengan basis seperti ini membuat kaum muslimin tidak memiliki bobot sosial yang berat, tidak memiliki imunitas yang mampu membuatnya bertahan dari berbagai macam invasi budaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt; setelah itu setiap muslim harus dibawa kedalam komunitas muslim yang besar dimana ia menjadi bagian dari masyarakat dan berpartisipasi dalam membangun masyarakat tersebut. Sehingga pada tahap pertama membentuk keshalehan individu maka pada tahap ini adalah membentuk keshalehan kolektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Ketiga, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;apabila kedua tahapan diatas telah tercapai maka pada tahap ini kita perlu menjamin bahwa setiap individu tersebut telah mencapai tingkat optimal untuk berpartisipasi dalam menjalankan agenda-agenda perbaikan dan pembangunan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 150%;font-family:Arial;font-size:12;"  lang="SV" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;BAB III&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;P E N U T U P&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;A. KESIMPULAN &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Demi terwujudnya masyarakat madani Sulawesi Selatan maka ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh Pemimpin dan Masyarakat Sul-Sel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Pemimpin yang ada minimal memiliki empat kriteria yaitu memiliki fungsi direksi dan inpirasi, &lt;i style=""&gt;solidarity maker, &lt;/i&gt;kamampuan teknis, integrasi akhlak dan kepribadian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Sedangkan masyarakat yang ada harus dibentuk untuk dapat memiliki keshalehan pribadi, keshalehan kolektif dan terakhir adalah kemampuan untuk memberikan secara optimal tenaganya untuk menjalankan agenda perbaikan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;B. SARAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Melalui tulisan ini penulis ingin memberikan beberapa saran bahwa seorang pemimpin, ia perlu turun secara langsung untuk melihat kondisi masyarakatnya, lihatlah seperti kepemimpinan seorang Abu Bakar Siddiq yang turun kerumah-rumah penduduknya hanya sekedar ingin melihat kondisi masyarakatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Seorang Pemimpin harus dapat memberikan contoh keteladanan seperti Rasulullah SAW dimana tujuannya hanyalah Allah SWT dengan komitmen yang tinggi terhadap Islam, yang seimbang antara Mu`amalah dengan ibadah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Khendaknya pula seorang pemimpin adalah orang yang mau dan siap di kritik dan tidak merasa bahwa dirinya adalah segalanya sehingga orang lain dianggapnya tidak berguna. Serta menjadikan islam sebagai ideologinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;penulis: arif athul mahmudah&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-3254229778050528046?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/3254229778050528046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=3254229778050528046' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3254229778050528046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3254229778050528046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/12/kepemimpian-efektif-ditengah.html' title='KEPEMIMPIAN EFEKTIF DITENGAH MASYARAKAT'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-4703293731845493101</id><published>2007-11-30T08:19:00.000-08:00</published><updated>2007-11-30T08:22:26.919-08:00</updated><title type='text'>4L : LOE LAGI LOE LAGI</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Kok antum lagi yang harus menyelesaikan tugas ini. Kemana ikhwah yang lain?? Ana hanya menjalankan amanah. Kalau soal itu, antum Tanya saja dengan mas`ul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Inilah sepenggal kisah –dari sekian banyak kisah- dakwah. Tidak jarang dalam periode awal kita berhimpun dalam dakwah ini banyak ikhwa yang suka bekerja. Namun dalam perjalannya hal ini tidak mampu dipertahankan sehingga yang tersisa hanyalah sedikit orang. Kemudian amanah dakwah terjebak dalam fenomena 4L.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Bisa saja kita membela diri bahwa ini adalah masalah sunatullah, Allah-lah yang menetapkan dan memilih siapa yang dikehendaki-Nya. Namun, seringkali kita lupa bahwa perekat dakwah adalah &lt;b style=""&gt;ukhuwah&lt;/b&gt;.Ukhuwah menjadi faktor yang paling mampu mengikat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;komitmen dakwah, menghasilkan motivasi dan juga mampu meminimalisir konflik. Bahkan, ukhuwah mampu memberikan suasana yang tidak diberikan oleh aktivitas lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Tariklah garis hidup kita ke belakang. Ingat kembali saat awal kita berinteraksi dengan dakwah. Apa yang menyebabkan kita berada dikomunitas dakwah. Adakah yang menjanjikan kenikmatan materi, kedudukan, atau fasilitas kehidupan lain, Tentu tidak !!. Namun, mari kita hitung kembali semua hari itu. Apakah setiap kali kita melihat ikhwah kita, yang pertama teringat adalah memenuhi hak ukhuwahnya. Apakah pertanyaan kita sebelum menuntut hak ukhuwahnya adalah seputar keberadaannya, apakah dari tatap matanya kita mampu menangkap sebuah isyarat beban, ataukah sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Disebelah manakah diri kita dari seruan dakwah yang penuh cinta kasih : “&lt;i style=""&gt;betapa inginnya kami agar umat ini mengetahui bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri. Kami bangga ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus kehormatan mereka jika itu memang tebusan yang diperlukan”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Masih adakah alasan bagi kita untuk menunda sebuah sikap mulia &lt;i style=""&gt;mencintai saudara kita. &lt;/i&gt;Masikah ambisi lain dalam diri kita untuk bersengketa dengan mereka. Kecuali bahwa niat ikhlas karena Allah telah berganti pamrih atau hati lembut telah menjadi batu. Sekaranglah saatnya kita kembali merajut ukhuwah. Memeluk setiap hati yang pernah ada kesat dengannya. Menghampirinya dan menyatakan kerelaan dengan ikhlas. Biarlah fenomena 4L berlangsung karena sunatullah. Namun, jangan sampai fenomena tersebut terjadi karena kontribusi kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Setelah itu kita semua bisa berkata : “ Kami tidak mengharapkan harta benda atau imbalan lainnya. Tidak juga popularitas apalagi sekedar ucapan terimakasih. Kami adalah milik kalian, wahai saudara-saudara kami tercinta. Sesaat pun kami tidak pernah menjadi musuh-musuh kalian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; color: black;"&gt;Dan setelah semua itu, segala kesulitan dan tantangan dakwah akan terasa bagaikan kabar gembira yang memberitahukan kita bahwa kita semakin dekat dengan Allah, kita berpijak dijalan yang benar dan insya Allah kita akan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tergabung dengan kafilah yang menang dan dimenangkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;“&lt;i style=""&gt;akhi, antum adalah harta tebesar dalam hidup hari ini. Dengan senyum ikhlas antum, dengan kesabaran antum, dengan lapang dada antum, bahkan dengan marah dan sikap keras antum. Itu adalah penguat tapak kaki berjalan dalam dakwah. Semoga rasa maaf antum mampu mengganti kemurkaan Allah”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-family: arial;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Dikutip dari bulletin Al Izzah No.19/Th.2, 31 Juli 2001 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-4703293731845493101?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/4703293731845493101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=4703293731845493101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/4703293731845493101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/4703293731845493101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/11/4l-loe-lagi-loe-lagi.html' title='4L : LOE LAGI LOE LAGI'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-2446711828153976710</id><published>2007-09-05T23:40:00.001-07:00</published><updated>2007-09-05T23:57:56.759-07:00</updated><title type='text'>RAHASIA BESAR PERANG BADAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rt-kZ_HlwUI/AAAAAAAAAA8/6FHRimJhjH4/s1600-h/BadrMinature.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 268px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rt-kZ_HlwUI/AAAAAAAAAA8/6FHRimJhjH4/s320/BadrMinature.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106981268808384834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;oleh: Arif Athul Mahmudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt; suatu rahasia besar dalam peristiwa ini, yaitu sesuatu yang di pilih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh Allah swt, untuk perang besar pertama kaum Muslimin. Perang ini terjadi pada bulan Ramadhan. Persiapan dan pengondisian perang ini telah berlangsung setahun sebelumnya, tapi perang baru terjadi pada bulan Ramadhan, pada saat Allah SWT pertama kali mewajibkan ibadah puasa kepada kaum Muslimin. Jadi puncak pertarungan antara kebenaran dan keadilan itu terjadi pada saat kaum Muslimin sedang berpuasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Dalam perang ini sesungguhnya terjadi dua kemenangan besar. Kemenangan pertama adalah kemenangan di alam jiwa. Perang ini terjadi saat jiwa saat mereka – kaum Muslimin- berada di puncak keimanan, jiwa mereka sedang melanglang buana di langit keimanan dan tawakal, hasrat dan rindu hanya terpaut ke syurga. Kepercayaan yang tidak terbatas kepada Allah SWT, tekad baja yang tidak terkalahkan dalam menegakkan kebenaran, keberanian yang tak pernah disentuh oleh rasa takut,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Puasa, mengantarkan pada kemenangan di alam jiwa, Kaum Muslimin selalu mencatat rekor kemenangan – kemenangan besar di bulan Ramadhan. Muzaffar Quthus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menaklukan pasukan Tartar dalam perang `Ain Jalut pada bulan Ramadahan, Salahuddin Al Ayyubi mengusir pasukan salib dari tanah Palestina dalm perang Hithin juga pada bulan Ramadhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Kemenagan kedua di alam nyata itu adalah buah dari kemenangan di alam jiwa &lt;i style=""&gt;( di kutif dari buku &lt;b style=""&gt;“dari &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;gera&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;kan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ke&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Negara, oleh H.M Anis Matta hal. 33-35)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Saudaraku !!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Nam&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;un sungguh sangat disayangkan kondisi umat Islam saat ini, Risalah Islam yang Agung tidak lagi diemban oleh manusia-manusia yang agung, akal-akal raksasa itu tidak lagi hadir ditengah masyarakat, para negarwan besar itu sedang merangkak susah payah dalam pergolakan kemiskinan. Keagungan risalah ini seperti sedang mengalami gerhana, sementara manusia di bumi merangkak dalam kegelapan, “&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;alangkah agungnya agama ini kalau saja ada manusia-manusia besar yang mengembannya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Itulah masalah kita. Akal-akal muslimin saat ini, bukan hanya tidak berdaya memahami zamannya tetapi bahkan ia tidak sanggup memahami dirinya sendiri, tidak sanggup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;memahami sumber ajarannya sendiri, tidak sanggup memahami warisan peradabannya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:black;"   &gt;Akhi……………….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Sudah saatnya kita kembali, kembali kepada ajaran islam secara kaffah sesuai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;petunjuk Al Qur`an dan Sunnah .Janganlah lagi menjadikan agama ini hanya sebagai identitas kita tetapi tidak pernah mau mengamalkan ajarannya. Mari kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai awal kebangkitan kita, kebangkitan umat Islam dalam segala aspek kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Sudah saatnya kaum Muslimin, khususnya para pemimpin dan pemikirnya, termasuk anda !!! harus memfokuskan pada agenda-agenda besarnya, membangun aliansi besar umat Islam, membangun fondasi social poitik bagi kehidupan yang kokoh,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mematangkan aksi-aksi kita di lapangan, meningkatkan kemampuan mobilisasi &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;massa&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;, dan lain lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;Sudah saatnya kita membiasakan diri untuk mengerjakan agenda-agenda besar itu dan juga harus segera meninggalkan agenda-agenda kecil seperti menjawab ocehan kalangang Islam Liberal, membela diri dari tuduhan sebagai teroris, dan agenda-agenda lain yang kontra produktif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;color:black;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-2446711828153976710?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/2446711828153976710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=2446711828153976710' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2446711828153976710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2446711828153976710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/09/rahasia-besar-perang-badar.html' title='RAHASIA BESAR PERANG BADAR'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rt-kZ_HlwUI/AAAAAAAAAA8/6FHRimJhjH4/s72-c/BadrMinature.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-1193526961493825977</id><published>2007-09-05T01:32:00.002-07:00</published><updated>2007-09-05T01:55:32.979-07:00</updated><title type='text'>Pokok-Pokok Pemikiran Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir, MA dalam Buku Menuju Jama’atul Muslimin (telaah sistem jamaah dalam gerakan Islam)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;oleh Nono&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977#_ftn1" name="_ftnref1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;1. Pendahuluan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setelah Periode emas kejayaan Islam yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimulai dari pemerintahan rasulullah di negara madinah sampai keruntuhan Kekhilafaan Turki usmani oleh seorang yang bernama Mustafa Kemal Pasha, yang kemudian dikenal sebagai mustafa kemal Attaturk tahun 1924, akhirnya negeri-negeri muslim terporakporandakan dan terpeceh belah menjadi ratusan &lt;i&gt;Nation State.&lt;/i&gt; Bersamaan dengan itu pula berbagi usaha dilakukan oleh umat islam yang terwakili oleh bermacam kelompok kelompok perjuangan yang memiliki mimpi dan cita-cita mengembalikan kejayaan dan kehormatan di tangan kaum muslimin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam pengantar buku ini Dr. Salim Segaf Al Jufri mengatakan bahwa meski kekhilafahan kesultanan Utsmaniayah tidak sepenuhnya mencerminkan (melambangkan) moralitas Islam secara keseluruhan, keruntuhannya tetap menjadi pukulan politik yang menyakitkan, karena bagaimanapun institusi ini pernah menjadi simbol Supremasi Islam sebagai rahmatan lil alamin di muka bumi. Harapan akan kembalinya sebuah pemerintahan Islami tetap menjadi cita-cita umat ini karena dilandasi oleh isyarat Rasulullah dalam Hadist yang diriwayatkan oleh ahmad dan Baihaqi bahwa Umat muslim akan hidup dalam lima periode, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Periode Nubuwwah, yaitu masa kaum muslimin hidup bersama Rasulullah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Periode Khilafah atas Minhaj Nubuwwah, yang terwakili masa Khulafaur Rasyidin yang berlangsung ±30 Tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mulkan ’adhon, periode penguasa yang suka menindas meski pola pemerintahannya didasarkan pada sistem pemerintahan Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mulkan Jabbariyyah, dimana kaum muslim tertindas dalam pemerintahan penguasa sekuler (zaman sekarang)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Khilafah ’ala manhaj nubuwwah, kembalinya pemerintahan islam yang sesuai dengan al Qur’an da As-Sunnah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hadist Inilah yang telah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menginspirasi gerakan-gerakan islam di seluruh dunia yang yakin akan kebenaran nubuwat tersebut. Lahir (kembalinya) sebuah Jama’atul muslimin yang diimpikan, walaupun begitu banyak penafsiran-penafsiran mengenai apa, siapa, bagaimana, dan bilamana wujud Jama’atul Muslimin ini termanifestasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2. Jama’atul Muslimin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam &lt;i&gt;Al-Mu’jam al-Wasith&lt;/i&gt;, menurut bahasa Jamaah diartikan sebagai ”Sejumlah besar manusia”, atau ”sekelompok manusia yang berhimpun untuk mencapai tujuan yang sama”. Sedangkan menurut syari’at berdasarkan hadist nabi melalui&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penelitian imam asy-Syatibi adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jama’ah adalah para penganut Islam apabila bersepakat atas suatu perkara, dan para pengikut agama lain diwajibkan mengikuti mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Masyarakat umum dari penganut islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kelompok ulama mujtahidin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jamaah ialah Jama’atul Muslimin apabila menyepakati seorang Amir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Para sahabat Rasulullah secara khusus&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977#_ftn2" name="_ftnref2" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jama’atul Muslimin mempunyai kedudukan yang mulia dalam syari’at islam, sanagat banyak ayat-ayat dan hadit yang menunjukkan urgensi dari sebuah jama’atul muslimin, sekaligus menujukkan risiko yang harus ditanggung oleh umat ini ketika tidak berada dalam satu jama’ah, seperti Ali Imran: 103 dan 105; ar-Rum 31-32; Thaha: 94; dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pernyataan yang muncul sekarang: adakah Jama’atul Muslimin di dunia dewasa ini? Berdasarkan defenisi-defenisi tersebut, kita bisa sampai pada kesimpulan bahwa &lt;b&gt;&lt;i&gt;Jama’atul muslimin sekarang ini tidak ada lagi. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Yang ada hanyalah &lt;b&gt;&lt;i&gt;Jama’ah dari sebagian kaum muslimin&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;(Jama’atul minal Muslimin)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977#_ftn3" name="_ftnref3" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan &lt;b&gt;&lt;i&gt;Negara sebagian dari kaum Muslimin, &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;bukan &lt;b&gt;&lt;i&gt;Negara Kaum muslimin&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3. Strukutur Organisasi Jama’atul Muslimin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Satu hal yang paling penting adalah keberadaan umat islam dalam sebuah Jama’atul muslimin. Pengarang &lt;i&gt;al-Mufradat fi gharibil Qur’an&lt;/i&gt; menyatakan umat adalah setiap jama’ah yang disatukan oleh sesuatu hal; suatu agama; satu zaman; atau satu tempat. Baik faktor pemersatu itu dipaksakan atau berdasarkan atas pilihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Secara geografis tempat bagi umat islam di sini disebut sebagai :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Darul Darul A’dl (wilayah yang diperintah oleh penduduknya dangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Kitab Allah dan sunnah rasul-Nya. Dalam prosesnya darul Ad’l ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkembang perjuangan panjang yang bermula dari &lt;i&gt;darul islam&lt;/i&gt; secara umum yang akan berhadap-hadapan dengan &lt;i&gt;darul Harb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setiap Bumi yang diinjak oleh orang Muslim pada asalnya adalah bumi kaum muslimin, maka ia berkewajiban menegakkan hukum Allah di atasnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sejatinya pada dewasa ini tidak ada lagi yang dikatakan &lt;b&gt;&lt;i&gt;darul ’adl&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Pemerintahan di afrika, arab, dll sebenarnya bukan sebenar-benarnya dipimpin oleh umat islam. Negara ini dikategorikan sebagai &lt;b&gt;&lt;i&gt;darul Islam&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, tapi bukan &lt;b&gt;&lt;i&gt;darul ’adl.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam umat Muhammad sendiri ada dua golongan yang bebbeda, yaitu golongan yang menerima islam secara universal dan menyeluruh, dan ada juga yang tidak. Yang terakhir inilah menjadi objek dakwah untuk memasukkan mereka ke dalam barisan kaum muslimin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Umat islam mempunyai karakteristik dan sendi-sendi utama yang terejawantahkan dalam beberapa ciri khas, antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Aqidah yang bersih dari segala bentuk kemusyrikan, pengakuan terhadap &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Allah secara uluhiyah, rububiyah, nama-nama serta sifat-sifatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Aqidahnya bersifat komprehensif dan menyeluruh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Manhaj Islam bersifat murni dan terpelihara oleh Allah SWT (Rabbaniyah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesempurnaan dalam manhaj&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Prinsip pertenaghan (moderat) dan keadilan dalam segala persoalan seperti dalam pandangan sayyid quthb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Unsur unsur kesatuan Islam yang paling penting ialah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan Aqidah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan ibadah (Qs. Adz-Dzariyat: 56)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan adat dan prilaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan Sejarah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan Bahasa (Bahasa Arab yang menjadi bahasa dunia islam)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan Jalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan &lt;i&gt;Dustur&lt;/i&gt; (sumber undang-undang)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kesatuan pimpinan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3. Syura (Musyawarah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Umat yang telah dipaparkan diatas, dalam sebuah jama’atul muslimin memerlukan pilar utama yang berfungsi sebagai &lt;i&gt;ahlul aqdhi wa hilli, &lt;/i&gt;yaitu syura. Ini diperkuat dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;firman Allah surat ali’ imran: 159. ”.... Dan bermusyawarahlah denagn mereka dalam urusan itu,,”. Begitupun banyak sekali nash-nash yang menjelaskan betapa besar peran syura dalam kehidupan umat. Selain karena sebenarnya syura sudah menjadi tabiat (kecenderungan) manusia yang tertanam pada kepribadiaannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Syura adalah pilar dalam umat islam, tanpanya umat islam akan kehilangan kemaslahatan dan kelaikannya. Dalam Qs. Syura: 36-39, perintah untuk syura ini disandingkan dengan iman, tawakkal, menjauhi dosa-dosa besar, juga menuju seruan Rabb denagn mendirikan shalat dan membayar zakat. Pada sirah nabawiyah dapat ditelisik bagaimana Rasulullah SAW bersama para sahabatanya memimpin umat dan membangun peradaban didasari pertimbangan-pertimbangan dan mekanisme umpan balik dalam syura.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Syarat-syarat Anggota syura dalam syari’at adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;orang-orang yang dapat garis perjalanan umat ini sesuai dengan al-Qur’an dan sunnah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terpelihara akhlaknya (Bukan pelaku dosa)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Orang-orang yang terpercaya dari kalangan ahli ilmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Orang yang mampu dan berkompeten meluruskan para pemimpin ketika terdapat kekeliruan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Imam Mawardi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyimpulkannya menjadi tiga hal:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;’Adalah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;(kadilan); para ulama sepakat syarat &lt;i&gt;’Adalah&lt;/i&gt;, ialah: Islam,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merdeka, lelaki, dan baligh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mempunyai ilmu dalam masalah yang dimusyawarahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pemikiran yang cerdas dalam memilih pendapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;dalam majelis syura hendaknya dibuat Lajnah-lajnah atau komisi-komisi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;untuk permasalahan tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Masalah yang diselesaikan melalui syura menurut sebagian ulama adalah ketika permaslahan itu tidak ada dalam nash ataupun terkait denagn persoaln muamalah. Selain itu, syura juga yang didasarkan pada sunnah nabi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sangat mengedepankan prinsip mayoritas, walaupun mirip dengan demokrasi, tidak dapat dikatakan bahwa syura sejatinya adalah demokrasi. Karena dalam demokrasi keputusan mayoritas adalah bersifat mutlak, sedangakan dalam syura meski sampai pada mayoritas mutlak, tetap tunduk pada Al-Qur’an dan sunnah sebagai acuan. Ketika bertentangan, keputusan syura itu harus gugur dihadapan syariat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;4. Imamah ’Uzhma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setelah poin-poin diatas, satu hal lagi yang urgen dalam sebuah jama’aul muslimin ialah keberadaan imamah. Menurut bahasa Imam adalah Setiap orang yang dianut sebuah kaum baik mereka dalam jalan yang lurus maupun sesat.&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977#_ftn4" name="_ftnref4" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Sedangkan menurut ahli tafsir seperti berdasarkan Al-Qur’an dan pendapat ulama bahasa imam adalah lafazh yang berarti kepemimpinan tertinggi di antara mereka, ke atas pundaknya diletakkan tanggung jawab kebaikan mereka dalam agama dan dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Syarat-syarat Imam atau Kilafah ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menurut Imam Mawardi adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;’Adalah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;, berikut emua persyaratannya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ilmu yang dapat mengantarkan kepada Ijtihad dalam berbagai kasus dan Hukun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sehat panca Indera Seperti pendengaran, penglihatan, dan lisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tidak memiliki cacat badan yang dapat menggangu kesigapan dalam bekerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mempunyai padangan yang dapat membawa kepada kebajikan rakyat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Memiliki keberanian dan kegigihan untuk melindungi kawan dan mememerangi lawan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Berketurunan Quraisy (para ulama berbeda pendapat dalam hal ini, tapi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Yang paling kuat adalah tidak menutup kemungkinan imamah selain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;dari Quraisy)&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977#_ftn5" name="_ftnref5" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;5. Tujuan Jama’atul Muslimin dan Sarananya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tujuan ini terbagi menjadi dua, yaitu tujuan-tujuan khusus bagi umat Islam; serta tujuan-tujuan umum menyangkut semua manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tujuan-tujuan khusus bagi umat Islam meliputi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Membina pribadi muslim dan mengembalikan kepribadian Islam setelah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;dihancurkan peradaban asing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Membina keluarga Islam dan mengembalikan karakteristiknya yang asli&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menciptakan manusia muslim sejati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Membina masyarakat Islam yang akan mencerminkan dakwah dan perilaku islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mempersatukan umat Islam di seluruh dunia pada satu front perlawanan kepada kekafiran, kemunafikan, dan kemusyrikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tujuan-tujuan Umum Bagi Jama’atul Muslimin:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Supaya manusia menyembah pada Rabb yang Maha Satu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menjalankan priinsip amar-ma’ruf nahi mungkar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menyampaikan dakwah islam pada semua manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menghapuskan fitnah dari seluruh dunia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menaklukkan Roma, Ibu kota Italia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Memerangi semua manusia sampai mereka bersaksi dengan kesaksian yang benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sarana terpenting Jama’atul muslimin dalam mencapai &lt;b&gt;tujuan-tujuan khusus&lt;/b&gt; adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;1. Wajib mengendalikan media massa, pengajaran, ekonomi, dan alat-alat negara lainnya kepada Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2. menghancurkan segala unsur kemunafikan dan kefasikan di dalam umat dan membersihkan masyarakat daripadanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3. Memepersiapkan uamat islam sebaik-baiknya sehingga sesuai denagan tuntutan di masa datang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sarana terpenting Jama’atul muslimin dalam mencapai &lt;b&gt;tujuan-tujuan umum&lt;/b&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menjelaskan prinsip-prinsip Islam kepada semua manusia melalui berbagai media massa di dalam negara Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menuntut semua manusia agar masuk Islam, karena Islam telah membatalkan semua agama sebelumnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menuntut semua agama agar tunduk kepada ajaran Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengumumkan jihad bersenjata secara terus menerus sampai tercapai kemenangan terhadap semua pihak yang menolak tuntutan-tuntutan jama’atul muslimin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;6. Jalan menuju Jama’atul muslimin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setelah menyadari keadaan keadaan diatas maka tidak ada pilihan selain berusah mewujudkan hukum-hukum Islam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Berkata ustadz Al-Maududi mengatakan bahwa ” Di antara sunnatullah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di atas bumi ini adalah, bahwa dakwah (Islam) ini diperjuangkan oleh orang-orang yang senatiasa memeliharanya dan mengatur urusannya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ustadz Hasan Al-Banna mengatakan ”Dakwah ini wajib dibawa oleh suatu jamaah yang memepercayainya dan berjihad di dalamnya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ustadz Sa’id hawwa mengatakan, ”satu-satunya penyelesaian iaalah harus tegaknya jamaah.” Serta berbagai tanggapan para pemikir-pemikir islam lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;7. Rambu-rambu dalam sirah nabi dalam Menegakkan jama’atul Muslimin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;1. Menyebarkan prinsip dakwah. Dalam tahap ini Rasulullah menempu dua &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Jalan yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kontak pribadi &lt;i&gt;(Ittishal Fardi)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kontak Umum &lt;i&gt;(Ittishal Jama’i)&lt;/i&gt;, melalui sarana seperti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                           &lt;/span&gt;- Mengumpulkan manusia dalam suatu jaumuan makan di &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                              &lt;/span&gt;rumahnya kemudian menyampaikan prinsip dakwah &lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;kepada mereka &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;-Mengumpulkan manusia pada suatu tempat lalu didakwahi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Pergi ke tempat pertemuan-pertemuan manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Ke berbagai negara menyampaikan dakwah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Megirim sutrat ke kapala suku dan raja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2. Rambu Pembentukan Dakwah. Kadang-kadang dalam pembinaan pembinaan jamaah dipakai cara kontak pribadi, kontak umum, atau kedua-duanya. Rasulullah menempuh cara tertentui dalam kondisi tersebut dengan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;a. Takwin (kadriasasi) dalam tahapan sirriyyah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;b. Takwin (kaderisasi) pada tahapan ’Alaniyah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;c. Takwin dalam tahapan sirriyyah dan ’Alaniyah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3. Konfrontasi bersenjata terhadap musuh dakwah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Konfrontasi melawan kebatilan adalah wewenang khusus pimpinan&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;tertinggi, Konfrontasi tidak dapat dilakukan kecuali setelah adanya tentara yang memadai untuk itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;4. Sirriyah dalam kerja membina Jama’ah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Faktor-faktor yang menjamin keberlangsungan proses pembinaan jamaah meliputu tiga hal:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sirriyah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; dalam pembinaan jamaah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersabar dalam berbagai kesulitan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menghindari konfrontasi melawan kebatilan dala dua tahapan awal: penyebaran dan takwin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Maksud sirriyah dala membangun jamaah adalah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;membatasi pengetahun program kerja pada lingkungan pimpinan. Seiap individu dalam kerja sirri ini tidak boleh tahu tugas anggota lain, tapi harus tahu tugas pribadinya sendiri. Tetap harus dilakukan mekanisme controlling, jangan sampai terjebak dalam kesalahan berpikir sehingga ajaran-ajaran islam yang seharusnya disebarluaskan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;justru dirahasiakan. Atau sebaliknya, ”mengobral” segala sesuatunya yang seharusnya menjadi rahasia gerakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;5. Bersabar atas Gangguan musuh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;6. Menghindari medan pertempuran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pemimpin yang bijaksana akan melihat faktor-fakto yang akan&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;mempertahankan eksistensi jamaah tersebut. fikrah menghindarkan anggota jamaah dari medan pertempuran dengan malakukan hijrah, seperti yang dilakukan rasulullah menghadapi kekejaman kaum kafir Quarisy pada waktu itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;8. Tabiat Jalan menuju Jama’atul Muslimin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tabiat jalan banyak dibicarakan dalam Al-Qur’an. Bentuknya pun beraneka ragam. Tapi dapat disimpulkan menjadi dua. Yaitu kebaikan dan keburukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sayyid Quthb menyimpulkan bentuk-bentuk ujian tersebut antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;penganiyayaan dari kebatilan dan para pelaku kebatilan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Fitnah yang menimpa keluarga dan orang-orang yang dicintai lantaran dirinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pemihakan dunia kepada orang yang menolak kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Keasingan di tengah lingkungan karena aqidah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mendapati bangsa-bangsa dan negara-negara di dunia tenggelam dalam kenistaan dan memusuhi Allah dan agama-Nya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;fitnah popularitas dan daya tarik kehidupan dunia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;fitnah lambatnya kemenangan dan panjangnya perjalanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Fitnah kebanggaan diri dan penyandaran segala sesuatu kepada dirinya setelah tercapai kemenangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tapi ini adalah sasaran dari tabiat jalan yanh dibuat Allah seperti ini, yaitu untuk mengetahui yang shalih dan yang thalih. Dan membuang yang jelek dari yang baik, serta membersihkan barisan dari unsur-unsur yang akan mengakibatkan kehancuran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;9. Jama’ah-jama’ah terpenting yang aktif di medan dakwah islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam buku menuju jama’atul muslimin, Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir memasukkan empat kelompok yang dikategorikan sebagai ”jamaah-jamaah terpenting”. Yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Jama’ah Anshar as-sunnah al-muhammadiyah ( dikenal dengan jamaah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salafy&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;hizbut Tahrir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Jama’ah tabligh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Ikhwanul Muslimin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pola-pola gerakan masing-masing kelompok tidak akan dipaparkan di sini karena sangat banyak referensi yang dapat dibuka untuk menelusuri akar pemikiran sampai pola perjuangan kelopok-kelompok ini. Namun yang patut menjadi catatan penting di sini adalah penilaian ustadz Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir pada pola gerakan Ikhwanul muslimin yang berbeda dan modern jika dibandingkan yang lain. Serta menilai islam secara komprehensif; tidak membatasinya dalam sekat-sekat pemabahasan semata-mata dakwah politik atau sebaliknya dakwah moral &lt;i&gt;an sich. &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style=""&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;hr style="height: 2px;font-size:78%;" align="left"  width="33%"&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;div style="" id="ftn1"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977#_ftnref1" name="_ftn1" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; mahasiswa FKM Unhas jur. Epidemiologi 2004, ketua KAMMI unhas 2006-2007&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="" id="ftn2"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;amp;postID=1193526961493825977#_ftnref2" name="_ftn2" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;i&gt;al-I’tisham 2-200-265 asy-syathibi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="" id="ftn3"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977#_ftnref3" name="_ftn3" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Jama’ah seperti IM, jama’ah tabligh, dll dalam pengertian syar’i adalah &lt;i&gt;Jama’atun min Jama’atil muslimin &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="" id="ftn4"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;amp;postID=1193526961493825977#_ftnref4" name="_ftn4" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Lisanul Arab, Ibnu manzhur, 14/200-201&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="" id="ftn5"&gt;  &lt;p class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8471373973251091554&amp;amp;postID=1193526961493825977#_ftnref5" name="_ftn5" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Al –Ahkam as-sultaniyah, Mawardi hal.6&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-1193526961493825977?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/1193526961493825977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=1193526961493825977' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1193526961493825977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/1193526961493825977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/09/pokok-pokok-pemikiran-hussain-bin.html' title='Pokok-Pokok Pemikiran Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir, MA dalam Buku Menuju Jama’atul Muslimin (telaah sistem jamaah dalam gerakan Islam)'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-52822417504727202</id><published>2007-09-05T01:19:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T00:17:55.178-07:00</updated><title type='text'>KAMMI Unhas bersama seluruh elemen mahasiswa unhas dalam KAMU anti BHP menyatakan perang terhadap BHP!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rt-oR_HlwVI/AAAAAAAAABE/8qmxPriRkgY/s1600-h/polio_bu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rt-oR_HlwVI/AAAAAAAAABE/8qmxPriRkgY/s320/polio_bu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106985529415942482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;KAMMI Unhas menolak BHP!!!!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejarah Unhas road to BHP:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="margin-top: 0in;" start="2" type="1"&gt;&lt;ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Ekspose pd Rapat Senat Universitas &lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Persetujuan Senat untuk BHP [2004] dan Sayembara      BHP [mahasiswa &amp; Dosen], 2004&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Road      show Rektor utk seluruh fakultas [2005]&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Inisiasi      Unhas menuju BHP sejak thn 2004, setelah Evaluasi Kinerja PT-BHMN di      Cipanas Bogor&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pembentukan Tim BHP melalui SK-Rektor      [2005]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;‘Tracer      study’ terhadap alumni baru [2005]&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Disseminasi Dokumen ke Ketua2 Komisi      Senat Universitas, 2005&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Disseminasi ke Mahasiswa – Identitas      (Juni 2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Rapat      Kerja Universitas (22-23 Juni 2005)&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Rapat      Senat Universitas (18 Juli 2005)&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penyampaian dokumen BHP ke Dikti (20      Juli 2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;DIKTI      Reviewers’ Comments (Awal Agustus 2005)&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Presentasi Tim-BHP Unhas di DPT-DIKTI      (23 Agustus 2005)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="14" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengikuti hibah kompetisi I-MHERE utk      pendanaan persiapan BHP (Visitasi tgl 14-15 Okt 2005) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Gagal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Revised Dokumen BHP ke DPT (Januari      2006)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Response DPT &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; kunjungan klarifikasi April 2006&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Kompetisi      IMHERE 2.2.a (Menang Sept. 06)&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Rivised Dokumen BHP ke DPT (Oktober      2006)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sampai hari ini Unhas pun semakin bersolek (walaupun hanya luarnya) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"menyambut"&lt;/span&gt; BHP&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;(permasalahan secara konstitusional)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Permasalahan pada &lt;b&gt;pasal&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;font-size:14;"  lang="SV" &gt;53 ayat 1 UU Sistem Pendidikan Nasional&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt; yang berbunyi &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;font-size:14;color:red;"   lang="SV" &gt;'penyelenggara dan atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;color:red;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Pasal tersebut dianggap pemohon merugikan hak konstitusional yang diberikan &lt;b&gt;UUD 1945 pasal 27 ayat 1 mengenai segala warga negara bersamaan kedudukan dalam hukum, pasal 28A, pasal 28C ayat 2, pasal 28D ayat 1, pasal 28 ayat 1 dan pasal 28l ayat 2 mengenai hak hidup dan mempertahankan hidup&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;" &gt;Keberadaan pasal 53 dianggap menghilangkan hak yayasan sebagai penyelengara pendidikan formal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;PRINSIP-PRINSIP BHP versi rektorat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;" &gt;Nirlaba&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;" &gt;, yaitu tidak mencari keuntungan sehingga apabila timbul sisa lebih hasil usaha dari kegiatannya, baik secara langsung atau tidak langsung, maka seluruh sisa lebih hasil usaha tersebut wajib ditanamkan kembali dalam BHP selama-lamanya dalam kurun waktu 4 (empat) tahun, untuk meningkatkan kapasitas dan/atau mutu pelayanan pendidikan; &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Otonom&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu kewenangan dan kemampuan untuk menjalankan kegiatan secara mandiri, sehingga mampu menjalankan fungsinya secara kreatif; &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Akuntabel&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu kemampuan dan komitmen untuk mempertanggungjawabkan semua kegiatan yang dijalankan kepada para pihak yang berkepentingan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga menjadi BHP yang kredibel; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Transparan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu keterbukaan dan kemampuan menyajikan informasi yang relevan secara tepat waktu sesuai peraturan perundang-undangan dan standar pelaporan yang berlaku kepada para pihak yang berkepentingan, sehingga menjadi BHP yang kredibel; &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Penjaminan mutu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu komitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang sekurang-kurangnya memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan untuk melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan; &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Layanan Prima&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu orientasi dan komitmen untuk memberikan layanan terbaik, sehingga memuaskan para pihak yang berkepentingan terutama peserta didik; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Non diskriminasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu memberikan pelayanan pendidikan kepada calon peserta didik dan peserta didik secara berkeadilan, tanpa memandang latar belakang agama, ras, etnis, gender, status sosial, dan kemampuan ekonomi; &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Keberagaman&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu kepekaan dan sikap akomodatif terhadap berbagai perbedaan para pihak berkepentingan yang bersumber dari kekhasan agama, ras, etnis, dan budaya masing-masing; &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Keberlanjutan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu kemampuan untuk memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik secara berkelanjutan, sehingga harus menerapkan prinsip-prinsip manajemen dan penafsiran yang baik serta tidak melibatkan diri pada kegiatan yang beresiko tinggi; dan &lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Partisipatif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;, yaitu melibatkan para pihak yang berkepentingan dalam penyelenggaraan pendidikan, sehingga penyelenggaraan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama para pihak yang berkepentingan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;color:red;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;color:red;"   lang="SV"&gt;MITOS-MITOS pembohongan publik:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;color:red;"   lang="SV"&gt;(kenapa unhas ngebet banget pengen BHP) katanya karena:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Keniscayaan sesuai amanat UU Sisdiknas No:20 Thn 2003&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saat UU BHP diundangkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Tidak ada pilihan lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Daya tarik Unhas yg memburuk memerlukan transformasi yg massif (Transformasi ke Quality Oriented) &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;BHP merupakan kendaraan legal utk membawa tranformasi tsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span  lang="SV" style="color:red;"&gt;BAGAIMANA UNHAS KETIKA BHP ? (versi rektorat)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Unhas &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;akan memiliki otonomi didalam manajemen dan organisasi (governance), pengelolaan keuangan, SDM, dan aset secara efektif dan efisien. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dalam rangka menjalankan otonomi secara akuntabel dan auditable, maka Unhas sebagai institusi BHP dilengkapi dengan berbagai organ seperti badan audit dan quality assurance. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Unhas-BHP lebih otonom dan fleksible didalam menentukan struktur dan fungsi organisasinya sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman (dinamika lingkungan strategis). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Selama ini struktur organisasi Unhas sangat kaku karena terikat oleh Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 1999&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang diberlakukan seragam pada seluruh PTN di Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Unhas-BHP lebih otonom dan fleksible mengelola sumber dana yang diperoleh dari masyarakat (PNBP) berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;prinsip-prinsip transparansi, akurasi, dan relevansi sehingga auditable dan akuntabel. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Aset negara akan diserahkan kepada Unhas-BHP secara otonom sehingga pengelolaan aset menjadi lebih fleksibel dan efisien dengan menempatkan misi universitas sebagai tujuan utama. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Meskipun demikian pengelolaan aset harus dilakukan melalui sistem akuntansi dan inventori aset yang handal serta prosedur baku pengelolaan asset yang legal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Unhas akan memiliki strategi pengembangan SDM yang sejalan dengan misi Unhas berdasarkan prinsip meritokrasi yang mampu memicu kinerja dan prestasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Apakah setelah BHP SPP akan naik? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;-- jawaban rektorat--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tidak ada hubungan antara kenaikan SPP dengan perubahan status, karena dalam status Unhas sebagai PTN pun SPP bisa naik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jika Unhas menjadi Unhas-BHP, maka akan diperlakukan SPP berjenjang sesuai dengan kemampuan ekonomi mahasiswa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Artinya besaran SPP tidak sama untuk setiap mahasiswa namun disesuaikan dengan kemampuan ekonomi setiap mahasiswa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span  lang="SV" style="color:red;"&gt;Apakah orang kurang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mampu dari segi ekonomi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masih bisa bersekolah di Unhas-BHP?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;---jawaban rektorat---&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Unhas akan membuka akses yang seluas-luasnya kepada siswa yang memenuhi persyaratan secara akademik untuk menjadi mahasiswa di Unhas tanpa mempertimbangkan kemampuan ekonomi siswa yang bersangkutan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Melalui SPP berjenjang maka Unhas dapat melakukan subsidi silang terhadap mahasiswa yang kurang mampu termasuk prioritas pemberian beasiswa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Unhas-BHP menempuh kebijakan bahwa tidak boleh ada mahasiswa yang drop out hanya semata-mata karena alasan tidak mampu membayar SPP.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span  lang="SV" style="color:red;"&gt;Apakah Pemerintah akan menghentikan bantuannya ke Unhas yang telah menjadi BHP, atau tidak lagi mensubsidi Unhas yang telah menjadi Unhas-BHP?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;---jawaban rektorat----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pemerintah tetap memiliki tanggungjawab bagi Unhas-BHP, dan tetap memberi bantuan atau subsidi dalam bentuk &lt;i&gt;block grant&lt;/i&gt;, namun bukan lagi berbasis kepada input (seperti jumlah mahasiswa, dosen dan pegawai), melainkan berdasarkan kepada out put atau kinerja (jumlah lulusan, penelitian, publikasi dsb).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;KAWAN-KAWAN APA YANG DIKATAKAN PARA PENGUSUNG BHP DIATAS HANYALAH MITOS BELAKA!!! PELAJARAN DARI EMPAT UNIVERSITAS NEGERI YANG TELAH LEBIH DAHULU MENJADI PILOT PROJECT BHP DALAM BENTUK BHMN TAK MENUNJUKKAN PERBAIKAN APA-APA. MALAH SECARA KASAT MATA SEMAKIN MENEGASKAN BAHWA "ORANG MISKIN DILARANG KULIAH!!!!" DENGAN SPP YANG MENCEKIK LEHER.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span lang="ES"  style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;color:red;"  &gt;Berikut salah satu seruan penolakan dari beberapa elemen terhadap BHP dari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Koalisi Tolak Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan:&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="ES"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Latar Belakang&lt;br /&gt;Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa salah satu tujuan didirikan negara Indonesia adalah mencerdaskan seluruh rakyat. Cara yang digunakan untuk mencapainya dengan memanfaatkan institusi pendidikan seperti sekolah atau perguruan tinggi. Melalui institusi tersebut negara diberi kewajiban untuk membuka akses bagi semua anggota masyarakat agar memperoleh layanan pendidikan bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara lebih tegas hal tersebut dinyatakan dalam Pasal 31 amandemen keempat UUD 1945. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Kemudian agar benar-benar menjamin kewajiban tersebut dilaksanakan dengan baik, negara diharuskan menyediakan anggaran untuk sektor pendidikan. Jumlahnya tidak boleh kurang 20 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama dijelaskan dalam undang-undang sistem pendidikan nasional (UU Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003. Pemerintah dan pemerintah daerah diwajibkan memberi layanan dan kemudahan, serta menjamin pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa ada diskriminasi. Karenanya pemerintah dan pemerintah daerah wajib menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, pemerintah mengabaikan amanat konstitusi negara. Belum terlihat ada upaya yang serius untuk menghilangkan hambatan yang dihadapi warga dalam mendapat pelayanan pendidikan. Termasuk usaha untuk meningkatkan anggaran pendidikan hingga sesuai dengan patokan minimal yang ditetapkan dalam UUD 1945. Akibatnya, atas asalan biaya banyak warga yang tidak mendapatkan haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah sebaliknya, pemerintah justru mengeluarkan berbagai argumentasi untuk lepas tanggungjawab. Bahkan, beberapa aturan atau kebijakan pendidikan mulai menanggalkan kewajiban pemerintah atas warga, misalnya mengenai buku teks pelajaran. Dalam peraturan menteri 11/2005, tidak disebutkan adanya kewajiban pemerintah untuk menyediakan buku bagi pesarta didik termasuk pada tingkat dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih parah lagi, kini pemerintah tengah menggulirkan Rancangan Undang-Undang mengenai Badan Hukum Pendidikan yang merupakan turunan dari pasal 53 UU 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional. RUU tersebut diprioritaskan secepatnya diselesaikan. Apabila RUU tersebut disahkan, pemerintah memiliki legitimasi untuk melepaskan segala tanggungjawabnya dalam penyelenggaraan pendidikan kepada publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah RUU BHP&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;RUU BHP memiliki banyak sisi negatif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; sehingga akan berdampak buruk bagi pendidikan nasional apabila pemerintah mengesahkannya. Dari kajian yang telah dilakukan oleh Koalisi Tolak RUU BHP, ditinjau dari berbagai sudut seperti pilosofis, sosiologi, ekonomi, maupun hak asasi manusia, RUU tersebut bermasalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut Sosiologis&lt;br /&gt;Pemberlakuan RUU BHP akan mempertajam segregasi antar kelas sosial ekonomi. Penyerahan tanggungjawab pembiayaan kepada publik akan memunculkan konsekuensi terbentuknya jurang yang makin dalam antar-kelompok masyarakat; miskin dan kaya. Berkualitas atau tidaknya pelayanan pendidikan akan ditentukan sepenuhnya oleh jumlah dana yang bisa disediakan oleh peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala tersebut sudah mulai tampak saat ini. Sekolah mulai tingkat SD hingga SMU diberi berbagai macam label; unggulan, standar nasional, percontohan, plus serta standar internasional. Semakin tinggi kasta sekolah, akan semakin besar dana yang mesti disediakan oleh orang tua murid. Pada akhirnya, peserta didik yang berasal dari keluarga-keluarga miskin dengan sendirinya akan terbatasi akses ke sekolah-sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemisahan tersebut akan semakin kental apabila RUU BHP yang melegalkan pelepasan tanggungjawab pemerintah disahlkan. Akibatnya, tidak hanya akan terjadi kesenjangan mutu pendidikan yang diterima kelompok warga. Lebih jauh, secara tidak langsung akan konflik antar-warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut Anggaran&lt;br /&gt;Dari sudut pandang pengganggaran RUU BHP ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat mencoba ”lari” dari tanggungjawab dalam upaya menyediakan 20 persen anggaran pendidikan. Melalui RUU ini pemerintah pusat mengalihkan tanggungjawabnya kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Penyelenggaraan BHP akan dibebankan pada APBD dan menjadi tanggungjawab pemerintah daerah masing-masing serta peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUU BHP ini juga merupakan pemborosan terhadap anggaran. BHP dibentuk di pemerintahan daerah baik lembaga formal maupun non formal (asing). Konsekwensinya akan ada tambahan pembiayaan mengenai belanja modal, barang dan pengawai. Dalam belanja barang akan ada pembiayaan baru tentang penyediaan infrastruktur, operasional kantor dan pengawai. Baik dalam struktur BHP ataupun tenaga pendidikan menimbulkan adanya biaya tambahan pendidikan dalam hal pemberian tunjangan ganda terkait terlibat dalam struktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelegalan pungutan-pungutan niscaya akan terjadi melalui kemunculan Perda-perda yang akan dikeluarkan oleh masing-masing kepala daerah dengan tujuan memperkaya BHP dalam pelaksanaan pendidikan. Dibukanya saham atau investor dalam pelaksanaan BHP akan memberi peluang pencarian keuntungan dalam penyelenggaraan pendidikan di masing-masing daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut Ketenagakerjaan&lt;br /&gt;Dalam RUU BHP ini para guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil akan berubah menjadi karyawan BHP dilaksanakan paling lambat 9 tahun sejak penyelenggaraan dan/ atau satuan pendidikan formal yang bersangkutan disahkan sebagai BHP. Sebagai karyawan BHP proses pengangkatan, pemberhentian, status, jabatan, hak dan kewajiban karyawan BHP ditetapkan dalam perjanjian kerja berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta peraturan perundang-undangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak dari pengesahan RUU ini tidak hanya berakibat pada siswa. Guru sebagai salah satu unsur dalam pendidikan juga menerima dampak dari kebijakan ini. Guru akan berstatus sebagai karyawan BHP dengan standar upah dan kenaikan jabatan yang sangat ditentukan oleh satuan pendidikan dimana ia bekerja sesuai dengan kontrak kerja. Bukan tidak mungkin nasib guru akan lebih buruk lagi dibanding buruh. Selain itu, hubungan guru dengan pemimpin satuan pendidikan menjadi seperti layaknya majikan dan buruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut Hak Asasi Manusia&lt;br /&gt;Dalam konteks hukum HAM internasional, hak atas pendidikan diakui sebagai hak dasar manusia. Hal ini termuat dalam deklarasi universal Hak Asasi manusia (DUHAM) tahun 1948 pada pasal 26, dan turunannya dalam Konvenan hak ekonomi sosial, dan budaya (ekosob) tahun 1966 yang terdapat pada pasal 13. Pada tahun 2005 pemerintah Indonesia melalui UU No.11 tahun 2005 meratifikasi konvenan tersebut. Dengan demikian, Pemerintah Indonesia sudah terikat dalam perjanjian internasional untuk melakukan pemenuhan kewajiban hak atas pendidikan kepada warganegaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penjabaran hak atas pendidikan yang harus dipenuhi oleh negara yang telah meratifikasi konvensi hak- hak ekosob, Komite hak-hak ekosob PBB (CESCR) pada tahun 1999 telah membuat general comments E/C.12/1999/10 yang berisi empat instrumen yang wajib di penuhi oleh setiap negara yang telah meratifikasi hak-hak ekosob ini, dalam rangka keberhasilan pemenuhan hak atas pendidikan. Keempat instrumen tersebut yakni ;&lt;br /&gt;a. Ketersediaan – menuntut berbagai lembaga dan program pendidikan harus menyediakan sarana dan prasarana dalam kuantitas yang memadai seperti, bangunan sebagai perlindungan fisik, fasilitas sanitasi untuk laki-laki dan perempuan, air minum yang sehat, guru-guru yang terlatih dengan gaji yang kompetitif, materi – materi pengajaran, serta tersedianya fasilitas perpustakaan, laboratorium komputer dan teknologi informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aksesibilitas - mengharuskan lembaga dan program pendidikan harus bisa diakses oleh setiap orang, tanpa diskriminasi, di dalam yurisdiksi pihak negara. Aksesibilitas mempunyai tiga dimensi umum yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Non-diskriminasi – pendidikan harus bisa diakses oleh semua orang, terutama golongan paling rentan, dalam hukum dan faktual, serta tanpa diskriminasi terhadap bidang-bidang tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Aksesibilitas fisik - pendidikan harus berada dalam jangkauan fisik yang aman, mudah dijangkau secara geografis (misalnya, sekolah disekitar lingkungan tempat tinggal) maupun teknologi informasi modern (misalnya, akses terhadap program belajar jarak jauh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Aksesabilitas ekonomi - pendidikan harus bisa dijangkau oleh semua orang. Dimensi aksesibilitas ekonomi ini meliputi : pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun pendidikan tinggi. Mengingat pendidikan harus tersedia “gratis untuk semua kalangan’, pihak-pihak negara perlu secara progresif mengusahakan pendidikan menengah maupun pendidikan tinggi yang gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Akseptabilitas – menginginkan bentuk dan substansi pendidikan, termasuk kurikulum, dan metode pengajaran harus mudah diterima (misalnya, relevan, tepat secara budaya, dan berkualitas baik) untuk peserta didik dalam hal tertentu juga orang tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Kemampuan beradaptasi – pendidikan harus fleksibel, supaya bisa mengadaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan komunitas yang selalu berubah serta selalu bisa merespon kebutuhan peserta didik tanpa membedakan status sosial dan budayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat instrumen ini wajib dilaksanakan negara untuk memenuhi tanggung jawabnya terhadap hak atas pendidikan bagi warganegaranya, baik itu dalam produk perundang-undangan yang telah dibuat maupun yang baru berupa rancangan, sampai pada tingkat implementasi kebijakan untuk memenuhi hak atas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua alasan kuat bahwa pemerintah harus memenuhi kebutuhan hak atas pendidika. Pertama, pemerintah sudah meratifikasi konvenan hak-hak ekosob yang didalamnya memuat hak atas pendidikan. Artinya, pemerintah sudah terikat pada perjanjian internasional antar negara yang menyepakati konvenan ini dan mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Kesengajaan maupun kelalaian yang dilakukan pemerintah dalam pemenuhan hak atas pendidikan berdampak pada desakan dunia internasional/PBB terhadap Indonesia karena telah melanggar HAM. Kedua, hak atas pendidikan merupakan amanat konstitusi UUD 1945 yang merupakan dasar hukum tertinggi dalam sistem perundang-undangan di Indonesia. Kegagalan pemerintah melaksanakan amanat UUD 1945 bisa dikatakan pemerintah sudah melanggar konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut Hak Anak&lt;br /&gt;Pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal akan dicapai melalui pendidikan yang berkualitas. Secara eksplisit dalam Konvensi Hak-hak Anak (Convention of the Rights of the Child) Pasal 29 disebutkan bahwa negara harus membuat pendidikan dasar diwajibkan dan terbuka bagi semua anak. Selain itu, negara juga harus mendorong perkembangan bentuk-bentuk pendidikan menengah yang berbeda-beda, termasuk pendidikan umum dan pendidikan kejuruan, membuat pendidikan-pendidikan tersebut tersedia dan dapat dimasuki oleh setiap anak, dan mengambil langkah-langkah yang tepat seperti memperkenalkan pendidikan cuma-cuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konvensi lain yang juga mendukung pemenuhan hak anak terhadap pendidikan adalah Deklarasi Education for All (EFA) 1990 yang dibuat di Jomtien, Thailand dan disempurnakan di Dakar pada tahun 2000. Pada target pertama dan kedua konvensi ini mendorong negara-negara yang merativikasinya untuk memperluas dan meningkatkan pendidikan masa kanak-kanak terutama bagi kelompok yang terpinggirkan dan memastikan bahwa pada tahun 2015 semua anak terutama perempuan dan kelompok marginal lainnya memiliki akses terhadap pendidikan dasar yang bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instrument hukum di Indonesia yang memberikan perlindungan, pemenuhan, dan penegakkan hak-hak anak-anak yaitu UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Berkaitan dengan perlindungan terhadap hak atas pendidikan, pada pasal 48 disebutkan bahwa; “Pemerintah wajib menyelenggarakan pendidikan dasar minimal 9 tahun untuk semua anak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan dan Rekomendasi&lt;br /&gt;Beberapa hal yang dapat ditarik sebagai kesimpulan dari berbagai sudut pandang adalah bahwa RUU BHP merupakan :&lt;br /&gt;1. Bentuk pengingkaran terhadap konstitusi Negara yaitu Amandemen UUD 45 dan konvensi-konvensi internasional yang telah dirativikasi seperti DUHAM, Konvensi ECOSOC Rights, Konvensi Hak Anak, Deklarasi Education for All yang memberikan kewajiban kepada Negara untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas bagi rakyatnya&lt;br /&gt;2. Penyusunan RUU BHP menggunakan pendekatan ekonomi free market (pasar bebas) sebagai pisau analisanya yang menganalogikan lembaga pendidikan sebagai komoditas ekonomi.&lt;br /&gt;3. RUU BHP merupakan bentuk pelepaskan tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi hak atas pendidikan bagi warganegaranya dengan melakukan “privatisasi” dalam institusi pendidikan mulai pendidikan usia dini hingga pendidikan tinggi sampai pada tenaga pendidiknya (guru).&lt;br /&gt;4. RUU BHP merupakan pemicu bagi terjadinya segregasi masyarakat berdasarkan kelas ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, melepas tanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan berarti mendorong bangsa kearah kemunduran. Untuk mencegah hal tersebut kami menuntut pemerintah dan DPR agar :&lt;br /&gt;1. Membatalkan Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan&lt;br /&gt;2. Mengamandemen pasal-pasal dalam UU Sisdiknas yang mengamanatkan pembentukan BHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 1 Agustus 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliansi Orang Tua Peduli Transparansi Dana Pendidikan&lt;br /&gt;Indonesian Coruption Watch/Koalisi Pendidikan&lt;br /&gt;ISCO Foundation&lt;br /&gt;Kelompok Kajian Studi Kultural&lt;br /&gt;Lembaga Advokasi Pendidikan Anak Marjinal (LAPAM)&lt;br /&gt;Seknas Fitra&lt;br /&gt;Suara Hak Azasi Manusia (SHMI)&lt;br /&gt;Suara Ibu Peduli (SIP)&lt;br /&gt;Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;(dikutip dari situs internet)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;script language="JavaScript"&gt; if(window.yzq_d==null)window.yzq_d=new Object();window.yzq_d['cCFhAdG_fzY-']='&amp;U=128mql65i%2fN%3dcCFhAdG_fzY-%2fC%3d-1%2fD%3dMSMS%2fB%3d-1'; &lt;/script&gt;&lt;script language="JavaScript"&gt; if(window.yzq_d==null)window.yzq_d=new Object();window.yzq_d['ayFhAdG_fzY-']='&amp;U=127b000he%2fN%3dayFhAdG_fzY-%2fC%3d-1%2fD%3dSW5%2fB%3d-1'; &lt;/script&gt;&lt;script language="JavaScript"&gt; if(window.yzq_d==null)window.yzq_d=new Object();window.yzq_d['bCFhAdG_fzY-']='&amp;U=127fjgevh%2fN%3dbCFhAdG_fzY-%2fC%3d-2%2fD%3dSW6%2fB%3d-2'; &lt;/script&gt;&lt;script language="JavaScript"&gt; if(window.yzq_d==null)window.yzq_d=new Object();window.yzq_d['cCFhAdG_fzY-']='&amp;U=128mql65i%2fN%3dcCFhAdG_fzY-%2fC%3d-1%2fD%3dMSMS%2fB%3d-1'; &lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="NL" style="font-family:Arial;"&gt;Untuk itu kawan-kawan mari satukan langkah Pergerakan menjegal BHP:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="13" type="1"&gt;&lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span  lang="NL" style="font-family:Arial;"&gt;Demonstrasi Massif       (dengan catatan harus minimal sama dengan 1998) karena yang akan dihadapi       adalah produk undang-undang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span  lang="NL" style="font-family:Arial;"&gt;Seluruh       universitas negeri dan swasta mesti bergerak dalm pola gerak yang sama       menjegal BHP, karena pihak swasta juga akan menjadi korban (pihak       yayasan) meminta pihak parlemen jangan sampai meloloskannya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span  lang="NL" style="font-family:Arial;"&gt;Penyadaran secara       massif dengan metode yang massif, kreatif dan solutif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span  lang="NL" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Merangkum semua alasan-alasan rektorat       untuk menjadikan unhas sebagai BHP, lalu membuat &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Counter-Draftnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;retno saputra swedye&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in;"&gt;&lt;span  lang="NL" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in;"&gt;&lt;span  lang="NL" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-52822417504727202?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/52822417504727202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=52822417504727202' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/52822417504727202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/52822417504727202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/09/kammi-unhas-bersama-seluruh-elemen.html' title='KAMMI Unhas bersama seluruh elemen mahasiswa unhas dalam KAMU anti BHP menyatakan perang terhadap BHP!'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rt-oR_HlwVI/AAAAAAAAABE/8qmxPriRkgY/s72-c/polio_bu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-9196586158186470650</id><published>2007-05-29T02:32:00.000-07:00</published><updated>2007-05-29T22:36:45.631-07:00</updated><title type='text'>Prospek Perguruan Tinggi Kita Dalam Himpitan Globalisasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl0NRoEmsCI/AAAAAAAAAAc/C-27_EWr8JE/s1600-h/dollar-burn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 171px; height: 258px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl0NRoEmsCI/AAAAAAAAAAc/C-27_EWr8JE/s320/dollar-burn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070223351954714658" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;font style="" face="arial" size="2"&gt;Oleh: Ade Irzal Nakoe&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;font style="" face="arial" size="2"&gt;    Perguruan Tinggi pada hakikatnya adalah sebuah rahim yang sangat urgen untuk dimiliki sebuah bangsa. Sebab dari Perguruan Tinggi akan lahir orang-orang yang seharusnya memiliki kapasitas SDM yang sangat baik untuk membangun sebuah Negara atau dengan kata lain Perguruan Tinggi adalah sebuah proyek peradaban masa depan. Kondisi suatu Negara dimasa akan datang sebenarnya dapat diukur dari bagaimana wajah Perguruan Tingginya saat ini. Karena tidak akan mungkin kita berharap kepada orang-orang yang tidak berpendidikan mengelola bangsa ini, tetapi tentunya kita berharap pada orang-orang yang telah ditempa dalam sebuah labolatorium pendidikan (Perguruan Tinggi) dan memiliki karakter pembaharu, berbudaya intelektual, serta memiliki ide dan gagasan baru dalam mencari solutif dalam menyikapi suatu permasalahan.&lt;br /&gt;   Perguruan tinggi juga merupakan suatu wadah yang digunakan untuk Research &amp; Development (R&amp;amp;D) serta arena penyemaian manusia baru untuk menghasilkan generasi yang memiliki kepribadian serta kompetensi keilmuan sesuai bidangnya. Secara umum dunia pendidikan memang belum pernah benar-benar menjadi wacana publik di Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan, baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian&lt;br /&gt;   Gambaran yang sangat mengkhawatirkan sekaligus menyedihkan tentang kondisi Perguruan Tinggi kita pada saat ini, terutama dalam persoalan mutu yang akan dihasilkan oleh Perguruan Tinggi kita. Majalah Asia Week edisi 30 juni 2006 melaporkan bahwa peringkat Universitas di Australia dan Selandia Baru dengan kategori yang kualitatif. Hasilnya sungguh sangat mengejutkan sekaligus menyadarkan kita bahwa Perguruan Tinggi favorit dan menjadi unggulan di negeri ini (UI, ITB, IPB, UGM, UNPAD) berada pada peringkat sepuluh terakhir dari 77 Universitas terkemuka di Asia, dibawah Malaysia, Filipina, India, Korea apalagi Singapura.&lt;br /&gt;    Berbicara masalah prospek pendidikan Tinggi di Indonesia kedepan dengan ancaman globalisasi maka kita mesti memperhitungkan Tantangan Pendidikan Tinggi Indonesia menghadapi Era Pasar Bebas?&lt;br /&gt;Tantangan Perguruan Tinggi Indonesia Era Pasar Bebas&lt;br /&gt;   Perdagangan bebas jasa yang dipraktekkan dalam globalisasi berwatak fundamentalisme pasar akan mempunyai dampak yang amat besar pada lembaga dan kebijakan pendidikan tinggi. Dampak tersebut amat bervariasi tergantung dari lokasinya di arena global, dapat membuka peluang atau menguntungkan tetapi dapat juga merupakan hambatan atau merugikan sektor pendidikan negara berkembang. Perdagangan bebas jasa pendidikan tinggi kalau dilaksanakan dalam kondisi interdependensi simetris antar negara atau lembaga pendidikan memang dapat membuka lebar pintu menuju ke pasar kerja global khususnya ke ekonomi negara maju yang telah mampu mengembagkan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan (knowledge based economy).&lt;br /&gt;   Tapi dalam kondisi interdependensi asimetris dan lebih-lebih bila penyediaan jasa pendidikan tinggi lebih dilandasi oleh motif for-profit semata, sedangkan tujuan pendidikan lainnya akan dikorbankan. WTO telah mengidentifikasi 4 mode penyediaan jasa pendidikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;Cross-border supply, institusi pendidikan tinggi luar negeri menawarkan kuliah melalui internet dan on-line degree program, atau Mode 1;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Consumption abroad, adalah bentuk penyediaan jasa pendidikan tinggi yang paling dominan, mahasiswa belajar di perguruan tinggi luar negeri atau Mode 2;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Commercial presence, atau kehadiran perguruan tinggi luar negeri dengan membentuk partnership, subsidiary, twinning arrangement dengan perguruan tinggi lokal., atau Mode 3, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presence of natural persons, dosen atau pengajar asing mengajar pada lembaga pendidikan lokan, atau Mode 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Liberalisasi pendidikan tinggi menuju perdagangan bebas jasa yang dipromosikan oleh WTO adalah untuk mendorong agar pemerintah negaranegara anggota tidak menghambat empat mode penyediaan jasa tersebut dengan kebijakan-kebijakan intervensionis.&lt;br /&gt;   Dibandingkan dengan negara-negara anggota Asean yang tergabung dalam Asean University Network (AUN) ataupun (Association of Southeast Asia Institute of Higher Learning (ASAIHL), seperti Malaysia, Muangthai, Filipina dan Singapore, Indonesia jauh tertinggal dalam tingkat partisipasi pendidikan tinggi dan mutu akademik. Pada tahun 2004 tingkat partisipasi pendidikan tinggi baru mencapai 14 persen, jauh tertinggal dari Malaysia dan Filipina yang sudah mencapai 38-40 persen. Karena kemampuan keuangan pemerintah yang sangat terbatas, ekspansi serta peningkatan mutu pendidikan tinggi Indonesia tidak mungkin dilakukan dengan mengandalkan sumber dana domestik. Ekspansi pendidikan tinggi dan peningkatan mutu akademik nampaknmya hanya mungkn dilakukan bila layanan pendidikan tinggi oleh provider luar negeri yang dimungkinkan oleh globalisasi pendidikan dapat dimanfaatkan oleh negara berkembang seperti Indonesia.&lt;br /&gt;   Salah satu manifestasi globalisasi pendidikan tinggi adalah berkembangnya pasar pendidikan tinggi tanpa batas (borderless higher education market). Keterbasasan dana yang dialami oleh negara-negara berkembang, peningkatan permintaan akan pendidikan tinggi bermutu, serta kemajuan teknologi informasi adalah tiga faktor yang mendorong pertumbuhan “borderless” market dalam pendidikan tinggi.&lt;br /&gt;    Perguruan tinggi di negara-negara maju, terutama Ameriuka Serikat, Inggeris dan Australia amat agresif memanfaat the new emergiung market dengan meningkatkan penyediaan layanan pendidikan tinggi, tidak sepenuhnya dengan motif filantropis, tetapi dilandasi pertimbangan for-profit dengan menerima sebanyak mungkin mahasiswa luar negeri yang membayar penuh biaya pendidikannya, mendirikan kampus-kampus cabang di negara lain, waralaba pendidikan atau kesepakatan twinning dengan perguruan tinggi lokal, menyediakan pendidikan jarak jauh atau e-learning.&lt;br /&gt;   Namun Perkembangan-perkembangan ini perlu diantisipasi dengan sebaik-baiknya agar masyarakat negara berkembang dapat menarik manfaatnya dari penyediaan jasa pendidikan secara global tetapi tanpa harus mengorbankan kepentingan-kepentingan nasional untuk mempreservasi budaya bangsa serta menicptakan kemandirian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang juga amat diperlukan oleh setiap bangsa.&lt;br /&gt;   Globalisasi atau liberalisasi pendidikan tinggi yang sedang terjadi melalui jalur pasar bebas memang harus dihadapi dengan sangat hati-hati oleh negara-negara berkembang, tak terkecuali Indonesia. Implikasi jangka panjang dari globalisasi pendidikan tinggi tersebut belum sepenuhnya dapat di prakirakan, dan karena itu kewbijakan-kebijakan antisipatif perlu dirancang dengan secermat mungkin agar globalsasi tersebut jangan sampai menghancurkan sektor pendidikan tinggi seperti yangterjadi dengan globalisasi sektor pertanian.&lt;br /&gt;   Globalisasi dan liberalisasi pendidikan akan membawa efek negatif yang begitu besar bagi negara-negara dunia ketiga. Eksploitasi akan selalu digencarkan untuk memenuhi kebutuhan negara-negara maju. Faktanya, Eksploitasi sumber-sumber daya yang melibatkan kekuatan asing dan kroni dari dalam negeri sendiri sudah menguras kekayaan bangsa ini. Gejala McDonaldisasi pendidikan tinggi di Indonesia dianggap sebagai bagian gerakan neoliberalisme yang menjelma dalam kebijakan pasar bebas dan mendorong pemerintah untuk melakukan privatisasi berbagai aset pemerintah.&lt;br /&gt;   Menurut Gorge Ritzer, Mc Donalisasi pendidikan ini membawa efek negatif terhadap nilai-nilai akademik serta intergritas lembaga pendidikan yang obyektif. Etika keilmuan telah mula merosot dan akan tergantikan oleh etika bisnis yang sangat merugikan perkembangan pendidikan tinggi sebagai Academic exellence. Namun Bukan berarti pendidikan tinggi harus menutup diri dari interaksi antara universitas dengan dunia bisnis, tetapi interaksi antara pendidikan tinggi dengan dunia bisnis jangan sampai mengakibatkan PT kehilangan integritasnya.&lt;br /&gt;   Terganggunya integritas pendidikan tinggi dikhawatirkan akan melahirkan Mc University dimana lembaga pendidikan tinggi berubah menjadi semacam lembaga tukang jahit yang hanya menanti pesanan para konsumen. Mc University ini akan melahirkan Mc Mahasiswa, yaitu mahasiswa yang hanya mengejar gelar sarjana dan bukan untuk mengejar integritas pribadi sebagai seorang sarjana.&lt;br /&gt;   Satu hal lagi! Jika privatisasi, liberalisasi, globalisasi dan Mc Donalisasi pendidikan pendidikan tetap dijalankan, kemana lagi orang-orang miskin di negara ini yang jumlahya lebih dari 70% berlindung? Apakah mereka masih punya mimpi mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi? Ataukah mereka tergilas oleh regulasi pemerintah yang berselingkuh dengan pecinta globalisasi? Pendidikan gratis, apakah hanya menjadi impian kosong saja? Ataukah negeri ini terlalu megah untuk orang-orang miskin itu? Ataukah liberalisasi, kapitalisasi dan privatisasi adalah pemenang dalam benturan ideologi ini?Wallahu’Alam &lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-9196586158186470650?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/9196586158186470650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=9196586158186470650' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/9196586158186470650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/9196586158186470650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/05/prospek-perguruan-tinggi-kita-dalam.html' title='Prospek Perguruan Tinggi Kita Dalam Himpitan Globalisasi'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl0NRoEmsCI/AAAAAAAAAAc/C-27_EWr8JE/s72-c/dollar-burn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-3409513514667908301</id><published>2007-05-21T22:42:00.001-07:00</published><updated>2007-05-24T02:26:22.846-07:00</updated><title type='text'>Menyelami Cobaan-Mu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/RlVZy4EmsBI/AAAAAAAAAAU/Kkcb0kaPPpw/s1600-h/dua_nelayan_-_700.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 234px; height: 175px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/RlVZy4EmsBI/AAAAAAAAAAU/Kkcb0kaPPpw/s320/dua_nelayan_-_700.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5068055686255390738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;     Pengorbanan adalah memberikan sesuatu baik jiwa, waktu, kehidupan dan segala sesuatu yang dipunyai oleh seseorang untuk meraih tujuan mulia. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;Tidak ada perjuangan di dunia ini kecuali harus disertai dengan pengorbanan. Sebagai kader dakwah janganlah mempersempit perjuangan karena sesungguhnya pengorbanan yang telah kita berikan akan mendapatkan balasan yang agung dan pahala yang besar. Seperti yang dikatakan imam syahid ” Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang telah berbuat kebaikan, dan Allah tidak akan memberkahi perbuatan orang yang merusak.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Seruan jihad dan dakwah ilallah adalah perjuangan panjang yang tak mengenal batas, akan selalu ada mujahid-mujahid baru yang siap mengusung dakwah ini. Dakwah adalah perjuangan yang penuh onak dan duri. Akan banyak kita temui kerikil-kerikil dakwah bahkan bongkahan batu yang amat besar. Oleh karena itu dakwah harus diusung oleh orang-orang yang istiqomah karena ini bukan perjalanan yang bertabur bunga dan emas permata, akan ada saja hinaan, celaan, tatapan aneh dari sekeliling kita bahkan makar. Tetapi satu yang membuat kita yakin, yaitu keyakinan bahwa Allah bersama setiap langkah kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Mujahid dakwah adalah orang-orang yang turut serta dalam parade mulia kafilah dakwah ilallah yang berusaha menerangi hati orang-orang kebingungan dengan lentera islam. Yang hatinya dipenuhi rasa cinta kepada Allah dan Rasul-nya. Mereka menjadikan Al-qur’anul karim sebagai penyubur hati, penerang dada dan penghilang rasa gundah. Seorang jundi dakwah tetap sabar demi menapaki jalan yang penuh cahaya dan senantiasa menabur kebajikan dan memberi bimbingan kepada manusia. Jiwa yang angkuh dan tekad yang membaja menjadi tergerak karena kerinduan dan kecintaan kepada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Memahami hakekat kesukaran dakwah akan membantu kita dalam mempersiapkan diri menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi. Berapa banyak manusia yang selamat dari batu besar tapi tidak sedikit manusia yang tergelincir hanya batu kerikil. Bisa saja kader dakwah siap menghadapi segala rintangan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keras yang menghadang, namun ketika dunia menghampirinya, sang da’i menyerah kalah larut dalam kehidupan fana. Mustafa Shadiq Ar-Rafi’i, seorang sastrawan pernah memiliki tulisan-tulisan yang bagus sekali tentang pentingnya seseorang menjadi tuan bagi dirinya sendiri, sehingga dia bisa menyetir dirinya kemana dia mau. Tetapi jika dia lemah, dia akan disetir jiwanya yang sangat cenderung kepada kejelakan dan tidak mempunyai komitmen. Jika anda kuat maka jiwa ini seperti sungai yang mengalir dibawah anda. Sungai itu akan mengalir begitu saja tanpa menyeret anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Jalan ini sangatlah panjang, umur dakwah tidak sama dengan umur manusia tetapi dia setara dengan umur peradaban. Keberhasilan dakwah mungkin kita tidak rasakan manisnya saat ini, mungkin anak cucu kita nanti. Sangat banyak masalah yang akan dihadapi kader dakwah tetapi imgatlah masalah merupakan tanda adanya kehidupan. Rahmat penderitaan yang dirasakan justru terletak pada peranannya untuk mendekatkan diri kita kepada Allh. Untuk mengajarkan kita menjadi gagah tatkala lemah, menjadi berani dikala kita takut dan menjadi bijaksana ditengah kabut. Islam itu indah, dengannya kita menjadi percaya diri dan semakin dinamis karena kerikil-kerikil dakwah membuat kita lebih matang. Bahwa lewat kegagalan kita memulai kesuksesan kita, pelangi takkan muncul sebelum turun hujan/ bahwa lewat kegelapan malamlah kita bisa melihat terangnya kerlip bintang di angkasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Dakwah tidak akan lenyap karena ia adalah fenomena perjuangan dalam rangka menyebarkan risalah Muhammad SAW. Islam dengan pertolongan Allah akan kekal. Akan tetapi ada sekelompok dari pemeluk agama ini yang selalu berpegang teguh dengan kebenaran. Mereka tidak peduli dengan ancaman maupun sikap permusuhan yang ditampakkan pihak lain. Kekuatan dan kejayaan itu ada pada islam, bukan pada kehebatan material barat dan peradabannya. Dan ketahuilah musuh-musuh Allah dapat membuang kita ketempat manapun yang kita takuti, tetapi ketahuilah mereka takkan mampu membuang kita ke tempat yang tidak ada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Ketika kita menjalankan misi dakwah, kita akan mencintai dan dicintai banyak orang. Kita akan bahagia dan dibuat bahagia dengan bersatunya kalbu. Tetaplah berjuang wahai pejuang ilahi, teruslah kibarkan panji-panji Allah, tetap hidupkan semangat berkorban untuk membela agama Allah dan semoga rasa keimanan yang sempurna bisa menambah harum semerbak udara cinta dan rahmat persaudaraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-3409513514667908301?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/3409513514667908301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=3409513514667908301' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3409513514667908301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3409513514667908301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/05/menyelami-cobaan-mu.html' title='Menyelami Cobaan-Mu'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/RlVZy4EmsBI/AAAAAAAAAAU/Kkcb0kaPPpw/s72-c/dua_nelayan_-_700.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-4269441688256250097</id><published>2007-05-21T22:32:00.000-07:00</published><updated>2007-05-30T01:19:27.873-07:00</updated><title type='text'>CAPAIAN PENDIDIKAN NEGARA-NEGARA ISLAM</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl0zPYEmsDI/AAAAAAAAAAk/C4aMN4xdeKc/s1600-h/1495636544.ramadhan10.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070265094741864498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 249px; CURSOR: hand; HEIGHT: 171px" height="171" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl0zPYEmsDI/AAAAAAAAAAk/C4aMN4xdeKc/s320/1495636544.ramadhan10.jpg" width="276" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Salah satu keberhasilan kaum muslimin &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;yang menonjol pada abad ini adalah tersebarya pendidikan di Negara Islam.Di kampung-kampung rata-rata tersedia Sekolah Dasar. Sedangkan di kota-kota yang lebih besar ada sekolah menengah dan sekolah kejuruan.Di ibu kota-ibu kota Provinsi bertebaran universitas dan akademi-akademi yang dari situ diharapkan bisa menghasilkan alumni terpelajar dan tenaga siap kerja.Seperti para dokter,ahli farmasi,ahli matematika,insinyur, ahli pertanian,ahli computer, intelektual, para dosen dan lain-lain. &lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="ES-TRAD"  style="font-family:Arial;"&gt;Dari universitas-universitas itulah banyak alumni yang sukses. Pada abad ini &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;tingkat buta huruf kaum muslimin menurun drastic bahkan negeri yang selama ini selalu dipress dengan serangan tank-tank dan artileri yakni Palestina menjadi negara yang paling rendah tingkat buta hurufnya di dunia. &lt;/span&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;Tapi patut pula diakui bahwa di beberapa Negara Islam ada yang baru mulai merangkak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Sebagian dari orang-orang muslim ada yang melanjutkan pendidikan di barat,kemudian karena mereka mendapatkan posisi yang baik akhirya mereka berdiam di negeri itu. Sebab &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;telah terperangkap dengan lembaga-lembaga da universitas yang ada di sana.Akibatnya mereka terkurung dalam sangkar emas orang-orang barat yang bisa mengambil manfaat dari &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;kejeniusan mereka. Padahal negeri asal mereka lebih membutuhkan&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;ilmunya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;Pendidikan yang ada di Negara Islam pada umumnya masih memiliki banyak kekurangan. Di lihat dari sisi tujuan ,cara, metode dan dari segi filsafat pendidikan yang ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Di banyak Negara Islam&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;pendidikan selalu di bagi dalam dua sisi yang dikotomis,yakni pendidikan agama dan pendidikan umum. Pendidikan agama adalah pendidikan yan menjaga dan melestarikan identitas, nilai-nilai budaya umat. Satu kekurangan yang sangat mendasar dari model pedidikan ini ,kebanyakan model pendidikan ini lebih bayak melihat ke masa lalu daripada masa kini lebih banyak melihat pada warisan keislaman daripada pwersoalan kekinian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Sedangkan pendidikan umum adalah pendidikan yang di dalamnya diajarkan ilmu pengetahuan &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;modern,baik ilmu alam maupun humaniora dengan menggunakan sarana dan fasilitas pendidikan modern. Mereka membangun sarana-sarana bangunan yang dilengkapi dengan perlengkapan-perlengkapan&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;modern, seperti laboratorium, alat-alat audiovisual dan semacamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Pemisahan pendidikan dalam suatu Negara pada dua model pendidikan ini hampir memiliki keserupaan dengan pemisahan secara dikotomis antara pengadilan agama dan sipil,pemisahan ilmu dan akhlak dan lain lain. Ini semua menunjukkan bahwa umat ini masih menderita penyaki split personality dalam &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;kehidupan yang serba ganda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Pendidikan di Negara Islam secara keseluruhan kini sangat membutuhkan falsafah yang jelas dalam struktur dan programnya, dimana para pengajar dan dosen-dosennya bisa &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;mengambil langkah-langkah praktis berdasarkan stuktur dan program tersebut.Lalu manusia model apa yang kita harapkan dari proses pengajaran?Marxisme misalnya menginginkan manusia model tertentu,liberalism menginginka manusia model tertentu, lalu manusia model apa yang kita inginkan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Manusia yang kita inginkan adalah manusia yang sama sekali berbeda dari manusia yang diinginkan oleh aliran –aliran ideology di atas. Yang kita inginkan adalah sosok manusia yang baik dalam dirinya ,keluargaya,yang bermanfaat bagi &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;masyarakatnya, yang&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;merasa bangga dengan risalah yang diembannya: misi memberikan arahan dan perbaikan untuk manusia secara keseluruhan,dan&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;yang lebih penting adalah manusia yang &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;selamat dari kerugian.&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Manusia model ini adalah manusia yang mengambil&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;manfaat dari ilmu-ilmu modern semampunya.dan berusaha sekuat tenaga untuk menonjol dalam bidang itu,berusaha menggunakan ilmu yang dimilkinya itu untuk tujuan yang besar, yakni untuk berbakti pada kebenaran,kebaikan dan hal-hal yang bermanfaat bagi manusia dan kemanusiaan. Dia belajar hukum-hukumnya,bahwa semua adalah atas seizin Allah,mengambil manfaat dari kemajuan masa kini, namun dia sama sekali tidak lupa dengan rislah hidupnya di dunia ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;Spirit pendidikan semacam &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;inilah yang sangat kurang dirasakan di Negara Islam sendiri. Sebab pendidikan yang ada sekarang ini pondasinya sebenarnya diletakkan oleh para penjajah. Mereka telah mengosongkan pedidikan dari semangat keimanan,moralitas dan keagamaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Dari segi jumlah , universittas tidak menutupi kebutuhan mausia yang bertebaran di berbagai tempat. Sarana bangunan fisiknya tidak cukup ,sarana-sarana pendidikan modern tidak sesuai dengan standar,jarang dosen &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;dan pengajar professional,tidak ada pula program&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;yang berkembang sesuai dengan yang diidamkan, tidak sarana-sarana untuk melakukan koreksi-koreksi dan intospeksi agar kelihatan apakah&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;telah berhasil atau tidak,serta sampai dimana kesuksesan dan kegagalan kita,bagaimana caranya agar pada masa-masa yang akan datang kita bias lebih berhasil,dan bias menghindarkan kesalahan-kesalahan yang sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Kita telah melihat Negara terbesar di dunia yang sejak beberapa tahun lalu telah membuka dirinya dikritik tenatang program pendidikannya. Amerika meminta bantuan kepada Jepang untuk mengadakan koreksi terhadap program pendidikan yang mereka selenggarakan dan hendaknya di beri titik lemah yang ada serta resep-resep untuk mengobati kelemahan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Sedangkan kita lebih banyak santai dengan apa yang ada. Kita diam terhadap kekurangan kita seaka –akan apa yang kita miliki adalah yang terbaik .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Telah banyak keluhan tentang kondisi memprihatinkan ini dari tingkat kemampuan yang ada pada alumni perguruan &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;tinggi kita. Mereka sangat lemah dalam bidang pengetahun, spesialisasi pada ilmu dan jurusan yang mereka geluti sangat rendah kareana memang&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;pendidikan nasional lebih mengarah pada mengetahui sedikit dari banyak hal daripada mengetahui banyak dari yang sedikit.Maksudnya spesialisasinya itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;Negara maju sedang dalam gelombang ketiga dalam masalah ekonomi dunia,sedangkan kita masih saja pada gelombang I. mereka membicarakan zaman revolusi industry ketiga, sedangkan kita belum tahu bagaimana cara menggunakan sarana-sarana revolusi industry gelombang I.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Bukankah ada orang pandai dan terpelajar dari kalangan kita? Ya! Tapi orang barat telah memanfaatkan mereka dengan baik. Orang-orang pandai dan terdidik dari kalangan kita direkrut orang-oran barat ke negeri mereka denga cara memberi &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;rasa aman,kekayaan dan kemapanan. Barat dilihat mereka sebagai kekuatan yang mampu menariknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;Bukankah kita memilki modal kekayaan? Ya! Namun kita banyak memperguanakan kekayaan kita pada hal-hal yang disebut oleh para ahli fiqih sebagai “aksesori hidup”dan kita bengkalaikan hal-hal yang wajib dan mendesak kita lakukan.&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Yang menjadi PR kita bersama yang mendasar&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;adalah ketidakmampuan dalam mengalokasikan sumber daya manusia kita secara professional.kita tidak mampu mengatur kemampuan ekonomi kita karena pengelolaan SDA lebih dperuntukkan pada orang barat yang buntutnya disebabkan pada rendahnya kualitas pendidikan kita,ketidakadaannya kahllian SDM yang bisa diciptakan.&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;Adapun di Indonesia sendiri disadari bahwa salah satu upaya penting guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan. Hanya dengan pendidikan bangsa yang besar ini bisa mandiri. Namun hingga sejauh ini masih banyak hal yang harus dibenahi di dunia pendidikan Indonesia. Diantaranya kualitas pendidikan dan peningkatan kesejahteraan meski sudah dianggarkan 20% dari APBN untuk pendidikan tapi realisasi, hasilnya belum ada yang memuaskan, setelah empat tahun UU pendidikan nasional Indonesia disahkan belum terlihat langkah strategis&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/span&gt;dan nyata pemerintah dalam peningkatan pendidikan nasional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="LINE-HEIGHT: normal; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-family:Arial;"&gt;(disaring dari buku karangan Yusuf Qardhawi,Islam abad 21 dan kompas )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-4269441688256250097?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/4269441688256250097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=4269441688256250097' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/4269441688256250097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/4269441688256250097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/05/capaian-pendidikan-negara-negara-islam.html' title='CAPAIAN PENDIDIKAN NEGARA-NEGARA ISLAM'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl0zPYEmsDI/AAAAAAAAAAk/C4aMN4xdeKc/s72-c/1495636544.ramadhan10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-5014995035449838981</id><published>2007-05-21T22:26:00.000-07:00</published><updated>2007-05-30T01:53:17.584-07:00</updated><title type='text'>Peran Muslimah KAMMI dalam Perubahan Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl03SoEmsEI/AAAAAAAAAAs/2aHDD1dnYiY/s1600-h/4885134.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070269548622950466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 229px; CURSOR: hand; HEIGHT: 220px" height="220" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl03SoEmsEI/AAAAAAAAAAs/2aHDD1dnYiY/s320/4885134.jpg" width="265" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;Berbicara tentang perempuan cukup kompleks dan rumit, jika dilihat dari problematika yang dihadapi oleh kaum perempuan saat ini. Perempuan bukanlah aurat yang seharusnya ditutupi dari orang lain sampai tertutup seluruh tubuhnya, mukanya, suaranya, dan bahkan namanya. Walaupun realitas kehidupan saat ini tampaknya menyadarkan gerakan mahasiswa khususnya dan masyarakat pada umumnya bahwa dibalik kelemahan dan problematikanya, kaum perempuan sesungguhnya memiliki potensi yang luar biasa yang mampu membawa angin perubahan secara radikal dalam kehidupan sosial politik masyarakat.&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;Akan tetapi pada kenyataannya juga masih ada sebagian kalangan yang meragukan kualitas perempuan dalam perannya di dunia social politik, ranah politik yang sebagaimana semua orang paham bahwa ranah ini adalah ranah dimana orang sering mengatakan ranah abu-abu dan dinilai praksis, pandangan ini akan kita maklumi kalau hanya berkaca pada pengalaman masa lalu yaitu masa orde baru dimana perempuan hanya dijadikan alat mobilisasi politik. Hal ini dapat kita lihat banyak institusi sosial yang tidak mampu mengoptimalkan peran perempuan walaupun secara kognitif telah dipahami. Realitas selanjutnya adalah dibalik kemajuan yang dialami sebagian perempuan yang tertekan dan kurang beruntung Rendahnya upah buruh ditambah hak-hak lainnya yang sering tidak mendapatkan tempat yang wajar. Eksploitasi dalam dunia hiburan, perempuan korban kerusuhan, korban kekerasan di rumah, tidak ada jaminan keamanan dari pemerintah terhadap tenaga kerja wanita yang dikirim ke luar negeri serta setumpuk problematika lain yang belum terpecahkan adalah jelas menjadi tanggung jawab kita sebagai perempuan khususnya kaum muslimah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;Berbagai statement tentang kiprah perempuan dari kaum sekuler salah satunya adalah pernyataan Naisbiit yang mengatakan ”Perempuan maju adalah perempuan yang lebih berani tampil tanpa dihambat oleh berbagai macam aturan agama”ini merupakan ide-ide sekuler yang mulai ditelan mentah-mentah oleh para aktivis perempuan saat ini. Di sisi lain masyarakat juga cenderung menganggap perempuan sebagai ”inferior Class”, hal ini terjadi karena pemahaman kita tentang politik minim padahal sesungguhnya istilah politik adalah segala sesuatu yang menyangkut kemashlahatan orang banyak (Ust. Hasan Al Banna).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify;font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;Dengan melihat problematika yang dihadapi oleh kaum perempuan tersebut maka kader KAMMI khususnya muslimah mempunyai tanggung jawab besar terhadap permasalahn ini. Sehingga hal yang harus dilakukan yang menjadi PR kita adalah pertama membenahi dan meningkatkan kualitas kaum perempuan dan muslimah kammi pada khususnya, karena sejarah membuktikan bahwa perjuangan dakwah RasuLuLLah disokong oleh kaum perempuan yang cerdas, kreatif, dan sensitif terhadap permasalahan kaumnya.Kedua, harus memiliki rasa tanggung jawab untuk mengelola, memanfaatkan dan memakmurkan bumi sehingga tidak ada lagi fitnah, dan yang ketiga adalah merupakan hal yang paling urgen yakni menggali kembali keaslian ajaran islam dan mensosialisasikannya terhadap kaum perempuan disekitarnya dalam artian bahwa bagaimana muslimah mampu menerjemahkan bahasa-bahasa islam (Dakwah) menjadi bahasa yang universal sehingga mudah diterima oleh masyarakat. AkhwatifLLah, perubahan menanti antunna semua, ditanganmulah penentu masa depan bangsa ini, yang akan melahirkan MUSLIM NEGARAWAN.Wallahu alam Bissawab.(Spj)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-5014995035449838981?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/5014995035449838981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=5014995035449838981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/5014995035449838981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/5014995035449838981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/05/peran-muslimah-kammi-dalam-perubahan.html' title='Peran Muslimah KAMMI dalam Perubahan Indonesia'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl03SoEmsEI/AAAAAAAAAAs/2aHDD1dnYiY/s72-c/4885134.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-3779735711697173582</id><published>2007-04-07T00:28:00.000-07:00</published><updated>2007-05-30T02:00:46.065-07:00</updated><title type='text'>From KAMI to KAMMI, sebuah catatan perjalanan aksi untuk Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl09B4EmsFI/AAAAAAAAAA0/mU2471hwx1Q/s1600-h/aksi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070275857929908306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="195" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl09B4EmsFI/AAAAAAAAAA0/mU2471hwx1Q/s320/aksi.jpg" width="268" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Jakarta seperti tidak bisa menanggung bebannya siang itu, beban anak-anak muda yang urat nadinya telah penuhi diisi oleh semangat mengelegak menginginkan adanya wind of change---seperti lagunya scorpion---- almanak menunjuk pada angka 10 Januari 1966. dalam bahasa pewayangan ketika bumi gonjang-ganjing, langit kelap-kelip dan kekacauan di mana-mana, saatnya rakyat menantikan datangnya satria piningit, Sang ratu adil. Begitu pula Indonesia kala itu, bedanya yang datang bukan pendekar berotot kawat bertulang besi, mereka sekumpulan anak muda berjaket biru, kuning, berikat kepala warna-warni, bermodal keyakinan atas kebenaran. Kata chairil, Ini barisan tak bergenderang berpalu…kepercayan tanda menyerbu.. sekali berarti sudah itu mati. Mereka menamai diri KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) lahir 25 Oktober 1964 sebagai jawaban masalah bangsa yang sudah berlangsung kronis. KAMI adalah kumpulan organisasi pergerakan mahasiswa semacam GMNI, IMM, GMsos, PMKRI, HMI dan sebagainya. yang berhimpun dalam satu wadah perjuangan bersama. Dilandasi kesadaran kolektif bahwa semuanya adalah bagian terpisahkan dari sejarah perjuangan mahasiswa Indonesia, perjuangan rakyat Indonesia yang semakin jengah dengan keadaan. Pergulatan KAMI kala itu sejatinya adalah pergulatan untuk mencari hakikat mahasiswa Indonesia. Setelah Soekarno jatuh saatnya untuk mencari jati diri, mengidentifikasi kembali arah perjuangan. Setelah sebagian presidiumnya menjadi wakil-wakil mahasiswa di DPR-GR, mereka bukan lagi berbicara atas nama KAMI dan mahasiswa Indonesia, tapi masing-masing seiring kemauan induknya, mulailah bibit-bibit perpecahan itu muncul, sebagian tokoh-tokohnya berasumsi mereka telah murtad dari garis perjuangan, bungkam ketika harus bicara, diam ketika harus berteriak garang. Sebagian lagi beranggapan semuanya harus dikawal, mahasiswa punya pikiran yang lebih jernih ketimbang politikus mesti terus menjaga kemurnian cita-cita perubahan yang telah dibayar dengan ongkos kemanusiaan yang mahal, This Is Point of No Return, maka tidak ada lagi alasan untuk kembali, atau kita dipecundangi lagi.. Perpecahan semakin mengental, KAMI-pun menutup mata seiring perjalanan waktu. Indonesia berkabungSejarah ibarat alur sungai yang kadang berada dalam riak-riak kecil maupun besar, dan menumpahkan bebannya pada masa. Akan tiba saat dimana kesumpekan dan kebosanan terhadap kezaliman mengkristal dan akhirnya meluap pada momen yang tepat. Pemicu itu selalu akan timbul duluan, dan lazimnya---di manapun negara di dunia ini---bermula dari kebobrokan ekonomi yang dirasakan semua kalangan. Tahun 1998 (meskipun penulis sebenarnya sedikit bosan selalu mengungkit tahun ini) adalah tahun. yang maha penting bagi perjalanan bangsa, dimana sekali lagi mahasiswa sebagai kelompok yang selalu dikelilingi kegelisahan, kembali memnuhi jalan-jalan raya. Kali ini yang dibawa bukan lagi irama semacam “ganyang PKI”, “ Gantung mentri plintat-plintut”, atau “Hidup ABRI”, tapi kali ini suasananya sudah berubah namun pelaku-pelakunya sama ---masih mahasiswa--- dengan orang-orang yang berbeda. KAMMI pun muncul, dan segera saja menjadi fenomena, dipuji-puji karena kesolidannya, tak kurang pengamat politik semacam Eep Saefullah fatah, Arbi Sanit, dan sebagainya pernah mengomentarinya sebagai GM tersolid zaman ini. Namanya memang mirip, kecuali satu M yang membedakannya dengan pendahulunya ( dan bukan leluhurnya, sebab secara de facto maupun de jure KAMMI bahkan tidak punya hubungan kekerabatan dangan KAMI).Dua-duanya kita sudah mahfum akan kebesaran cerita-cerita demonstrasinya. Mereka yang membakar jalan dengan semangat muda, meski dilahirkan oleh zaman yang berbeda. KAMI ditelan sejarah setelah tidak mampu mempertahankan eksistensi, tak cukup bisa mengenal siapa dirinya setelah aksi-aksi heroik itu. Quo Vadis KAMI? Adalah pertanyaan yang dibawa sampai matinya. Mati dalam metamorfosis yang tak selesai. Tentang KAMMI, KAMMI lahir sebagai anak kandung dakwah tarbiyah, dan arah gerakannya pun selalu mengidentifikasikan diri sebagai oraganisasi kader (harokatut tajdid) dan organisasi pergerakan (haroktul amal). Dari segi perbedaan, kita akan sangat banyak menemukan titik-titik berseberangan antara kedua ormas mahasiswa ini. Mulai dari rahim yang melahirkannya, pola gerakan sampai ciri khas, simbol-simbol, dan jargon-jargon politiknya. KAMMI menawarkan cita-cita islam dalam setiap gerak dan lakunya, di lain sisi KAMI memproklamirkan diri bebas nilai (meskipun gagal dalam praktiknya, kareana banyaknya elemen berbeda prinsisp dalam batang tubuhnya). Semua sudah jelas dan kasat mata. Namun dimana-mana sebuah organisasi kesatuan aksi, akan berhenti pada satu titik pencarian jati diri ketika aksi demonstrsi sudah agak reda, yang tak seindah dulu lagi, atau semakin dirasa kurang efektif lagi sebagai alat pressure dan alat advokasi kepentingan rakyat, maka pertanayaan klasik: Quo Vadis (juga) KAMMI?Pencitraan KAMMI sebagai kumpulan orang-orang soleh yang bertindak politis adalah term yang tidak pernah boleh KAMMI lepaskan. Aksi yang dipahami sebagai salah satu kata dalam akronim KAMMI tidaklah mesti harus diubah, namun maknanya menuju ameliorasi, makna aksi yang lebih luas. Aksi tidak harus dipahami (sebatas) demonstrrasi, walaupun pada saat berdirinya pun memang ditujukan seperti itu. Sebagai kesatuan aksi an sich.. Pola pembentukan karakter muslim negarawan yang dipercobakan di KAMMI penulis pikir adalah salah satu jalan perubahan yang dalam tataran konsep sangat tepat untuk saat-saat ini. Tinggal instrumen-instrumen yang harus dipunyai untuk bejalan kearah sana. KAMI gagal dalam memformulasikan tawaran yang tepat untuk Indonesia saat itu, sekarang KAMMI sudah punya konsep, ia termaktub dalam pradigma gerakannya, tinggal bagaimana menawarkannya pada Indonesia. Jalannya bagaimana?Meminjam pemikiran Anis Matta yang berasumsi bahwa umur integrasi sebuah bangsa bukanlah diukur dari kemahfuman rakyat untuk menerima kesamaan ideologi, agama, ataupun gagasan nasionalisme bersama sebagai konsensus, tapi seumur sampai mana keadilan dan kebenaran diterapkan dalam sebuah sistem (negara) itu. Cukuplah menjadi pelajaran Uni Soviet dan pecahannya, beberapa negara islam yang pernah berada dalam satu pemerintahan, sampai yang terdekat Timor timur, mudah-mudahan Papua tidak menyusul: menurut mereka terserah di bawah bendera apa kami berdiri, yang jelas kami tidak dijadikan sapi perah di tanah kami sendiri. KAMMI mesti lebih peka dengan bagian ini, paling tidak lebih konsen ke gerakan advokasi dan pembelaan terhadap kepentingan rakyat. satu hal yang benar-benar dilupakan KAMI pasca kemenangan yang gilang-gemilang, konflik internal lebih mewarnai dan akhirnya memupus cita-cita semula. Pencerdasan masyarakat secara siyasish serta dakwah islam (dengan reliabilitas doktrin tarbiyah). Pencerdasan politik secara intens kepada masyrakat hal yang mutklak dilakukan, sampai rakyat Indonesia bangun tersadar bahwa keadilan tak selamanya merupa diri seperti pembagian barang hibah yang turun dari langit, tetapi harus dituntut dan diperjuangkan mati-matian. Penulis pikir KAMMI tidak akan pernah menderita yang namanya disorientasi gerakan, seperti “kakak-kakaknya” yang lain sesama GM, sepanjang tetap konsen pada gerakan dakwah dan advokasi yang merakyat, tidak eksklusif apalagi elitis.Seperti sebuah kalimat pembuka dalam film mengejar matahari yang sempat tayang di layar lebar kemain-kemarin katanya, hari ini bukanlah dimulai pada saat kita bangun dan membuka mata, tapi hari ini telah dimulai jauh sebelumnya, begitu pula gerakan dakwah dan perjuangan KAMMI semuanya berawal dari pergulatan dakwah bertahun-tahun, dan (sekali lagi) 1998 sekadar ”saluran” apa yang disebut sebagai tanggul kejumudan.. Bangsa membutuhkan jawaban atas 1001 problem rakyat, solusinya sudah ditangan, sekarang pandai-pandainya membumikan gagasan agar diterima, bukan sampai membuat rakyat resisten, dan malahan dianggap sebagai ancaman baru. KAMMI bukanlah KAMI, dan tak pernah ingin benar-benar---seperti KAMI---- yang sekali berarti sudah itu mati kata Chairil Anwar. Tapi KAMMI mesti menunjukkan diri berbicara lantang aku ingin hidup (kalau perlu) seribu tahun lagi sampai tidak ada lagi l’exploitasion de l’homme par’l homme, penghisapan manusia atas manusia lain, sampai islam diterima dengan ketertundukan yang sempurna. Tabik..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;retno saputra swedye&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-3779735711697173582?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/3779735711697173582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=3779735711697173582' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3779735711697173582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/3779735711697173582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/04/from-kami-to-kammi-sebuah-catatan.html' title='From KAMI to KAMMI, sebuah catatan perjalanan aksi untuk Indonesia'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/Rl09B4EmsFI/AAAAAAAAAA0/mU2471hwx1Q/s72-c/aksi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8471373973251091554.post-2187047355095469475</id><published>2007-04-07T00:11:00.000-07:00</published><updated>2007-04-07T00:26:04.570-07:00</updated><title type='text'>REPOSISI PERAN STRATEGIS KAMMI DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT MADANI SULAWESI SELATAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/RhdGKMUElLI/AAAAAAAAAAM/lIhegdylKNE/s1600-h/dEMOKammi-f.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5050582648037348530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/RhdGKMUElLI/AAAAAAAAAAM/lIhegdylKNE/s320/dEMOKammi-f.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Mahasiswa sebagai lokomotif penggerak reformasi selalu diperhadapkan dengan realitas yang membuatnya tak jarang berada di persimpangan jalan, antara idelisme dan realita. Perannya sebagai agent of change (ataupun dalam konteks ke-KAMMI-an dewasa ini lebih dituntut mesti lebih dari sekadar agent, menjadi director of change[1], pengendali perubahan) dan iron stock (cadangan keras) tak ayal menjadikan mahasiswa selalu berada dalam barisan depan mewujudkan cita-cita masyarakat yang sering berbenturan dengan kekuasaan tiranik yang secara sadar maupun tak sadar menindas rakyat. Persoalan yang sering mencuat dalam tubuh gerakan mahasiswa, dapat berbentuk problem pematangan diri secara organisasional, kederisasi, hubungan antar kelompok atau komunitas mahasiswa sendiri, sampai pada prioritas isu yang akan di angkat dan harus segera diselesaikan, Belum lagi menghadapi kepentingan kelompok-kelompok politis tertentu dengan godaan yang sangat luar biasa, sampai meruntuhkan independensi gerakan. Pastinya lagi masalah absensi di ruang kelas, SKS yang harus dilulusi, tugas-tugas kuliah beserta seabrek agenda akademik tentunya juga mau tidak mau mesti menjadi skala prioritas.[2]&lt;br /&gt;KAMMI yang lahir dari hiruk pikuk dan gegap gempita alam Indonesia zaman reformasi, adalah pertanda kebangkitan anak-anak muda Islam (dalam hal ini mahasiswa) yang sebenarnya aromanya telah tercium belasan atau bahkan puluhan tahun sebelumnya sebagai arus kebangkitan dunia islam skala internasional, KAMMI sebagai anak kandung dakwah dan tarbiyah.&lt;br /&gt;Dalam perjalanan selama delapan tahun mengawal cita-cita republik ini dari zaman pergolakan reformasi sampai Indonesia terkini, Satu pertanyaan klasik, sudah sampai ke mana sajakah tujuan KAMMI yang termaktub dalam visi-misinya paradigma gerakan, sampai yang paling canggih kredo gerakan mampu mengubah wajah Indonesia hari ini? Mari kita bicara tentang peran strategis, ketika menyingung peran strategis maka sederhananya pola pikr kita digiring ke pertanyaan tentang posisi tawar KAMMI serta seberapa “penting” KAMMI di mata bangsa, di mata Indonesia, dan ketika diperkecil lagi dalam wilayah lokal Sulawesi Selatan. Betulkah KAMMI di Sul-Sel sudah benar-benar menjalankan fungsinya sebagai problem solver yang sebenar-benarnya dan benar-benar diperhitungkan. Atau cuma sekedar pelengkap dinamika atau bahkan cuma timbul sebagai “gejala” euphoria kebebasan mengusung bendera dengan warna berbeda.&lt;br /&gt;2. Masyarakat Madani&lt;br /&gt;Sebagai bagian tak terpisahkan dari cita-cita luhur islam Indonesia, mewujudakan tatanan masyrarakat berkeadilan dalam republik Indonesia, wa bil khusus Sulawesi Selatan, KAMMI selayaknya mengambil posisi-posisi yang lebih signifikan. Cita-cita luhur itu adalah masyarakat madani, hampir tak ada bantahan tentang ini. Defenisi tentang masyarakat madani pun tak seragam pada satu teks. Jika menilik akar kata dalam bahasa Inggris, merujuk pada Civil Society, masyarakat sipil; sebuah kontraposisi dari masyarakat militer. Begitupun ketika dalam khazanah islam, masyarakat madani mengacu pada romantisme pemerintahan Islam zaman rasulullah di madinah kala itu. Tatkala kesejahteraan bisa dijewantahkan dalam laku dan gerak masyarakat madinah melalui pemerintahan berkeadilan. Tak salah (ada benarnya) masyarakat yang sejahtera lahir bathin diidentifikasi sebagai masyarakat Madany.&lt;br /&gt;3. KAMMI berjuang untuk Sulsel Madani, Diantara Pilihan-Pilihan Jalur Gerakan&lt;br /&gt;Belajar dari sejarah. Mahasiswa yang lahir setelah gelora reformasi berkecamuk mulai memikirkan langkah-langkah tepat mengawal perubahan yang diperjuangkannya mati-matian. Seringkali dianalogikan gerakan mahasiswa sebagai Resi atau pendekar, yang akan turun gunung ketika kampung porak poranda ditangan perompak, dan akan kembali bertapa di padepokannya setelah keadaan kembali tenteram.. Sejarah ternyata mengajarkan mereka bahwa seringkali setelah perubahan terjadi tak ada yang mengontrol agar gerak arah bangsa tetap pada rel cita-cita sebagai amanat rakyat, mahasiswa beroyong-boyong kembali ke “pertapaan”. Gerakan moral ternyata menurut sebagian pendapat pada masa dan kondisi tertentu harus menuju ke gerakan politik. Cuma permasalahan yang timbul lagi sampai batas-batas mana yang diperkenankan sebagai tanggung jawab moralnya selaku mahasiswa, dan bukan pada batas seluas-luasnya.&lt;br /&gt;Lingkup wilayah Sulawesi Selatan dengan segala persoalan masyarakatnya yang kompleks, adalah bagian tak terpisahkan dari aspek dakwah dan perjuangan KAMMI. Dalam mewujudkan “masyarakat madani” Sul-Sel, tentunya salah satu posisi yang bisa diambil adalah optimalisasi fungsi Social Control sebagai gerakan mahasiswa. Sekali lagi karena sesuai awal terlahirnya, telah memproklamirkan diri sebagai gerakan ekstra parlementer. Maka daya kritisi terhadap kinerja pemerintah dan perangkat-perangkatnya adalah senjata utama, ini perlu dibarengi wawasan tentang kebangsaan yang diharapkan dalam profil muslim negarawan. Konsep gerakan moral tampaknya masih tetap perlu dijaga untuk tetap menjamin “taji” KAMMI masih tetap tajam merespon semangat zaman (zeitgeist) Seperti&lt;br /&gt;1. Pengawalan setiap issue yang berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat sulawesi selatan,&lt;br /&gt;2. Perumusan konsep masyarakat madani atau masyarakat sejahtera sebagai tawaran kepada pemerintah.&lt;br /&gt;3. Pembelajaran politik kepada masyarakat melalui penyadaran posisi dan perannya dalam situasi kebangsaan terkini. Melalaui jalur-jalur Aksi maupun seminar-seminar dan semacamnya.&lt;br /&gt;4. Kritik terhadap kinerja struktur pemerintahan dan perangkat-perangkat negara tanpa pandang bulu.&lt;br /&gt;Secara pribadi dan kultural, keberpihakan politik tidak bisa dinafikan, sebab satu dalam “Jamaah” merupakan keniscayaan dalam tubuh gerakan dakwah. Namun layaknya selaku mahasiswa tentunya sudah cukup cerdas menempatkan dirinya masing-masing dalam ranah-ranah di mana ia berpijak. Bukan pilihan-pilihan namun lebih kepada regulasi. Ada saatnya kapan menjadi sosok pure orientasi politik, pasca mahasiswa misalnya.&lt;br /&gt;Peran sebagai penyedia pemimpin-pemimpin masa depan perlu diberdayakan secara maksimal berdasarkan potensi yang dimiliki setiap kadernya, sebab masyarakat madani yang dicita-citakan dalam pandangan KAMMI tentunya adalah masyarakat tidak hanya sejahtera secara fisik/materi namun juga secara moral, spiritual, dan intelektual. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;retno&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[1]Lihat risalah manhaj kaderisasi 1427H KAMMI daerah SULSEL&lt;br /&gt;[2]Lihat “Mahasiswa Bergerak” 1999.Jakarta:YLBHI&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8471373973251091554-2187047355095469475?l=kammiunhas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiunhas.blogspot.com/feeds/2187047355095469475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8471373973251091554&amp;postID=2187047355095469475' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2187047355095469475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8471373973251091554/posts/default/2187047355095469475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiunhas.blogspot.com/2007/04/reposisi-peran-strategis-kammi-dalam.html' title='REPOSISI PERAN STRATEGIS KAMMI DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT MADANI SULAWESI SELATAN'/><author><name>KAMMI komisariat Unhas</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01507428401571643843</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/SgfC3B53DBI/AAAAAAAAACQ/VRjvNrW4vGw/S220/images.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AV7Rj-pnIWI/RhdGKMUElLI/AAAAAAAAAAM/lIhegdylKNE/s72-c/dEMOKammi-f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
